Selasa, 30 September 2014 | 22.50 WIB
Jateng Time
Hukum

Kejati Kembalikan BAP Kasus Dugaan Suap Ke Penyidik Polda Jateng

Semarang | Senin, 15 Oktober 2012 - 09.39 WIB | Dibaca: 477 kali
IMG-3799
Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah

UNTUK kedua kalinya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah mengembalikan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka dugaan kasus suap di kabupaten Semarang . BAP tersangka dugaan suap Kusulistyono yang juga salah seorang anggota DPRD Kabupaten Semarang itu dikembalikan ke penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng.

Pihak Kejati beralasan, berkas perkara yang diserahkan penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng itu dinilai penyidik kejati belum lengkap, papar Asisiten Tidak Pidana Khusus (Ass Pidsus) Wilhelmus Lingitubun.

Dikatakan Wilhelmus, pengembalian berkas pemeriksaan terhadap tersangka Kusulistyono ini untuk kedua kalinya dimana pada penyerahan BAP pertama Apri 2012 lalu juga dikembalikan. Namun, ketika didesak poin apa saja yang dinilai belum lengkap, dia tidak menjelaskan secara rinci dengan alasan, ” Itu rahasia penyidik,” terangnya.

Pengembalian BAP ke penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng untuk kedua kalinya, kata Wilhelmus tentunya dilengkapai dengan sejumlah petunjuk-petunjuk agar penyidik bisa melengkapi BAP yang di inginkan penyidik Kejati.

Untuk sekedar diketahui, Kusulistyono merupakan salah seorang anggota DPRD Kabupaten Semarang yang ditetapkan penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng sebagai tersangka tunggal kasus dugaan suap Bupati Semarang Mundjirin pada 14 Februari 2012 lalu.

Dugaan suap terjadi dalam rapat pembahasan interpelasi di salah satu hotel di wilayah Salatiga pada 19 Oktober 2011 lalu. Bahkan, p enyidik menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan Kusulistyono membawa uang sebesar Rp 33 juta dalam amplop pada rapat tersebut.

Uang yang dibawa oleh tersangka seperti yang diberitakan warta jateng edisi 15 Oktober 2012 menyebutkan, rencananya akan diberikan kepada 26 anggota DPRD Kabupaten Semarang yang hadir dalam pertemuan itu. Bahkan, menurut Kusulistyono uang tersebut berasal dari Bupati Mundjirin sebagai uang transport yang diberikan kepada peserta rapat. Uang tersebut diterima Kusulistyono dari ajudan bupati sehari sebelum rapat dimulai. **

Editor: Sarbini

Ukuran Font  
Dinilai belum lengkap, Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka kasus dugaan suap di Kabupaten Semarang dikembalikan pihak Kejati ke penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng.
Cetak

No Image Pelaku Pembunuhan Gadis Belia Dibekuk Jajaran Polres DemakHanya berselang beberapa hari setelah kejadian,jajaran Polres Demak berhasil mengungkap pelaku pembunuhan terhadap pelaku pembunuhan seorang gadis remaja yang mayatnya ditemukan di areal persawahan.

No Image Banyak Aktivitas Kurangi Risiko AlzheimerAlzheimer merupakan penyakit pikun secara keseluruhan yang umumnya dikhawatirkan para lansia. Sebenarnya risiko terkena alzheimer dapat dihindari dengan aktif berkegiatan dan mengkonsumsi makanan sehat.

No Image Kejuaraan Terjun Payung Militer Internasional, Momentum Kenalkan WisataKehadiran anggota militer dari 42 negara yang mengikuti Conseil International Sport Militaire (CISM) World Military Parachuting Championship 2014 di stadion Manahan Solo disambut hangat Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH

No Image BPK RI Kunjungi Koppas Padang SagoPdg. Pariaman, (JT)- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, lakukan pemeriksaan di Koperasi Pedagang Pasar (KOPPAS) Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (23/9/14), terkait penerimaan Dana Hibah Tahun 2013, untuk pembangunan Pasar B Padang Sago, sebanyak Rp. 900 juta.

Ads