Senin, 20 Oktober 2014 | 16.41 WIB
Jateng Time

GOR Jatidiri Semarang Memerah, Megawati Mantapkan Tiga Pilar

Suparningsih  |  Semarang | Senin, 1 Oktober 2012 - 15.50 WIB | Dibaca: 576 kali
IMG-3464
Megawati Soekarnoputri ketika menghadiri acara Pemantapan Tiga Pilar di GOR Jatidiri, Semarang, Senin (1/10/2012).

GELANGGANG Olahraga Jatidiri Kota Semarang memerah. Sedikitnya 14 ribu kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) se Jawa Tengah itu memenuhi stadion. Kehadiran puluhan ribu kader PDIP se Jawa Tengah, Senin (1/10) itu terkait Kunjungan Kerja Megawati Soekarnoputri dengan agenda Pemantapan Tiga Pilar.

Puluhan ribu kader tersebut dating dari seluruh ranting, PAC, DPC, 35 kabupaten di seluruh Jawa Tengah, dengan peserta kurang lebih 14 ribu orang.

Megawati Pada sambutannya mengatakan, kita harus selalu berjuang mengikuti perjalanan untuk menuju kemenangan. Kita dapat menjalankan hal- hal yang dapat membuat konsolidasi, yang merupakan basis- basis PDI Perjuangan. Kita harus berjuang terus, kita tegakkan persatuan dan kesatuan diantara kita. Dan saya sangat yakin bahwa PDI Perjuangan sebagai partai politik pasti bisa lolos.

“Kita tidak menutup kepada siapapun untuk bisa menjadi seorang pemimpin. Hanya saja untuk menjadi seorang pemimpin harus mempunyai karakter- karakter yang benar, yang bisa melindungi dan mengayomi anak buah dan seluruh masyarakat Jawa Tengah. Dan seorang pemimpin tidak boleh takut kehilangan ongkos,” ungkap Megawati kepada Jatengtime di GOR Jati Diri Semarang.

Dikatakannya, segala sesuatu harus kita persiapkan dengan matang, agar partai bisa maju itu tergantung dari partainya sendiri, supaya masyarakat bisa menilai kita. Dan kalau kita lihat, PDIP selalu berada di urutan ke 2, seharusnya kita berada di urutan ke 1. Karena selama ini di Jawa Tengah ini sudah konsolidasi berjalan dengan baik. Jadi seluruh partai harus turun ke bawah, menjalankan dan mengayomi partai sampai ke ranting.

Setelah Megawati bertemu dengan pendukungnya selama 2 jam di GOR Jati Diri, Megawati bersama rombongan menuju ke Panti Marhaens untuk menggelar konsolidasi.**

Ukuran Font  
Kita tidak menutup kepada siapapun untuk bisa menjadi seorang pemimpin. Hanya saja untuk menjadi seorang pemimpin harus mempunyai karakter yang mampu melindungi rakyat.
Cetak

No Image Nelayan Pulolampes Bulakamba Berharap Suntikan DanaPuluhan nelayan Pulolampes Kecamatan Bulakamba berharap kepada Bupati Brebes untuk memberikan suntikan dana untuk aktivitas kerjanya. Pasalnya, selama ini dana yang dia dapatkan dari para rentenir.

No Image Dies Natalis, Undip Usung Konsep Otonomi dalam HarmoniUniversitas Diponegoro (Undip) segera berubah status dari Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara (BHMN) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH).

No Image Polres Demak Berhasil Tangkap 12 PenjudiDalam rentang waktu dua bulan terakhir, jajaran Polres Demak yang dipimpin Ajun Komisari Besar Polisi (AKBP) R.Setijo Nugroho Hasto berhasil mengungkap dan menangkap 12 pelaku perjudian di wilayah hukumnya.

No Image Perceraian Picu Perkembangan Trafficking di JabarTingginya angka perceraian di beberapa kabupaten/kota di Jabar ternyata memicu perkembangan trafficking (perdagangan manusia).

Ads