Sabtu, 28 Februari 2015 | 07.30 WIB
Jateng Time
Hukum

Kejati Kembalikan BAP Kasus Dugaan Suap Ke Penyidik Polda Jateng

Semarang | Senin, 15 Oktober 2012 - 09.39 WIB | Dibaca: 548 kali
IMG-3799
Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah

UNTUK kedua kalinya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah mengembalikan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka dugaan kasus suap di kabupaten Semarang . BAP tersangka dugaan suap Kusulistyono yang juga salah seorang anggota DPRD Kabupaten Semarang itu dikembalikan ke penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng.

Pihak Kejati beralasan, berkas perkara yang diserahkan penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng itu dinilai penyidik kejati belum lengkap, papar Asisiten Tidak Pidana Khusus (Ass Pidsus) Wilhelmus Lingitubun.

Dikatakan Wilhelmus, pengembalian berkas pemeriksaan terhadap tersangka Kusulistyono ini untuk kedua kalinya dimana pada penyerahan BAP pertama Apri 2012 lalu juga dikembalikan. Namun, ketika didesak poin apa saja yang dinilai belum lengkap, dia tidak menjelaskan secara rinci dengan alasan, ” Itu rahasia penyidik,” terangnya.

Pengembalian BAP ke penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng untuk kedua kalinya, kata Wilhelmus tentunya dilengkapai dengan sejumlah petunjuk-petunjuk agar penyidik bisa melengkapi BAP yang di inginkan penyidik Kejati.

Untuk sekedar diketahui, Kusulistyono merupakan salah seorang anggota DPRD Kabupaten Semarang yang ditetapkan penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng sebagai tersangka tunggal kasus dugaan suap Bupati Semarang Mundjirin pada 14 Februari 2012 lalu.

Dugaan suap terjadi dalam rapat pembahasan interpelasi di salah satu hotel di wilayah Salatiga pada 19 Oktober 2011 lalu. Bahkan, p enyidik menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan Kusulistyono membawa uang sebesar Rp 33 juta dalam amplop pada rapat tersebut.

Uang yang dibawa oleh tersangka seperti yang diberitakan warta jateng edisi 15 Oktober 2012 menyebutkan, rencananya akan diberikan kepada 26 anggota DPRD Kabupaten Semarang yang hadir dalam pertemuan itu. Bahkan, menurut Kusulistyono uang tersebut berasal dari Bupati Mundjirin sebagai uang transport yang diberikan kepada peserta rapat. Uang tersebut diterima Kusulistyono dari ajudan bupati sehari sebelum rapat dimulai. **

Editor: Sarbini

Ukuran Font  
Dinilai belum lengkap, Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka kasus dugaan suap di Kabupaten Semarang dikembalikan pihak Kejati ke penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng.
Cetak

No Image Ali Mukhni : Wali Nagari Harus Pandai Gali PotensiAcara Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Wali Nagari Batu Kalang Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, H. Jamarusti, Senin (23/2/2015) berjalan lancar dan sukses.

No Image Anesa Satria, Bergelar Datuk Asa NagariAnesa Satria, SH, MM, mantan Kabag Humas Pemda Kabupaten Padang Pariaman, kini sedang dipercaya menjabat Sekretaris RSUD Padang Pariaman.

No Image Demak Mulai Diserang Demam BerdarahBerdasarkan hasil rekam medis yang dikeluarkan rumah sakit umum Sunan Kalijaga Demak pasien yang bernama Gitsa Amanda positif terjangkit demam berdarah (DB).

No Image Patroli Binter Kodim 0507/BekasiKodam Jaya selalu berkreasi dalam bertugas, satu diantaranya yang dilaksanakan oleh Kodim 0507/Bekasi yang dipimpin oleh Letkol Inf Yudha Rismansyah dengan mengadakan Patroli Pembinaan Teritorial Kodim kota Bekasi.

Ads