Selasa, 21 Oktober 2014 | 10.44 WIB
Jateng Time
Kasus Dugaan Korupsi

Gempar Minta Kejati Jateng Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua DPRD Kab. Semarang ke Pengadilan Tipikor

Sarbini  |  Semarang | Jumat, 2 November 2012 - 07.15 WIB | Dibaca: 814 kali
IMG-4374

GABUNGAN Elemen Masyarakat Peduli Amanat Reformasi (Gempar) Jawa Tengah mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah untuk segera melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi dana APBD Kabupaten Semarang tahun 2004 dengan tersangka mantan Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Sukimto cs.

Desakan itu disampaikan Koordinator Gempar Jawa Tengah, Widjayanto. Kepada Jatengtime, pagi ini.Dia menegaskan, tidak ada alasan bagi pihak penyidik untuk tidak sesegera mungkin melimpahkan berkas perkara kepada Pengadilan Tipikor, jika proses penyidikannya sudah clear, tegasnya.

Dikatakan Widjayanto, proses penyelidikan maupun penyidikan sudah dimulai pihak penyidik Kejaksaan Tinggi sejak 2008 lalu. Bahkan ditingkat penyidikan, penyidik telah menetapkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Sukimto cs sebagai tersangka. Anehnya hingga kini berkas perkaranya tidak jelas juntrungannya, kritik Widjayanto.

Sebagai penggiat anti korupsi di Jawa Tengah, Gempar meminta pihak penyidik Kejati Jateng untuk segera melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi di Kabupaten Semarang tersebut. Jika hal itu diabaikan pihak Kejati, jangan salahkan masyarakat jika kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum berbaju coklat itu semakin luntur, ujarnya.

Untuk sekedar diketahui, Kejati jateng sejak Tahun 2008 lalu, sudah melakukan penyelidikan dan penyidikan bahkan sudah menetapkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Semarang Sukimto Cs sebagai tersangka terkait dugaan korupsi penggunaan dana APBD tahun 2004 melalui Pos Sekretariat DPRD yang direalisasikan sebesar Rp. 5.940.080.709.

Realisasi penggunaan anggaran tersebut diduga sarat dengan penyimpangan dan terindikasi merugikan keuangan daerah. Kasus tersebut dikenal dengan Dana Kesejahteraan Dewan DPRD Kabupaten Semarang. yang mana berdasarkan data yangg diperoleh Gempar terdapat penggunaan dana yang tidak sesuai peruntukan sebesar Rp. 2.897.290.000, terang Widjayanto.**

Ukuran Font  
Gabungan Elemen Masyarakat Peduli Amanat Reformasi (Gempar) Jawa Tengah mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah untuk segera melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi dana APBD Kabupaten Semarang tahun 2004.
Cetak

No Image Nelayan Pulolampes Bulakamba Berharap Suntikan DanaPuluhan nelayan Pulolampes Kecamatan Bulakamba berharap kepada Bupati Brebes untuk memberikan suntikan dana untuk aktivitas kerjanya. Pasalnya, selama ini dana yang dia dapatkan dari para rentenir.

No Image Dies Natalis, Undip Usung Konsep Otonomi dalam HarmoniUniversitas Diponegoro (Undip) segera berubah status dari Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara (BHMN) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH).

No Image Polres Demak Berhasil Tangkap 12 PenjudiDalam rentang waktu dua bulan terakhir, jajaran Polres Demak yang dipimpin Ajun Komisari Besar Polisi (AKBP) R.Setijo Nugroho Hasto berhasil mengungkap dan menangkap 12 pelaku perjudian di wilayah hukumnya.

No Image Perceraian Picu Perkembangan Trafficking di JabarTingginya angka perceraian di beberapa kabupaten/kota di Jabar ternyata memicu perkembangan trafficking (perdagangan manusia).

Ads