Kamis, 27 November 2014 | 07.02 WIB
Jateng Time
Sepakbola

PSSI Rencanakan Gelar Kursus Wasit, Pelatih dan Pengawas Pertandingan

-  |  Jakarta | Jumat, 26 Oktober 2012 - 11.08 WIB | Dibaca: 839 kali
IMG-4189
ilustrasi logo PSSI.net

PERSATUAN Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) bekerjasama dengan Pengprov PSSI Banten dan Pengprov PSSI Jawa Barat, direncanakan menggelar kursus Wasit serta Kursus pelatih lisensi A, C-2 Nasional, D dan Kursus Pengawas pertandingan.

Kursus Wasit berlisensi C-2 yang digelar Pengprov Banten direncanakan digelar tanggal 2-8 Desember2012, sedangkan Kursus Pengawas pertandingan yang juga digelar atas prakarsa Pengprov Banten akan dilaksanakan tanggal 12-16 Desember 2012. Kursus Pelatih lisensi C-2 Nasional akan diselenggarakan tanggal 2-16 Desember 2012 bertempat di PUSPITEK, Tanggerang Selatan, Banten.

PSSI juga merencanakan menggelar kursus pelatih lisensi A nasional rencananya akan digelar tanggal 28 Oktober hingga 5 November 2012 bertempat di Hotel Borobudur Indah Magelang, Jawa Tengah. Peng prov PSSI Jawa Barat juga telah melaksanakan kursus pelatih lisensi D yg berlangsung sejak 18-25 Oktober 2012.*

Sumber : PSSI

Editor : Herry Febriyanto

Ukuran Font  
PSSI bekerjasama dengan Pengprov PSSI Banten dan Pengprov PSSI Jawa Barat, direncanakan menggelar kursus Wasit serta Kursus pelatih lisensi A, C-2 Nasional, D dan Kursus Pengawas pertandingan.
Cetak

No Image Armen : Masyarakat Harus Mengenal Adat Istiadat DaerahnyaSekretaris Daerah Kota Pariaman, Armen, menghimbau Masyarakat untuk memahami budaya dan adat istriadat sendiri.

No Image Bupati Ali Mukhni Serahkan Aset ke Kota PariamanDua Kepala Daerah duduk Semeja antara Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman menjadi contoh terbaik dalam serah terima aset daerah.

No Image Tingkir Lor Dikembangkan Jadi Desa WisataWisata itu identik dengan promosi dan biaya promosi itu memang tidak sedikit. Namun begitu, ternyata anggaran promosi pariwisata di Kabupaten/Kota di Jawa Tengah relatif sedikit.

No Image Potensi Ternak Sapi Potong MenjanjikanKetersediaan daging sapi lokal belum mampu memenuhi kebutuhan di dalam negeri, sehingga memacu terjadinya impor daging sapi. Hal ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mengembangkan usaha peternakan sapi potong di Indonesia.

Ads