Kamis, 27 November 2014 | 13.30 WIB
Jateng Time
Interaksi

Bawa Bekicot, Warga Jatisari Datangi Balaikota Semarang

Suparningsih  |  Semarang | Rabu, 17 Oktober 2012 - 14.10 WIB | Dibaca: 569 kali
IMG-3897
Tower seluler setinggi 72 meter yang di protes warga Jatisari, Semarang.

SEJUMLAH warga Jatisari, Mijen Semarang sambil membawa bekicot, mendatangi Balaikota Semarang untuk menemui Plt Walikota Semarang Hendrar Prihadi terkait janji akan dibongkarnya Tower Selular setinggi 72 meter yang didirikan oleh PT. Lingga Jati di Jatisari Semarang, Rabu (17/10).

“Kami datang ke sini didampingi dari LBH Semarang dengan membawa beberapa bekicot, sebagai simbol bahwa Pemkot Semarang sangat lamban dalam menangani kasus berdirinya Tower Seluler di Jatisari Semarang. Padahal dari pihak Satpol PP Kota Semarang sudah berjanji bahwa Tower tersebut akan dibongkar pada tanggal 6 Agustus 2012 ini. Tapi sampai sekarang nyatanya belum ada tindak lanjutnya,”ungkap salah satu warga Jatisari, Unggul kepada Jatengtime di Balaikota Semarang.

Dijelaskannya, Tower Seluler tersebut didirikan sejak bulan Maret 2011 dan dalam pembangunannnya sama sekali tidak ada izin dari warga. Bahkan yang dikhawatirkan warga adalah ketinggiannya yang mencapai 72 meter itu serta dampak radiasi terhadap warga.

“Kami dari pihak LBH Semarang akan terus mendampingi warga sampai tower seluler ini dibongkar. Karena dari pihak Satpol PP sendiri sudah berjanji dan merekomendasikan akan membongkar tower tersebut. Untuk itu kami akan terus mengupayakan agar pembongkaran tower segera dilaksanakan,” ungkap Direktur LBH Semarang, Slamet Haryanto kepada Jatengtime.

Sementara itu Sekda Kota Semarang Adi tri Hananto yang menerima sejumlah warga Jatisari menegaskan, bahwa pembangunan tower di Jatisari akan tetap dibongkar dan hanya menunggu waktu saja.

“Mungkin selama ini belum ada tindakan dari Satpol PP karena kendala kita ada di biaya operasional. Dalam waktu dekat ini tetap ada pembongkaran, tinggal nunggu waktu saja,” ungkapnya.*

Editor : Herry Febriyanto

Ukuran Font  
Sejumlah warga Jatisari, Mijen sambil membawa bekicot, mendatangi Balaikota Semarang menagih janji Plt Walikota Semarang Hendrar Prihadi untuk membongkar Tower Selular setinggi 72 meter yang berada di Jatisari Semarang, Rabu (17/10).
Cetak

No Image Profesi Guru Adalah KehormatanMemilih profesi sebagai seorang guru bukanlah pengorbanan. Menjadi guru adalah kehormatan. Ibu dan bapak guru telah memilih jalan terhormat dengan hadir bersama para pemilik masa depan Indonesia.

No Image UMK Karawang Tertinggi di Jawa BaratTuntutan sejumlah pekerja di Kabupaten Karawang agar upahnya dinaikan di tahun 2015 akhirnya dikabulkan. Melalui negosiasi yang alot UMK Karawang ditetapkan pada angka Rp, 2.957.450,-.

No Image Armen : Masyarakat Harus Mengenal Adat Istiadat DaerahnyaSekretaris Daerah Kota Pariaman, Armen, menghimbau Masyarakat untuk memahami budaya dan adat istriadat sendiri.

No Image Bupati Ali Mukhni Serahkan Aset ke Kota PariamanDua Kepala Daerah duduk Semeja antara Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman menjadi contoh terbaik dalam serah terima aset daerah.

Ads