Kamis, 24 April 2014 | 03.44 WIB
Jateng Time
Pendidikan

5.000 Siswa se Kota Pariaman Ikuti Pelatihan Simulasi Gempa dan Tsunami

Amir  |  Kota Pariaman | Jumat, 12 Oktober 2012 - 07.58 WIB | Dibaca: 554 kali
IMG-3747
Kepala BPBD Kota Pariaman, Kepala BPBD Kota Pariaman Ir. Asrizal saat memberikan pengarahan kepada siswa peserta pelatihan simulasi gempa dan tsunami di SMKN 2 Kota Pariaman.

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Kota Pariaman menggelar pelatihan simulasi gempa dan tsunami kepada 5.000 siswa se Kota Pariaman, kemarin.

“Siswa yang mengikuti pelatihan simulasi ini berasal dari 9 sekolah yang lokasinya berdekatan dengan pantai,” kata Kepala BPBD Kota Pariaman Ir. Asrizal di SMK 2 Pariaman.

Dijelaskannya, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang Gempa dan Tsunami. Sekaligus bertujuan untuk mewujudkan peran aktif siswa dilingkungan sekolah dalam pengurangan resiko bencana serta penanggulangannya.

“Pelatihan simulasi yang dilakukan ini memberikan manfaat yang besar bagi siswa tentang pemahaman Gempa dan Tsunami serta penanggulangannya. Disamping itu siswa hendaknya juga bisa memberikan informasi kepada orang-orang terdekat dan masyarakat sekitarnya tentang bahaya gempa dan tsunami demi mengurangi resiko terhadap bencana,” ujarnya.

Dalam pelatihan simulasi tersebut, seluruh siswa diberikan materi tentang bahaya Gempa dan Tsunami, tentang tips menolong orang patah tulang dan P3K Pertolongan Pertama pada Kecelakaan oleh tim BPBD Kota Pariaman. Lalu dilaksanakan simulasi gempa dan tsunami.

Dimana dalam simulasi gempa, siswa lagi belajar tiba-tiba sirine berbunyi tanda terjadi gempa, para siswa mencari perlingdungan dari reruntuhan kebawah meja. Setelah itu Tim BPBD datang melakukan evakuasi kepada siswa tersebut. Bebersapa saat kemudian berbunyi lagi sirine tanda datangnya Tsunami, Tim BPBD mengevakuasi siswa jalur evakuasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Siswa yang mengikuti pelatihan tersebut berasal dari, SMAN 3 Pariaman, SMPN 9 Pariaman, SMKN 4 Pariaman, SMKN 2 Pariaman, SMPN 1 Pariaman, MTsN Model Pariaman, SMKN 3 Pariaman, SMPN 7 Pariaman, dan SMAN 4 Pariaman.

Sebelumnya pelatihan serupa sudah dilaksanakan di SMA 3 Pariaman, SMP 9 Pariaman, SMK 4 Pariaman pada tanggal 3, 4 dan 10 Oktober 2012 kemaren, dan hari ini dilaksanakan di SMK 2 Pariaman.

Sedangkan untuk SMP 1 Pariaman, MTsN Model Padusunan, SMK 3 Pariaman, SMP 7 Pariaman dan SMA 4 Pariaman diadakan tanggal 17, 18, 24, 25 dan 31 Oktober 2012 mendatang.

“Pemerintah melakukan pelatihan simulasi ini untuk mengurangi resiko bencana akibat gempa dan tsunami. Para siswa dilatih agar mereka memahami gempa dan tsunami. Sehingga kalau terjadi gempa pada saat belajar disekolah, mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan” ungkap Asrizal.*

Editor : Herry Febriyanto

Ukuran Font  
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Kota Pariaman menggelar pelatihan simulasi gempa dan tsunami kepada 5.000 siswa se Kota Pariaman, kemarin.
Cetak

No Image Pembuatan Sim Kolektif Prajurit Yonarhanudse-10Untuk menegakkan disiplin dalam berlalu Lintas Satuan Yonarhanudse-10/1/Falatehan Kodam Jaya mengadakan koordinasi dengan Pihak Satpas Polda Metro Jayauntuk membuat SIM secara Kolektif

No Image Alami Gangguan Jiwa, Agus Nekat Gantung DiriAgus Sugianto (30) ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya, dukuh Kedokanjati RT 07 RW 01, desa Serang, kecamatan Petarukan, kabupaten Pemalang.

No Image Pembekalan Tipping Point Leadership Oleh Danrem 051/WKTKomandan Korem 051/Wkt Kolonel Inf Rudianto, memberikan pembekalan kepada Para Dandim, Para Kasi,Para Perwira Staf Korem 051/Wkt, Bertempat ruang data Lt 2 Makrem 051/Wkt

No Image Besok, Tim PGRI Kab Cirebon Bertolak Ke Malang Serahkan Bantuan Korban Gunung KeludKorban erupsi gunung Kelud yang terjadi beberapa waktu lalu ternyata mengugah rasa keprihatinan berbagai pihak tak terkecuali Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Ads