Tegal

DWP Kec. Pangkah Gelar Halal Bihalal

Written by Herry Febriyanto

Meski Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah telah berlalu, namun jalinan silahturahmi dan bermaafan dengan sesama muslim tetap terus dijaga. Hal inilah yang mendasari DWP Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal untuk menggelar kegiatan Halal Bihalal.

Print Friendly

Masih dalam momentum dan suasana lebaran Idul Fitri 1433 H, berbagai kalangan baik organisasi pemerintah, masyarakat maupun perorangan menggelar kegiatan Halal Bihalal.

Seperti halnya yang dilaksanakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal dengan menggelar HBH di Pendopo Kecamatan Pangkah, Kamis (30/8).

Halal bihalal tersebut dihadiri oleh Camat Pangkah, Darmadi, Sekcam Pangkah, Dede Rahmat Kurniawan, Ketua DWP Pangkah, dr. Titiek Sumarni, para sekdes dan segenap ibu – ibu pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan se Kecamatan Pangkah.

Acara diawali dengan pembacaan ayat Suci Al Qur’an yang dilantunkan oleh Ibu Sekdes Dukuhjati, Soipah dan didampingi dengan penterjemah Ibu Suherman Sekdes Bogares Kidul.

Camat Pangkah, Darmadi, menyampaikan ucapan terimakasih dan menyambut baik atas digelarnya Halal Bihalal oleh Dharma Wanita Persatuan, karena pihak kecamatan sendiri tidak menyelenggarakan hala bihalal secara khusus.

“Terimakasih saya sampaikan kepada Ketua DWP beserta anggotanya yang bisa menggelar HBH ini, berarti mampu dari segi pendanaan. Meski pihak Kecamatan sendiri tidak mengadakan secara khusus,” katanya dengan nada humoris Momentum HBH tersebut juga dimanfaatkan Darmadi untuk menyampaikan permohonan maaf secara lahir dan batin kepada segenap yang hadir.

Sementara Kaur Kesra Desa Rancawiru, Ustad Kholil, yang didaulat menyampaikan uraian halal bihalal mengatakan bahwa banyak orang yang suka makan orang, kondisi terjadi sejak dahulu contohnya yaitu suka ngrasani/bergunjing orang lain.

“Itu artinya orang tersebut (bergunjing/ngrasani), berarti makan dosane orang yang dirasani/dibicarakan,” terangnya.

Maka lanjutnya, barangsiapa yang mampu dan bersegera memberi maaf itu adalah tergolong orang yang bertaqwa dan beriman.

“Mereka yang cepat memberi maaf, maka itulah orang yang Taqwa dan beriman,” pungkasnya.

Kegiatan halal bihalal tersebut diakhiri dengan saling bersalaman dan bermaafan, ramah tamah serta menikmati santap siang bersama.*

Editor : Herry Febriyanto

Print Friendly

Leave a Comment

Obat Penggugur Kandungan

Powered by keepvid themefull earn money