Kunjungan Wisatawan ke Jateng Meningkat, Anggaran Justru Turun

oleh

TAHUN demi tahun jumlah wisatawan yang bekunjung ke berbagai obyek wisata di daerah Jawa Tengah terus mengalami peningkatan. Kendati pada tahun 2011 jumlah kunjungan wisatawan nusantara sempat mengalami sedikit penurunan yaitu dari angka 22.275.146 pada tahun 2010 menjadi 21.838.351.

Penurunan jumlah kunjungan wisatawan nusantara tersebut disebabkan oleh kondisi alami dengan terjadinya bencana alam di beberapa daerah. Hal ini dikatakan Kepala Bidang Program Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Tengah, Prambudi, ketika menjawab pertanyaan Jateng Time seputar jumlah kunjungan wisatawan setiap tahunnya di ruang kerjanya.

“Penurunan yang tidak siginifikan,” ujar Prambudi kepada Jateng Time, Jumat 31/8. Dikatakan Prambudi,kendati jumlah wisatawan nusantara menurun, namun kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2010 dari 317.805 naik menjadi 392.895 pada tahun 2011. Sedangkan untuk tahun berjalan 2012 hingga Juni jumlah wisatawan nusantara 11.374.704 dan wisatawan mancanegara 138.522 wisatawan.

Grafik kunjungan wisatawan tersebut bisa memberikan gambaran yang prospektif. Jadi harapannya ke depan bisa terjadi lonjakan arus kunjungan wisatawan ke kantung-kantung wisata di Jawa Tengah. Untuk itu anggaran promosi pariwisata benar-benar harus mendapatkan perhatian secara khusus .

Terkait program Visit Jateng Years 2013 yang diharapkan sukses menyedot 25 juta wisatawan nusantara dan 500.000 wisman. Maka penurunan anggaran pariwisata Jawa Tengah hingga 35 persen lebih perlu untuk ditinjau kembali.

Turun Tajam

Anggaran untuk pengembangan pariwisata Jateng tahun 2013 sebesar Rp. 15.820.000.000 menurun tajam 35,69 persen dibanding 2012 Rp.24.600.500.000. Dengan rincian dana anggaran 2012 yang sedang berjalan digunakan untuk Pengembangan Pemasaran Pariwisata (PPP) Rp 9.675.500.000; Program Pengembangan Destinasi Pariwisata (PPDP) Rp 11.840.000.000; Program Pengembangan Kemitraan (PPK) Rp 3.085.000.000. Untuk tahun 2013 mendatang anggaran PPP Rp 8.835.000.000 turun 8.69 persen, PPDP Rp 4.550.000.000 (61,67 persen), PPK Rp 2.435.000.000 (21,07 persen).

Seperti diketahui bahwa kegiatan prioritas pengembangan pemasaran pariwisata terfokus pada upaya peningkatan promosi pariwisata di dalam negeri serta kualitas promosi dan informasi pemasarannya dalam menyongsong Visit Jateng Years 2013.

Didukung pengembangan destinasi pariwisata prioritas pada potensi keunikan lokal masyarakat dan alam untuk dijadikan atraksi wisata. Serta jalinan kemitraan yang memprioritaskan keterpaduan pengembangan kepariwisataan dengan pelaku pariwisata di tingkat kabupaten/kota, provinsi dan pusat. Dan semuanya itu memerlukan anggaran promosi pariwisata yang proporsional.**

editor: Sarbini