Sabtu, 4 Juli 2015 | 00.19 WIB
Jateng Time
Kasus Dugaan Korupsi

Gempar Minta Kejati Jateng Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua DPRD Kab. Semarang ke Pengadilan Tipikor

Sarbini  |  Semarang | Jumat, 2 November 2012 - 07.15 WIB | Dibaca: 995 kali
IMG-4374

GABUNGAN Elemen Masyarakat Peduli Amanat Reformasi (Gempar) Jawa Tengah mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah untuk segera melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi dana APBD Kabupaten Semarang tahun 2004 dengan tersangka mantan Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Sukimto cs.

Desakan itu disampaikan Koordinator Gempar Jawa Tengah, Widjayanto. Kepada Jatengtime, pagi ini.Dia menegaskan, tidak ada alasan bagi pihak penyidik untuk tidak sesegera mungkin melimpahkan berkas perkara kepada Pengadilan Tipikor, jika proses penyidikannya sudah clear, tegasnya.

Dikatakan Widjayanto, proses penyelidikan maupun penyidikan sudah dimulai pihak penyidik Kejaksaan Tinggi sejak 2008 lalu. Bahkan ditingkat penyidikan, penyidik telah menetapkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Sukimto cs sebagai tersangka. Anehnya hingga kini berkas perkaranya tidak jelas juntrungannya, kritik Widjayanto.

Sebagai penggiat anti korupsi di Jawa Tengah, Gempar meminta pihak penyidik Kejati Jateng untuk segera melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi di Kabupaten Semarang tersebut. Jika hal itu diabaikan pihak Kejati, jangan salahkan masyarakat jika kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum berbaju coklat itu semakin luntur, ujarnya.

Untuk sekedar diketahui, Kejati jateng sejak Tahun 2008 lalu, sudah melakukan penyelidikan dan penyidikan bahkan sudah menetapkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Semarang Sukimto Cs sebagai tersangka terkait dugaan korupsi penggunaan dana APBD tahun 2004 melalui Pos Sekretariat DPRD yang direalisasikan sebesar Rp. 5.940.080.709.

Realisasi penggunaan anggaran tersebut diduga sarat dengan penyimpangan dan terindikasi merugikan keuangan daerah. Kasus tersebut dikenal dengan Dana Kesejahteraan Dewan DPRD Kabupaten Semarang. yang mana berdasarkan data yangg diperoleh Gempar terdapat penggunaan dana yang tidak sesuai peruntukan sebesar Rp. 2.897.290.000, terang Widjayanto.**

Ukuran Font  
Gabungan Elemen Masyarakat Peduli Amanat Reformasi (Gempar) Jawa Tengah mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah untuk segera melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi dana APBD Kabupaten Semarang tahun 2004.
Cetak

POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLING POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLINGDemak,. Lomba ini dimaksutkan untuk menumbuh kembangkan lagi siskamling di desa desa yang sekarang mulai dirasakan berkurang atau dapat dikatakan mulai tidak ada. putaran pertama penilaian oleh tim yang dipimpin AKP Sutomo berlokasi di desa Medini yang mewakili kecamatan Gajah kabupaten Demak pada hari selasa, 19/05/2015. Tim penilai tiba di desa Medini pukul 21.wib disambut [...]

No Image Selama Setahun, LGN-OTA Santuni 854 Anak Asuh-Selama tahun 2014, Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGN-OTA) Kabupaten Jepara berhasil memberikan bantuan kepada 854 anak asuh dan 25 siswa terancam putus sekolah.

No Image Mutiara Karangbolong Ditampilkan di TMII – JakartaRatusan pengunjung memadati Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, Minggu (22/3).

No Image Penurunan Nikah Dini Terganjal UU PernikahanPernikahan dini merupakan salah satu pemicu tingginya angka kematian ibu melahirkan (AKI) di Jawa Tengah

Ads