Rabu, 27 Mei 2015 | 18.42 WIB
Jateng Time

GOR Jatidiri Semarang Memerah, Megawati Mantapkan Tiga Pilar

Suparningsih  |  Semarang | Senin, 1 Oktober 2012 - 15.50 WIB | Dibaca: 657 kali
IMG-3464
Megawati Soekarnoputri ketika menghadiri acara Pemantapan Tiga Pilar di GOR Jatidiri, Semarang, Senin (1/10/2012).

GELANGGANG Olahraga Jatidiri Kota Semarang memerah. Sedikitnya 14 ribu kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) se Jawa Tengah itu memenuhi stadion. Kehadiran puluhan ribu kader PDIP se Jawa Tengah, Senin (1/10) itu terkait Kunjungan Kerja Megawati Soekarnoputri dengan agenda Pemantapan Tiga Pilar.

Puluhan ribu kader tersebut dating dari seluruh ranting, PAC, DPC, 35 kabupaten di seluruh Jawa Tengah, dengan peserta kurang lebih 14 ribu orang.

Megawati Pada sambutannya mengatakan, kita harus selalu berjuang mengikuti perjalanan untuk menuju kemenangan. Kita dapat menjalankan hal- hal yang dapat membuat konsolidasi, yang merupakan basis- basis PDI Perjuangan. Kita harus berjuang terus, kita tegakkan persatuan dan kesatuan diantara kita. Dan saya sangat yakin bahwa PDI Perjuangan sebagai partai politik pasti bisa lolos.

“Kita tidak menutup kepada siapapun untuk bisa menjadi seorang pemimpin. Hanya saja untuk menjadi seorang pemimpin harus mempunyai karakter- karakter yang benar, yang bisa melindungi dan mengayomi anak buah dan seluruh masyarakat Jawa Tengah. Dan seorang pemimpin tidak boleh takut kehilangan ongkos,” ungkap Megawati kepada Jatengtime di GOR Jati Diri Semarang.

Dikatakannya, segala sesuatu harus kita persiapkan dengan matang, agar partai bisa maju itu tergantung dari partainya sendiri, supaya masyarakat bisa menilai kita. Dan kalau kita lihat, PDIP selalu berada di urutan ke 2, seharusnya kita berada di urutan ke 1. Karena selama ini di Jawa Tengah ini sudah konsolidasi berjalan dengan baik. Jadi seluruh partai harus turun ke bawah, menjalankan dan mengayomi partai sampai ke ranting.

Setelah Megawati bertemu dengan pendukungnya selama 2 jam di GOR Jati Diri, Megawati bersama rombongan menuju ke Panti Marhaens untuk menggelar konsolidasi.**

Ukuran Font  
Kita tidak menutup kepada siapapun untuk bisa menjadi seorang pemimpin. Hanya saja untuk menjadi seorang pemimpin harus mempunyai karakter yang mampu melindungi rakyat.
Cetak

POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLING POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLINGDemak,. Lomba ini dimaksutkan untuk menumbuh kembangkan lagi siskamling di desa desa yang sekarang mulai dirasakan berkurang atau dapat dikatakan mulai tidak ada. putaran pertama penilaian oleh tim yang dipimpin AKP Sutomo berlokasi di desa Medini yang mewakili kecamatan Gajah kabupaten Demak pada hari selasa, 19/05/2015. Tim penilai tiba di desa Medini pukul 21.wib disambut [...]

No Image Selama Setahun, LGN-OTA Santuni 854 Anak Asuh-Selama tahun 2014, Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGN-OTA) Kabupaten Jepara berhasil memberikan bantuan kepada 854 anak asuh dan 25 siswa terancam putus sekolah.

No Image Mutiara Karangbolong Ditampilkan di TMII – JakartaRatusan pengunjung memadati Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, Minggu (22/3).

No Image Penurunan Nikah Dini Terganjal UU PernikahanPernikahan dini merupakan salah satu pemicu tingginya angka kematian ibu melahirkan (AKI) di Jawa Tengah

Ads