Jumat, 4 September 2015 | 14.47 WIB
Jateng Time

Korban Longsor di Solok Selatan Akan Direlokasi

Padang | Selasa, 25 Desember 2012 - 10.30 WIB | Dibaca: 362 kali
IMG-6400

PADANG - Bencana longsor di Sei Ipuh, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan,Sumatera Barat Selasa (25/12) dinihari menimbulkan derita bagi warga setempat. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Hamudis, menyatakan para korban longsor di Sungai Ipuh, Nagari Pakan Rabaa Tangah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, akan direlokasi.

“Kami akan mencoba berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk mengupayakan rekolasi para korban dan warga yang bermukim di daerah longsor tersebut,” kata Hamudis saat dihubungi Selasa.

Dia menambahkan, beberapa waktu lalu pihaknya sudah melakukan survei di daerah tersebut, dan meminta warga yang bermukim untuk pindah. Namun mereka enggan pindah karena tidak memiliki lahan untuk membangun rumah baru.

Hujan lebat yang mengguyur Solok Selatan pada Senin (24/12) malam menyebabkan longsor di Sungai Ipuh, Jorong Balun, Nagari Pakan Rabaa Tangah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, dan menewaskan tiga orang yang berada dalam satu rumah.

Wali Nagari (kepala desa adat) Pakan Rabaa Tangah Jasman saat dikonfirmasi menyebutkan longsor yang terjadi sekitar pukul 00.00 WIB di Sungai Ipuh, Jorong Balun, tersebut menimbun bagian belakang dua rumah milik Syamsur (35) dan Suman (45) yang menewaskan dua anak Syamsur, yakni Yosi Fitriani (12) dan Tri Yuliandra Sari (8), serta ibu mertuanya, Nurbaiti (61).

“Para korban yang meninggal saat itu sedang tidur di satu kamar di bagian belakang rumah. Saat longsor terjadi, mereka tidak bisa menyelamatkan diri karena tertimbun dinding dari batako, tanah serta batu,” ujarnya.

Sementara Syamsur bersama istrinya yang tidur di kamar bagian tengah selamat dalam peristiwa tersebut.

Warga setempat berhasil mengeluarkan para korban setelah satu jam lebih berusaha menyingkirkan material yang menimbun mereka. Mereka kemudian dibawa ke Puskesmas Batang Limpawuang untuk divisum.

“Sekitar pukul 01.30 WIB saat kami sampai di lokasi, para korban sudah dievakuasi oleh warga setempat kemudian dibawa ke Puskesmas,” katanya.

Para korban saat ini disemayamkan di rumah keluarganya yang bersebelahan dengan rumah korban.

Sementara bagian dapur rumah Suman juga roboh akibat longsor tersebut. Tidak ada korban jiwa dari pihak Suman dan saat ini dia bersama istri dan kedua anaknya diungsikan sementara ke rumah tetangganya yang lebih aman.

Jasman menyebutkan, kedua rumah tersebut dibangun di pinggir bukit yang diratakan, sementara dinding bagian belakang berjarak sekitar satu meter dari tebing vertikal bertanah merah dengan ketinggian sekitar 10 meter.

“Kedua rumah tersebut memang rawan longsor karena tak jauh dari tebing tanah merah vertikal dengan tinggi lebih kurang 10 meter,” sebut dia.** (ant/sbi)

Ukuran Font  
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Hamudis, menyatakan para korban longsor di Sungai Ipuh, Nagari Pakan Rabaa Tangah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, akan direlokasi.
Cetak

No Image LELANG SAWAH WAKAF BONDO MASJID AGUNG DI SINYALIR SARAT KEPENTINGANLelang sewa sawah Badan Kesejahteraan Masjid ( BKM ) Masjid Agung Demak ( lebih terkenal di sebut SAWAH BONDO MASJID DEMAK ) masa tanam 2015/ 2015

No Image DEMI AMANKAN KIRAB PILKADA, MILYARAN DEBU DAN KUMAN MASUK PARU-PARU ANGGOTA POLRES DEMAKUngkapan ini bukan slogan, atau janji kampanye, tetapi kejadian nyata dan tidak banyak pihak yang menyadari atau sekedar peduli

No Image DEKLARASI KIRAB DAMAI PILKADA DEMAK SUKSES, KAPOLRES DEMAK TERSENYUM LEGAMenempati Ruang Sidang Paripuna Gedung DPRD Kabupaten Demak

No Image AKBP. HERU SUTOPO. S,IK : “TAATI PERATURAN PILKADA JUGA TAATI PERATURAN LALU- LINTAS”Hal ini di sampaikan Kapolres Demak AKBP. Heru Sutopo. S,IK ketika memberikan sambutan dalam acara DEKLARASI DAN KIRAB DAMAI

Ads