Jumat, 29 Mei 2015 | 20.57 WIB
Jateng Time
Pendidikan

5.000 Siswa se Kota Pariaman Ikuti Pelatihan Simulasi Gempa dan Tsunami

Amir  |  Kota Pariaman | Jumat, 12 Oktober 2012 - 07.58 WIB | Dibaca: 1.212 kali
IMG-3747
Kepala BPBD Kota Pariaman, Kepala BPBD Kota Pariaman Ir. Asrizal saat memberikan pengarahan kepada siswa peserta pelatihan simulasi gempa dan tsunami di SMKN 2 Kota Pariaman.

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Kota Pariaman menggelar pelatihan simulasi gempa dan tsunami kepada 5.000 siswa se Kota Pariaman, kemarin.

“Siswa yang mengikuti pelatihan simulasi ini berasal dari 9 sekolah yang lokasinya berdekatan dengan pantai,” kata Kepala BPBD Kota Pariaman Ir. Asrizal di SMK 2 Pariaman.

Dijelaskannya, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang Gempa dan Tsunami. Sekaligus bertujuan untuk mewujudkan peran aktif siswa dilingkungan sekolah dalam pengurangan resiko bencana serta penanggulangannya.

“Pelatihan simulasi yang dilakukan ini memberikan manfaat yang besar bagi siswa tentang pemahaman Gempa dan Tsunami serta penanggulangannya. Disamping itu siswa hendaknya juga bisa memberikan informasi kepada orang-orang terdekat dan masyarakat sekitarnya tentang bahaya gempa dan tsunami demi mengurangi resiko terhadap bencana,” ujarnya.

Dalam pelatihan simulasi tersebut, seluruh siswa diberikan materi tentang bahaya Gempa dan Tsunami, tentang tips menolong orang patah tulang dan P3K Pertolongan Pertama pada Kecelakaan oleh tim BPBD Kota Pariaman. Lalu dilaksanakan simulasi gempa dan tsunami.

Dimana dalam simulasi gempa, siswa lagi belajar tiba-tiba sirine berbunyi tanda terjadi gempa, para siswa mencari perlingdungan dari reruntuhan kebawah meja. Setelah itu Tim BPBD datang melakukan evakuasi kepada siswa tersebut. Bebersapa saat kemudian berbunyi lagi sirine tanda datangnya Tsunami, Tim BPBD mengevakuasi siswa jalur evakuasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Siswa yang mengikuti pelatihan tersebut berasal dari, SMAN 3 Pariaman, SMPN 9 Pariaman, SMKN 4 Pariaman, SMKN 2 Pariaman, SMPN 1 Pariaman, MTsN Model Pariaman, SMKN 3 Pariaman, SMPN 7 Pariaman, dan SMAN 4 Pariaman.

Sebelumnya pelatihan serupa sudah dilaksanakan di SMA 3 Pariaman, SMP 9 Pariaman, SMK 4 Pariaman pada tanggal 3, 4 dan 10 Oktober 2012 kemaren, dan hari ini dilaksanakan di SMK 2 Pariaman.

Sedangkan untuk SMP 1 Pariaman, MTsN Model Padusunan, SMK 3 Pariaman, SMP 7 Pariaman dan SMA 4 Pariaman diadakan tanggal 17, 18, 24, 25 dan 31 Oktober 2012 mendatang.

“Pemerintah melakukan pelatihan simulasi ini untuk mengurangi resiko bencana akibat gempa dan tsunami. Para siswa dilatih agar mereka memahami gempa dan tsunami. Sehingga kalau terjadi gempa pada saat belajar disekolah, mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan” ungkap Asrizal.*

Editor : Herry Febriyanto

Ukuran Font  
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Kota Pariaman menggelar pelatihan simulasi gempa dan tsunami kepada 5.000 siswa se Kota Pariaman, kemarin.
Cetak

POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLING POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLINGDemak,. Lomba ini dimaksutkan untuk menumbuh kembangkan lagi siskamling di desa desa yang sekarang mulai dirasakan berkurang atau dapat dikatakan mulai tidak ada. putaran pertama penilaian oleh tim yang dipimpin AKP Sutomo berlokasi di desa Medini yang mewakili kecamatan Gajah kabupaten Demak pada hari selasa, 19/05/2015. Tim penilai tiba di desa Medini pukul 21.wib disambut [...]

No Image Selama Setahun, LGN-OTA Santuni 854 Anak Asuh-Selama tahun 2014, Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGN-OTA) Kabupaten Jepara berhasil memberikan bantuan kepada 854 anak asuh dan 25 siswa terancam putus sekolah.

No Image Mutiara Karangbolong Ditampilkan di TMII – JakartaRatusan pengunjung memadati Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, Minggu (22/3).

No Image Penurunan Nikah Dini Terganjal UU PernikahanPernikahan dini merupakan salah satu pemicu tingginya angka kematian ibu melahirkan (AKI) di Jawa Tengah

Ads