Sabtu, 18 April 2015 | 22.07 WIB
Jateng Time
Pendidikan

5.000 Siswa se Kota Pariaman Ikuti Pelatihan Simulasi Gempa dan Tsunami

Amir  |  Kota Pariaman | Jumat, 12 Oktober 2012 - 07.58 WIB | Dibaca: 1.156 kali
IMG-3747
Kepala BPBD Kota Pariaman, Kepala BPBD Kota Pariaman Ir. Asrizal saat memberikan pengarahan kepada siswa peserta pelatihan simulasi gempa dan tsunami di SMKN 2 Kota Pariaman.

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Kota Pariaman menggelar pelatihan simulasi gempa dan tsunami kepada 5.000 siswa se Kota Pariaman, kemarin.

“Siswa yang mengikuti pelatihan simulasi ini berasal dari 9 sekolah yang lokasinya berdekatan dengan pantai,” kata Kepala BPBD Kota Pariaman Ir. Asrizal di SMK 2 Pariaman.

Dijelaskannya, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang Gempa dan Tsunami. Sekaligus bertujuan untuk mewujudkan peran aktif siswa dilingkungan sekolah dalam pengurangan resiko bencana serta penanggulangannya.

“Pelatihan simulasi yang dilakukan ini memberikan manfaat yang besar bagi siswa tentang pemahaman Gempa dan Tsunami serta penanggulangannya. Disamping itu siswa hendaknya juga bisa memberikan informasi kepada orang-orang terdekat dan masyarakat sekitarnya tentang bahaya gempa dan tsunami demi mengurangi resiko terhadap bencana,” ujarnya.

Dalam pelatihan simulasi tersebut, seluruh siswa diberikan materi tentang bahaya Gempa dan Tsunami, tentang tips menolong orang patah tulang dan P3K Pertolongan Pertama pada Kecelakaan oleh tim BPBD Kota Pariaman. Lalu dilaksanakan simulasi gempa dan tsunami.

Dimana dalam simulasi gempa, siswa lagi belajar tiba-tiba sirine berbunyi tanda terjadi gempa, para siswa mencari perlingdungan dari reruntuhan kebawah meja. Setelah itu Tim BPBD datang melakukan evakuasi kepada siswa tersebut. Bebersapa saat kemudian berbunyi lagi sirine tanda datangnya Tsunami, Tim BPBD mengevakuasi siswa jalur evakuasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Siswa yang mengikuti pelatihan tersebut berasal dari, SMAN 3 Pariaman, SMPN 9 Pariaman, SMKN 4 Pariaman, SMKN 2 Pariaman, SMPN 1 Pariaman, MTsN Model Pariaman, SMKN 3 Pariaman, SMPN 7 Pariaman, dan SMAN 4 Pariaman.

Sebelumnya pelatihan serupa sudah dilaksanakan di SMA 3 Pariaman, SMP 9 Pariaman, SMK 4 Pariaman pada tanggal 3, 4 dan 10 Oktober 2012 kemaren, dan hari ini dilaksanakan di SMK 2 Pariaman.

Sedangkan untuk SMP 1 Pariaman, MTsN Model Padusunan, SMK 3 Pariaman, SMP 7 Pariaman dan SMA 4 Pariaman diadakan tanggal 17, 18, 24, 25 dan 31 Oktober 2012 mendatang.

“Pemerintah melakukan pelatihan simulasi ini untuk mengurangi resiko bencana akibat gempa dan tsunami. Para siswa dilatih agar mereka memahami gempa dan tsunami. Sehingga kalau terjadi gempa pada saat belajar disekolah, mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan” ungkap Asrizal.*

Editor : Herry Febriyanto

Ukuran Font  
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Kota Pariaman menggelar pelatihan simulasi gempa dan tsunami kepada 5.000 siswa se Kota Pariaman, kemarin.
Cetak

No Image Kapolres Demak Serahkan Kunci Rumah Korban KeebakaranBantuan ini tidak seberapa dan jauh dari cukup untuk kebutuhan korban, namun kami tetap peduli akan nasib yang dialami korban.

No Image Beri Rasa Aman, Polres Lakukan Razia RutinTempat razia ini kami usahakan selalu berpindah tempat, serta serentak di sejumlah wilayah polsek di Demak dengan waktu dan tempat yang berbeda.

No Image Wartawan Temukan Potongan Tangan Korban KebakaranKebakaran yang mengharukan yang di alami keluarga Agung Sumantri warga Desa Botosengon,Kecamatan Dempet,Kabupaten Demak harus kehilangan ke tiga buah hatinya yang masih balita yakni Fadli (10) Shinta (8) dan Juwita (3).

No Image Istri Kapolres Demak Datangi Bekas Rumah Korban KebakaranSetelah memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Agung Sumantri yang mengakibatkan korban harus kehilangan tiga anak sekaligus, istri Kapolres Demak dan rombongan berkenan melihat langsung lokasi rumah korban yang kebakaran.

Ads