Jumat, 18 April 2014 | 15.10 WIB
Jateng Time

GOR Jatidiri Semarang Memerah, Megawati Mantapkan Tiga Pilar

Suparningsih  |  Semarang | Senin, 1 Oktober 2012 - 15.50 WIB | Dibaca: 493 kali
IMG-3464
Megawati Soekarnoputri ketika menghadiri acara Pemantapan Tiga Pilar di GOR Jatidiri, Semarang, Senin (1/10/2012).

GELANGGANG Olahraga Jatidiri Kota Semarang memerah. Sedikitnya 14 ribu kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) se Jawa Tengah itu memenuhi stadion. Kehadiran puluhan ribu kader PDIP se Jawa Tengah, Senin (1/10) itu terkait Kunjungan Kerja Megawati Soekarnoputri dengan agenda Pemantapan Tiga Pilar.

Puluhan ribu kader tersebut dating dari seluruh ranting, PAC, DPC, 35 kabupaten di seluruh Jawa Tengah, dengan peserta kurang lebih 14 ribu orang.

Megawati Pada sambutannya mengatakan, kita harus selalu berjuang mengikuti perjalanan untuk menuju kemenangan. Kita dapat menjalankan hal- hal yang dapat membuat konsolidasi, yang merupakan basis- basis PDI Perjuangan. Kita harus berjuang terus, kita tegakkan persatuan dan kesatuan diantara kita. Dan saya sangat yakin bahwa PDI Perjuangan sebagai partai politik pasti bisa lolos.

“Kita tidak menutup kepada siapapun untuk bisa menjadi seorang pemimpin. Hanya saja untuk menjadi seorang pemimpin harus mempunyai karakter- karakter yang benar, yang bisa melindungi dan mengayomi anak buah dan seluruh masyarakat Jawa Tengah. Dan seorang pemimpin tidak boleh takut kehilangan ongkos,” ungkap Megawati kepada Jatengtime di GOR Jati Diri Semarang.

Dikatakannya, segala sesuatu harus kita persiapkan dengan matang, agar partai bisa maju itu tergantung dari partainya sendiri, supaya masyarakat bisa menilai kita. Dan kalau kita lihat, PDIP selalu berada di urutan ke 2, seharusnya kita berada di urutan ke 1. Karena selama ini di Jawa Tengah ini sudah konsolidasi berjalan dengan baik. Jadi seluruh partai harus turun ke bawah, menjalankan dan mengayomi partai sampai ke ranting.

Setelah Megawati bertemu dengan pendukungnya selama 2 jam di GOR Jati Diri, Megawati bersama rombongan menuju ke Panti Marhaens untuk menggelar konsolidasi.**

Ukuran Font  
Kita tidak menutup kepada siapapun untuk bisa menjadi seorang pemimpin. Hanya saja untuk menjadi seorang pemimpin harus mempunyai karakter yang mampu melindungi rakyat.
Cetak

No Image Alami Gangguan Jiwa, Agus Nekat Gantung DiriAgus Sugianto (30) ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya, dukuh Kedokanjati RT 07 RW 01, desa Serang, kecamatan Petarukan, kabupaten Pemalang.

No Image Pembekalan Tipping Point Leadership Oleh Danrem 051/WKTKomandan Korem 051/Wkt Kolonel Inf Rudianto, memberikan pembekalan kepada Para Dandim, Para Kasi,Para Perwira Staf Korem 051/Wkt, Bertempat ruang data Lt 2 Makrem 051/Wkt

No Image Besok, Tim PGRI Kab Cirebon Bertolak Ke Malang Serahkan Bantuan Korban Gunung KeludKorban erupsi gunung Kelud yang terjadi beberapa waktu lalu ternyata mengugah rasa keprihatinan berbagai pihak tak terkecuali Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

No Image Dugaan Arus Pendek, 17 Kamar Mess Ludes TerbakarAkibat hubungan arus pendek, 17 ruang kamar yang difungsikan untuk mess karyawan Galaxy Billiard Pemalang, ludes dilalap si jago merah.

Ads