Jumat, 24 Oktober 2014 | 22.22 WIB
Jateng Time
Kepolisian

Mas Guntur Laupe, Jabat Dirreskrim Polda Jateng

Suparningsih  |  Semarang | Kamis, 27 September 2012 - 15.27 WIB | Dibaca: 1.111 kali
IMG-3350

KEPALA Kepolisian Daerah (Polda) Jawa tengah Irjen Pol. Drs. Didiek S Triwidodo, memimpin serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah dari Kombes Pol. Drs. Firli, M.Si kepada Kombes Pol. Drs. Mas Guntur Laupe, SH, di Mapolda Jateng, Kamis (27/9).

“Mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dilakukan di lingkungan organisasi Polri, tujuannya untuk menjaga dinamika operasional dan penyegaran proses managerial organisasi dalam melaksanakan misi untuk mencapai visi yang telah ditetapkan,” kata Kapolda.

Menurutnya, Disreskrimsus sebagai pelaksana tugas pokok di lingkungan Polda, menyelenggarakan fungsi penyelidikan dan penyidikan tindak pidana khusus, seperti tindak pidana ekonomi, korupsi dan tindak pidana tertentu di daerah hukum Polda.*

Editor : Herry Febriyanto

Ukuran Font  
Kapolda Jawa tengah Irjen Pol. Drs. Didiek S Triwidodo, memimpin serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng dari Kombes Pol. Drs. Firli, M.Si kepada Kombes Pol. Drs. Mas Guntur Laupe, SH, di Mapolda Jateng, Kamis (27/9).
Cetak

No Image Gerah Dengan Ulah Korupsi, KRPK Gelar Demonstrasi di BlitarGerah dengan ulah dugaan korupsi akhirnya warga Blitar, jawa Timur mendatangi kantor Kejaksaan negeri Blitar. para penbdemo menuntut agar pihak Kejaksaan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang ada di Kota Blitar.

No Image Paket Acara Khusus Budaya Jateng Digelar di TMIIPaket Acara Khusus budaya yang di gelar di Taman Mini Indonesia Indah merupakan kegiatan Promosi Seni Budaya, Pariwisata, Investasi serta segala potensi unggulan dari daerah Kabupaten / Kota.

No Image Walikota Semarang Fokuskan Perbaikan Infrastruktur Wilayah PerbatasanTidak hanya pusat kota saja yang menjadi perhatian Pemkot Semarang, tetapi wilayah-wilayah perbatasan juga harus dilakukan pembenahan terutama dalam hal perbaikan infrastruktur.

No Image Frekuensi Pemakaian Bahasa Jawa Semakin MenurunFrekuensi pemakaian Bahasa Jawa disadari atau tidak kini semakin turun. Salah satu penyebabnya adalah adanya kecenderungan menggunakan Bahasa Indonesia di tingkat keluarga.

Ads