Jateng Raih 75 Penghargaan, Semua Sektor Alami Peningkatan

oleh

HARI INI, Rabu (15/08/2012), Provinsi Jawa Tengah genap berusia 62 tahun. Di usia 62 tahun tentunya berbagai dinamika dalam membangun provinsi terendah dalam pertumbuhan penduduk ini masih perlu diteruskan.

Meskipun berhasil menuai sejumlah keberhasilan, namun, sejumlah tugas berat bagi siapa pun yang menjadi pemimpin di Jawa tengah harus mampu mengendalian jumlah penduduk serta penyediaan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan.

Jika ditelisik empat tahun ke pemimpinan Bibit Waluyo selaku Gubernur Jawa Tengah dengan gerakan Bali nDeso mBangun Deso, tentunya harus di akui banyak kemajuan yang telah dicapai terutama pencapaian masyarakat Jawa Tengah yang semakin sejahtera, mandiri, berkemampuan, dan berdaya saing tinggi.

Peningkatan kesejahteraan masyarakat, dapat kita lihat dari indikator, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang terus meningkat, tahun 2008 sebesar 3,9%, pada tahun 2011 meningkat menjadi 6,01%, dan triwulan I tahun 2012 mencapai 6,7%.

Sementara Inflasi, tahun 2008 sebesar 9,55%, pada tahun 2011 turun menjadi 2,68%, dan bulan Januari sampai Juli 2012 mencapai 2,76%.

Ketahanan Pangan

Di bidang Ketahanan Pangan semakin kuat, kekuatan ketahanan pangan dapat dilihat dari Peta Ketahanan Pangan Jawa Tengah tahun 2008 sebanyak 30 Kabupaten/Kota berwarna hijau tua berarti ketahanan pangannya sangat kuat dan 5 Kabupaten/Kota berwarna, berwarna hijau muda berarti kuat.

Sedangkan pada tahun 2010 Ketahanan Pangan Jawa Tengah semakin bertambah kuat, yaitu 34 Kabupaten/Kota berwarna hijau tua yang berarti sangat kuat dan 1 Kabupaten berwarna hijau muda yang berarti kuat. Ketahanan pangan yang sangat kuat tersebut, antara lain ditopang Produksi Beras tahun 2008 surplus 2,4 juta ton, pada tahun 2011 meningkat menjadi 2,6 juta ton, dan capaian Triwulan II tahun 2012 sebesar 2,8 juta ton.

Surplus beras Jawa Tengah mampu memberi kontribusi memperkuat ketahanan pangan nasional sebesar 14,5% sampai 16%.

Sedangkan Nilai Tukar Petani (NTP) juga terjadi peningkatan seperti, tahun 2008 sebesar 99,77, pada tahun 2011 meningkat menjadi 106,62, dan capaian bulan Januari sampai Juli 2012 sebesar 104,88.

Kemiskinan Berkurang Drastis

Disisi penduduk miskin terjadi penurunan cukup berarti seperti pada tahun 2008 sebanyak 19,23%, pada tahun 2011 turun menjadi 16,21%, dan capaian Januari sampai Maret 2012 sebanyak 15,23%.

Angka pengangguran pada tahun 2008 sebesar 7,35%, pada tahun 2011 turun menjadi 5,93%; sedangkan Januari sampai Februari 2012 mencapai 5,88%.

Investasi

Investasi berkembang pesat, yaitu PMA tahun 2008 senilai Rp.0,59 trilyun, pada tahun 2011 bertambah menjadi Rp.1,35 trilyun, dan Januari sampai April 2012 mencapai Rp.727,86 milyar. Sedangkan PMDN tahun 2008 senilai Rp.1,34 trilyun, pada tahun 2011 me-ningkat menjadi Rp.4,84 trilyun, dan Januari sampai April 2012 mencapai Rp.672,57 milyar.

Pendidikan/Kesehatan

Kualitas pendidikan meningkat, antara lain ditunjukkan dari nilai hasil kelulusan SMA/SMALB/ MA/SMK tahun 2007/2008 mencapai 91,97%, dan pada tahun 2011/2012 nilai hasil kelulusan SMA/ SMALB/MA/SMK meningkat menjadi 99,92%.

Kualitas kesehatan dapat kita lihat dari usia harapan hidup yang terus meningkat, yaitu tahun 2008 mencapai usia 71,1 tahun, tahun 2011 ber-tambah menjadi 72,01 tahun.

Raih 75 Penghargaan

Setidaknya, indikator peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah Periode Tahun 2008 – Triwulan II Tahun 2012 tentunya jelas terlihat dari sejumlah keberhasilan ditambah lagi dengan berbagai kemajuan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, sarana irigasi, dan pemenuhan kebutuhan energi untuk mendukung investasi, pengembangan produksi, serta memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kesemuanya saat ini sudah, sedang, dan terus dibangun dan dikerjakan secara berkelanjutan dalam track yang sudah benar. Sehingga, negara-pun mengakui dan selama 4 tahun gerakan Bali nDeso mBangun Deso, sudah 74 penghargaan nasional dan 1 penghargaan internasional diterima Bibit Waluyo atas nama masyarakat Jawa Tengah.Prestasi-prestasi yang membanggakan itu semua adalah hasil karya bersama seluruh masyarakat Jawa Tengah.

Dari tiga tahap pembangunan Jawa Tengah tahun 2008-2013, 2 tahap sudah selesai dan hasilnya sudah dirasakan dan saat ini gerakan Bali nDeso mBangun Deso telah menyelesaikan tahun pertama tahap III tahun 2012-2013, sehingga tinggal 1 tahun lagi akan berakhir pada tanggal 22 Agustus 2013 mendatang.

Bahkan saat ini dan ke depan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ditugasi oleh Pemerintah Pusat untuk mendukung perwujudan swa sembada beras 10 juta ton tahun 2014, swa sembada Gula, swasembada daging, dan solusi peningkatan produktivitas tanaman kedelai serta mengawal selesainya 4 program Strategis Pemerintah pusat, yaitu MP-3EI (Jalan Tol Semarang-Solo, Rel Ganda, Bandara Ahmad Yani dan pelabuhan Tanjung Emas Semarang) serta MP3EI lainnya.

Selamat buat prov jateng, sukses buat Bibit Waluyo!!


N.Sarbini