Rabu, 5 Agustus 2015 | 00.47 WIB
Jateng Time
Pendidikan

5.000 Siswa se Kota Pariaman Ikuti Pelatihan Simulasi Gempa dan Tsunami

Amir  |  Kota Pariaman | Jumat, 12 Oktober 2012 - 07.58 WIB | Dibaca: 1.334 kali
IMG-3747
Kepala BPBD Kota Pariaman, Kepala BPBD Kota Pariaman Ir. Asrizal saat memberikan pengarahan kepada siswa peserta pelatihan simulasi gempa dan tsunami di SMKN 2 Kota Pariaman.

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Kota Pariaman menggelar pelatihan simulasi gempa dan tsunami kepada 5.000 siswa se Kota Pariaman, kemarin.

“Siswa yang mengikuti pelatihan simulasi ini berasal dari 9 sekolah yang lokasinya berdekatan dengan pantai,” kata Kepala BPBD Kota Pariaman Ir. Asrizal di SMK 2 Pariaman.

Dijelaskannya, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang Gempa dan Tsunami. Sekaligus bertujuan untuk mewujudkan peran aktif siswa dilingkungan sekolah dalam pengurangan resiko bencana serta penanggulangannya.

“Pelatihan simulasi yang dilakukan ini memberikan manfaat yang besar bagi siswa tentang pemahaman Gempa dan Tsunami serta penanggulangannya. Disamping itu siswa hendaknya juga bisa memberikan informasi kepada orang-orang terdekat dan masyarakat sekitarnya tentang bahaya gempa dan tsunami demi mengurangi resiko terhadap bencana,” ujarnya.

Dalam pelatihan simulasi tersebut, seluruh siswa diberikan materi tentang bahaya Gempa dan Tsunami, tentang tips menolong orang patah tulang dan P3K Pertolongan Pertama pada Kecelakaan oleh tim BPBD Kota Pariaman. Lalu dilaksanakan simulasi gempa dan tsunami.

Dimana dalam simulasi gempa, siswa lagi belajar tiba-tiba sirine berbunyi tanda terjadi gempa, para siswa mencari perlingdungan dari reruntuhan kebawah meja. Setelah itu Tim BPBD datang melakukan evakuasi kepada siswa tersebut. Bebersapa saat kemudian berbunyi lagi sirine tanda datangnya Tsunami, Tim BPBD mengevakuasi siswa jalur evakuasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Siswa yang mengikuti pelatihan tersebut berasal dari, SMAN 3 Pariaman, SMPN 9 Pariaman, SMKN 4 Pariaman, SMKN 2 Pariaman, SMPN 1 Pariaman, MTsN Model Pariaman, SMKN 3 Pariaman, SMPN 7 Pariaman, dan SMAN 4 Pariaman.

Sebelumnya pelatihan serupa sudah dilaksanakan di SMA 3 Pariaman, SMP 9 Pariaman, SMK 4 Pariaman pada tanggal 3, 4 dan 10 Oktober 2012 kemaren, dan hari ini dilaksanakan di SMK 2 Pariaman.

Sedangkan untuk SMP 1 Pariaman, MTsN Model Padusunan, SMK 3 Pariaman, SMP 7 Pariaman dan SMA 4 Pariaman diadakan tanggal 17, 18, 24, 25 dan 31 Oktober 2012 mendatang.

“Pemerintah melakukan pelatihan simulasi ini untuk mengurangi resiko bencana akibat gempa dan tsunami. Para siswa dilatih agar mereka memahami gempa dan tsunami. Sehingga kalau terjadi gempa pada saat belajar disekolah, mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan” ungkap Asrizal.*

Editor : Herry Febriyanto

Ukuran Font  
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Kota Pariaman menggelar pelatihan simulasi gempa dan tsunami kepada 5.000 siswa se Kota Pariaman, kemarin.
Cetak

No Image SEJARAHE AKSARA JAWIWonten ing buku HA NA CA RA KA ( ingkang dipun serat bapak Slamet Riyadi) babaripun Yayasan Pustaka Nusantara Yogyakarta

No Image WARGA KELILING CARI SUMBANGAN PEDAGANG PASAR HISTERISBuntut dari kasus pembantaian sadis di desa Wonowoso Demak, membuat puluhan warga desa ini yang di pimpin kepala desa Nur Ahmad berinisiatif mencari sumbangan suka rela bagi 3 korban pembantaian

No Image WAHATIK,TKW ASAL DEMAK 2 TAHUN KERJA DI MALAYSIA TIDAK BISA PULANG KARENA PASPOR DI TAHAN AGEN NAKALPasangan Tamsir ( 57 ) dan istrinya Aslihah ( 55 ) warga Desa Kedung Mutih Rt 2/ 2 kecamatan wedung kabupaten Demak selama dua ( 2 ) tahun ini berharap cemas

No Image KOMUNITAS FACEBOOK WARGA DEMAK ( WD ) BANTU KORBAN PEMBANTAIANMendengar satu lagi korban pembantaian sadis wonowoso Demak membuat komunitas facebook warga Demak bergerak hatinya untuk ikut membantu meringankan beban bagi keluarga korban. komunitas yang di kenal dengan sebutan WD

Ads