Rabu, 3 September 2014 | 01.46 WIB
Jateng Time
HUkum

KPK Bidik Petinggi Korupsi di Kalbar

Effendy Asmara Zola  |  Pontianak | Selasa, 23 Oktober 2012 - 03.46 WIB | Dibaca: 688 kali
IMG-4067

SEDIKITNYA 20 petinggi di Kalimantan Barat saat ini sedang dibidik oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Mereka mantan birokrat maupun yang masih aktif. Juga ada mantan anggota legislatif.

Ketua KPK, Abraham Samad ketika berada di Pontianak baru-baru ini mengatakan, bahwa infrastruktur di Kalbar berjalan lamban dan berpotensi korupsi. Sedangkan infrastruktur KPK juga minim. Sebab itu sepertinya KPK belum menyentuh Kalbar.

Ketua KPK asal Makasar itu, bicara lantang di hadapan puluhan wartawan peserta Lokakarya Jurnalis Anti Korupsi di sebuah hotel berbintang di Pontianak baru-baru ini. Dia mengungkap kan, dengan penyidik yang cuma 87 orang, KPK kewalahan menangani kasus korupsi. Di Hongkong saja yang setingkat provinsi, contohnya, punya 200 penyidik perkara korupsi.

KPK memang tengah menghadapi persoalan serius menyangkut fasilitas pendukung“action”nya. Besar harapan Abraham Samad terhadap realisasi anggaran pembangunan gedung baru KPK. Gedung yang sekarang sudah tidak memadai, 700 karyawan yang ada saat ini terpaksa dibagi pada tiga tempat.

Kekurangan perangkat dan segala fasilitas internal, tidak berarti membuat KPK menelantarkan kasus-kasus korupsi di daerah. Sejauh ini, ungkap Nur Chusniah – Kabag.Peneliti /Investigasi dan Bantuan Hukum KPK, lembaganya tengah mendalami 16 dugaan berpotensi tindak pidana korupsi di Kalbar yang layak ditindaklanjuti. Dalam pemaparan sebelumnya, Abraham Samad mengungkapkan, pada tahun 2011 aset kekayaan negara yang berhasil diselamatkan Rp.152 triliun 957 miliar 821 juta 529 ribu 773,-.

Nur Chusniah tidak mengungkapkan secara rinci, korupsi bidang apa saja yang terdapat di dalam 16 kasus yang tengah dipersiapkan untuk ditindaklanjuti. Begitu juga siapa saja petinggi di Kalbar yang bakal jadi “sasaran tembak” KPK. Tapi petang ini (22/10) Jateng Time berhasil mengorek data dari sebuah sumber yang dekat dengan KPK.

Disebutkan, sedikitnya bakal ada 20 tersangka pada 16 kasus korupsi tersebut, sebab di antaranya ada yang dua tersangka dalam satu perkara. Kasusnya antara lain penilepan hutan lindung, proyek PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum), penyelewengan Dana Bantuan Bencana Nasional, dan sebagainya di beberapa kabupaten. Di tingkat provinsi ada mantan birokrat dan pejabat aktif serta mantan anggota legislatif yang diperkirakan bakal diseret ke pengadilan Tipikor. *

Ukuran Font  
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah membidik sejumlah kasus dugaan korupsi di Kalimantan Barat. Saat ini, lembaga anti rasuah itu tengah mendalami 16 dugaan kasus yang dinilai berpotensi korupsi.di Kalbar.
Cetak

No Image Jateng Sabet 3 Piala dalam Parade Tari Nusantara 2014Peserta Parade Tari Nusantara ini berasal dari 33 Provinsi se Indonesia, Jawa Tengah mendapatkan nomor urut penampilan 17 pada pekan Hari kemerdekaan Republik Indonesia di Teater Bhineka Tunggal Ika ( TBTI ) TMII Jakarta.

No Image PKDP Pemersatu Rang Piaman di RantauWakil Walikota Pariaman DR.Genius Umar, S.Sos,M.Si menghadiri undangan Halal Bi Halal warga PKDP Solok yang bertempat di Aula SMKN 1 Kota Solok, Selasa (19/08/2014).

No Image Wagub Jateng: Jangan Berkarya Hanya Untuk Diri SendiriTiga aspek ini harus kita dorong terus menerus agar bisa memaknai kemerdekaan Indonesia dengan benar dan baik.

No Image Bupati Semarang Sidak Uji Fisik Ranmor AngkutanGuna mengetahui dan mencegah kemungkinan praktik pungutan liar (pungli), Bupati Semarang H Mundjirin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tempat uji fisik (kir).

Ads