Pramuka Pilar Pendidikan Bagi Generasi Muda

oleh

SLAWI, JT – Meski dalam suasana puasa, ratusan pelajar dari tingkat SD, SMP, SMA sederajat se Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal tetap semangat mengikuti Upacara Bendera memperingati Hari Pramuka ke 51 tingkat Kwartir Ranting 11.28.13 Jatinegara yag digelar di halaman Kantor Camat Jatinegara, Selasa (14/8).

Upacara bendera yang sekaligus memperingati 100 tahun masuknya gerakan kepanduan ke Indonesia pada tahun 1912, dipimpin oleh Camat Jatinegara, M Bambang Teguh Santoso, S.IP selaku Ketua Mabiran.

Hadir dalam kesempatan tersebut Muspika Jatinegara selaku anggota Mabiran yakni Kapolsek, Danramil, Kepala UPTD Dikpora Jatinegara, H Akhmad Wasyari, S.Pd.M.Pd, Ketua Kwarran, Kadar Tri Mulyo, S.Pd, Pengurus Kwarran Jatinegara, Anggota DKR dan Kepala Sekolah se Kecamatan Jatinegara.

Camat Jatinegara, M Bambang Teguh Santoso, S.IP yang membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Prof. Dr. dr. Azrul Azwar, MPH mengatakan Gerakan Pramuka tetap relevan dengan perkembangan zaman. Walaupun era globalisasi itu penuh dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, akan tetapi manusia tetap merupakan faktor penentu yang paling utama.

“Untuk itulah, kita ingin membangun manusia yang memiliki karakter, membangun bangsa yang memiliki watak yang kuat. Bukan hanya manusia atau pemuda cerdas yang menguasai ilmu pengetahuan, akan tetapi juga pemuda yang tangguh kepribadiannya, yang luhur budi pekertinya, serta generasi muda yang rukun, dan kompak bersatu. Karena pemuda demikianlah, yang akan sanggup menghadapi tantangan globalisasi, sanggup menghadapi berbagai persoalan di negeri ini, dan sanggup untuk menatap masa depan dengan lebih baik,” ucap Bambang yang mengutip sambutan Ketua Kwarnas.

Dikatakannya, Revitalisasi Gerakan Pramuka, yang merupakan salah satu pilar pendidikan bagi generasi muda di Indonesia, telah berjalan selama enam tahun. Revitalisasi yang tujuan pokoknya adalah untuk mengaktifkan kembali Gugusdepan sebagai ujung tombak Gerakan Pramuka, untuk memantapkan eksistensi Gerakan Pramuka serta untuk meningkatkan fungsi Gerakan Pramuka, dalam enam tahun ini telah memperlihatkan hasil yang cukup menggembirakan.

“Dalam kurun waktu enam tahun terakhir, kita semua melihat, bahwa revitalisasi Gerakan Pramuka telah menghasilkan perubahan cara pandang masyarakat terhadap Pramuka. Gerakan Pramuka selaku penyelenggara pendidikan kepramukaan mempunyai peran besar dalam pembentukan kepribadian generasi muda dan peningkatan kecakapan hidup kaum muda, yang keduanya penting untuk menghadapi tantangan masa depan, sesuai dengan tuntutan perubahan lokal, nasional dan global,” cetusnya.

Lebih lanjut Bambang mengatakan Undang-Undang Gerakan Pramuka pasal 11 menyebutkan bahwa pendidikan kepramukaan termasuk dalam jalur pendidikan non formal sebagai salah satu pilar dalam sistem pendidikan nasional yang diperkaya dengan pendidikan nilai-nilai Gerakan Pramuka dalam pembentukan kepribadian yang berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan memiliki kecakapan hidup. Untuk itulah, pentingnya penghayatan dan pengamalan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka bagi segenap anggota Pramuka.

“Sangatlah tepat dalam peringatan Hari Pramuka ke 51 ini telah ditetapkan tema ‘Tingkatkan Kemandirian Gerakan Pramuka untuk Keberhasilan Pembentukan Karakter Kaum Muda”. Dengan tema tersebut secara optimis Gerakan Pramuka akan berupaya untuk mandiri yang pada gilirannya akan mempercepat keberhasilan pembentukan karakter kaum muda Indonesia dalam rangka menyongsong Indonesia menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Ketua Kwarran 11.28.13 Jatinegara, Kadar Tri Mulyo, S.Pd menuturkan sebelumnya dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT Pramuka ke – 51 tingkat Kwarran Jatinegara juga dilaksanakan renungan dan ulang janji yang digelar, Senin (13/8) malam usai sholat tarawih.

“Semalam (Senin-red) juga digelar renungan dan ulang janji yang diikuti oleh Anggota Mabiran, pengurus Kwarran, DKR dan Pramuka penegak dan pandega,” terangnya.

Upacara berlangsung lancar dan khidmat. Usai upacara juga diserahkan sertifikat kegiatan Pelatihan Pengelolaan Dewan Kerja / Ambalan (PPDK) oleh Camat Jatinegara dan Ketua Kwarran Jatinegara.**