Selasa, 28 Juli 2015 | 20.17 WIB
Jateng Time
Interaksi

Bawa Bekicot, Warga Jatisari Datangi Balaikota Semarang

Suparningsih  |  Semarang | Rabu, 17 Oktober 2012 - 14.10 WIB | Dibaca: 667 kali
IMG-3897
Tower seluler setinggi 72 meter yang di protes warga Jatisari, Semarang.

SEJUMLAH warga Jatisari, Mijen Semarang sambil membawa bekicot, mendatangi Balaikota Semarang untuk menemui Plt Walikota Semarang Hendrar Prihadi terkait janji akan dibongkarnya Tower Selular setinggi 72 meter yang didirikan oleh PT. Lingga Jati di Jatisari Semarang, Rabu (17/10).

“Kami datang ke sini didampingi dari LBH Semarang dengan membawa beberapa bekicot, sebagai simbol bahwa Pemkot Semarang sangat lamban dalam menangani kasus berdirinya Tower Seluler di Jatisari Semarang. Padahal dari pihak Satpol PP Kota Semarang sudah berjanji bahwa Tower tersebut akan dibongkar pada tanggal 6 Agustus 2012 ini. Tapi sampai sekarang nyatanya belum ada tindak lanjutnya,”ungkap salah satu warga Jatisari, Unggul kepada Jatengtime di Balaikota Semarang.

Dijelaskannya, Tower Seluler tersebut didirikan sejak bulan Maret 2011 dan dalam pembangunannnya sama sekali tidak ada izin dari warga. Bahkan yang dikhawatirkan warga adalah ketinggiannya yang mencapai 72 meter itu serta dampak radiasi terhadap warga.

“Kami dari pihak LBH Semarang akan terus mendampingi warga sampai tower seluler ini dibongkar. Karena dari pihak Satpol PP sendiri sudah berjanji dan merekomendasikan akan membongkar tower tersebut. Untuk itu kami akan terus mengupayakan agar pembongkaran tower segera dilaksanakan,” ungkap Direktur LBH Semarang, Slamet Haryanto kepada Jatengtime.

Sementara itu Sekda Kota Semarang Adi tri Hananto yang menerima sejumlah warga Jatisari menegaskan, bahwa pembangunan tower di Jatisari akan tetap dibongkar dan hanya menunggu waktu saja.

“Mungkin selama ini belum ada tindakan dari Satpol PP karena kendala kita ada di biaya operasional. Dalam waktu dekat ini tetap ada pembongkaran, tinggal nunggu waktu saja,” ungkapnya.*

Editor : Herry Febriyanto

Ukuran Font  
Sejumlah warga Jatisari, Mijen sambil membawa bekicot, mendatangi Balaikota Semarang menagih janji Plt Walikota Semarang Hendrar Prihadi untuk membongkar Tower Selular setinggi 72 meter yang berada di Jatisari Semarang, Rabu (17/10).
Cetak

No Image PASANGAN NATSIR-JOOS GAGAL DI JEGALPasangan HM. NATSIR, S.Ag.,M.M.,M.Pd dan Drs JOKO SUTANTO hari ini Selasa ( 28/ 7/ 2015 ) secara resmi mendaftar di KPUD Demak

No Image SISI KELAM SANG JAGAL WONOWOSO DEMAK,SUPRIYADI DI MATA KELUARGANYATerlahir dari pasangan jawa sunda, supriyadi ( sang jagal wonowoso Demak ) adalah anak nomer 3 dari 4 bersaudara.

No Image PEMUDA STRES BACOK 3 ANAK PENONTON BARONGAN DI DEMAKPeristiwa tragis dan memilukan ketika 3 anak di bacok pemuda stres terjadi siang tadi Minggu ( 26/ 7/ 2015 ) sekitar jam 09.30. Wib di Desa Wonowoso Rt 2/ II Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Demak

No Image SENAM AEROBIC DI INGATKAN TAKMIR MASJID AGUNG DEMAK KARENA PAKAI PENGERAS SUARASenam Aerobic yang di selenggara dalam rangka Hari Bebas Kendaraan ( Car free Day-CFD ) di sekitar alun-alun Demak, Minggu ( 26/ 7/ 2015 ) sekitar pukul 08.00 WIB sempat di ingatkan Takmir Masjid Agung Demak karena memakai pengeras suara ( Sound system ) dengan suara keras.

Ads