Sabtu, 19 April 2014 | 22.28 WIB
Jateng Time

Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, BNPB Bangun Shelter untuk 3 Ribu Pengungsi

Klaten | Senin, 22 Oktober 2012 - 13.50 WIB | Dibaca: 542 kali
IMG-4039
Ilustrasi I BNPB membangun shelter di tiga kecamatan guna mengantisipasi erupsi gunung merapi.

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tengah menyiapkan tempat pengungsian (shelter) permanen yang mampu menampung 3000 pengungsi warga terdampak langsung erupsi Gunung Merapi di wilayah Klaten. Shelter itu dibangun di tiga lokasi diantaranya di Desa Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan, Desa Demakijo, Kecamatan Karangnongko dan Desa Menden, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten.

Kepala BNPB, DR. Syamsul Maarif M.Si mengungkapkan hal tersebut di sela-sela peninjauan pembangunan shelter di Kebondalem Lor, Prambanan, Klaten. Menurutnya shelter itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam pengurangan resiko bencana. Sedangkan pemanfaatan shelter ini bila tidak dipakai untuk pengungsian akan digunakan untuk berbagai kegiatan kemasyarakatan. ‘’Untuk perawatannnya kami serahkan ke pemerintah desa masing-masing. Memang ada ancang-ancang untuk diberikan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pemerintah desa setempat,’’ ujar Syamsul.

Lebih lanjut Syamsul menjelaskan bangunan shelter yang dipersiapkan itu disebut tempat evakuasi akhir atau jambor. Bangunan tersebut dilengkapi dengan fasilitas kebutuhan-kebutuhan primer untuk pengungsi, seperti tempat tidur, sanitasi, dapur umum, musola, kamar mandi, ruang kesehatan dan ruang pembelajaran.

“Shleter yang dipersiapkan ada tiga paket bangunan. Paket pertama di Kebondalem Lor, Prambanan, sedangkan paket kedua dan ketiga di Desa Demakijo, Kecamatan Karangnongko dan Desa Menden, Kecamatan Kebonarum, Klaten. Dimana daya tampung setiap shelter 1000 orang pengungsi,” ujarnya .

Syamsul menjelaskan, ada tiga fase mengenai tanda-tanda Gunung Merapi akan meletus. Diantaranya waspada, siaga dan awas. Melalui fase itu maka bisa ditentukan untuk penanganan terkini terhadap warga yang terdampak langsung erupsi Gunung Merapi. ‘’’Shelter ini dipersiapkan untuk warga terdampak langsung erupsi Merapi apabila ada informasi awal dari pusat vulkanologi mengenai tanda-tanda Gunung Merapi akan meletus,” kata dia.**

Sumber: Humas Pemkab Klaten

Ukuran Font  
Pembangunan shelter diperuntukan bagi 3 ribu pengungsi jika terjadi erupsi gunung merapi. Bila shelter tidak dipakai untuk pengungsian bisa digunakan untuk kegiatan kemasyarakatan.
Cetak

No Image Alami Gangguan Jiwa, Agus Nekat Gantung DiriAgus Sugianto (30) ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya, dukuh Kedokanjati RT 07 RW 01, desa Serang, kecamatan Petarukan, kabupaten Pemalang.

No Image Pembekalan Tipping Point Leadership Oleh Danrem 051/WKTKomandan Korem 051/Wkt Kolonel Inf Rudianto, memberikan pembekalan kepada Para Dandim, Para Kasi,Para Perwira Staf Korem 051/Wkt, Bertempat ruang data Lt 2 Makrem 051/Wkt

No Image Besok, Tim PGRI Kab Cirebon Bertolak Ke Malang Serahkan Bantuan Korban Gunung KeludKorban erupsi gunung Kelud yang terjadi beberapa waktu lalu ternyata mengugah rasa keprihatinan berbagai pihak tak terkecuali Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

No Image Dugaan Arus Pendek, 17 Kamar Mess Ludes TerbakarAkibat hubungan arus pendek, 17 ruang kamar yang difungsikan untuk mess karyawan Galaxy Billiard Pemalang, ludes dilalap si jago merah.

Ads