Selasa, 4 Agustus 2015 | 04.14 WIB
Jateng Time
PON XVIII Riau 2012

Kapolda Jateng : Vini Vidi Vici

Suparningsih  |  Semarang | Rabu, 5 September 2012 - 11.59 WIB | Dibaca: 978 kali
IMG-2285
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Didiek S Triwidodo, saat foto bersama dengan seluruh atlit voli Jawa Tengah.

KAPOLDA Jawa Tengah yang juga menjabat sebagai Ketua PBVSI Jawa Tengah, Irjen Pol Drs. Didiek S Triwidodo, berharap agar 32 atlit voli yang akan berlaga di PON XVIII Riau bertanding dengan penuh semangat.

“Seluruh atlit harus benar-benar mempersiapkan fisik dan mentalnya, selain itu juga harus bisa mencermati kemampuan, kekuatan serta kelemahan lawan dan memiliki motto Vini Vidi Vici,” ungkap Kapolda Jateng usai melepas kontingen atlit voli kepada Jatengtime di aula Mapolda Jateng, Rabu (5/9).

Sementara itu Wakil Ketua PBVSI Jawa Tengah, Sri Puryono mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan semua atlit dengan baik. Bahkan seminggu yang lalu PBVSI Jateng mendatangkan psikolog untuk memepersiapkan mental bertanding seluruh atlit voli dan menggelar kegiatan outbond.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, pihaknya memprediksi tim voli Jateng akan mendapat medali emas, baik putra maupun putri.

“Lawan terberat volly putra adalah dari Jawa Timur dan putri dari Jawa Barat. Sedangkan untuk volly pantai lawan terberat Jateng adalah dari NTB,” ungkapnya.*

Editor : Herry Febriyanto

Ukuran Font  
Kapolda Jawa Tengah yang juga menjabat sebagai Ketua PBVSI Jawa Tengah, Irjen Pol Drs. Didiek S Triwidodo, berharap agar 32 atlit voli yang akan berlaga di PON XVIII Riau bertanding dengan penuh semangat.
Cetak

No Image SEJARAHE AKSARA JAWIWonten ing buku HA NA CA RA KA ( ingkang dipun serat bapak Slamet Riyadi) babaripun Yayasan Pustaka Nusantara Yogyakarta

No Image WARGA KELILING CARI SUMBANGAN PEDAGANG PASAR HISTERISBuntut dari kasus pembantaian sadis di desa Wonowoso Demak, membuat puluhan warga desa ini yang di pimpin kepala desa Nur Ahmad berinisiatif mencari sumbangan suka rela bagi 3 korban pembantaian

No Image WAHATIK,TKW ASAL DEMAK 2 TAHUN KERJA DI MALAYSIA TIDAK BISA PULANG KARENA PASPOR DI TAHAN AGEN NAKALPasangan Tamsir ( 57 ) dan istrinya Aslihah ( 55 ) warga Desa Kedung Mutih Rt 2/ 2 kecamatan wedung kabupaten Demak selama dua ( 2 ) tahun ini berharap cemas

No Image KOMUNITAS FACEBOOK WARGA DEMAK ( WD ) BANTU KORBAN PEMBANTAIANMendengar satu lagi korban pembantaian sadis wonowoso Demak membuat komunitas facebook warga Demak bergerak hatinya untuk ikut membantu meringankan beban bagi keluarga korban. komunitas yang di kenal dengan sebutan WD

Ads