RAPBD 2013 Purbalingga Fokus UMKM dan Infrastruktur

oleh
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

PURBALINGGA – Kebijakan Pemkab Purbalingga dalam mengelola Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2013 diarahkan untuk percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kebijakan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mentargetkan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 6,8 – 7,2 persen pada tahun 2013.

Sementara itu dari sisi anggaran, Pemkab Purbalingga memasang angka Rp 980.376.597.000,-. Angka ini berarti lebih rendah dari pendapatan daerah pada tahun 2012 setelah Perubahan APBD sebesar Rp 1.145.252.583.000.

“Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tersebut, Pemkab akan melakukan upaya perlindungan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan membangun infrastruktur yang mendukung hubungan antar wilayah,” kata Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si saat menyampaikan rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran) dan PPA (Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) RAPBD Perubahan 2012 dan KUA-PPAS tahun 2013 dalam sidang paripurna DPRD di gedung DPRD setempat baru-baru ini.

Selain fokus pada perlindungan UMKM dan infrastruktur, kebijakan RAPBD 2013 juga diarahkan untuk memperluas jangkauan kesehatan dan memperluas jangkauan pelayanan pendidikan. “Fokus tersebut merupakan hak dasar rakyat, dan pemerintah akan melakukan fasilitasi serta memperluas partisipasi seluruh pemangku kepentingan termasuk unsur swasta dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),” kata Bupati Heru Sudjatmoko.

Heru merinci, dari anggaran belanja daerah pada tahun 2013 sebesar Rp 980.376.597.000,- , akan digunakan untuk belanja tidak langsung sebesar Rp 652.231.757.000. Belanja tidak langsung paling besar untuk membiayai pegawai sebesar Rp 577.972.264.000. “Selebihnya untuk bantuan sosial Rp 10.241.250.000,- hibah Rp 8.721.112.000, bagi hasil untuk pemerintah desa Rp 38,246.000.000, belanja bantuan keuangan Rp 51.788.641.000, belanja tak terduga Rp 3.000.000.000,- dan sejumlah belanja lainnya seperti belanja subsidi, dan belanja bunga,” rinci Bupati Heru.

Perubahan APBD 2012
Proyeksi pendapatan daerah tahun 2012 mengalami kenaikan Rp 20.460.935.000 dari sebelumnya Rp 1.048.120.843.000, sehingga menjadi Rp 1.068.581.778.000,-. Kenaikan belanja ini disokong oleh kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penerimaan dana perimbangan dan bagian lain penerimaan yang sah.

Sedang untuk perubahan anggaran belanja tahun 2012 mengalami kenaikan menjadi Rp 1.145.252.583.000. Dana ini terinci untuk membiayai belanja tidak langsung Rp 699.326.565.000,- dan belanja tidak langsung sebesar Rp 445.926.018.000 untuk membiayai 34 urusan yang terdiri dri 26 urusan wajib dan 8 urusan pilihan.

“Prioritas perubahan belanja diarahkan untuk stimulus pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Heru. *Kontributor Humas Purbalingga.(**humas Pemkab Purbalingga)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.