Kamis, 23 Oktober 2014 | 13.37 WIB
Jateng Time
Pariwisata

298 Ribu Wisatawan Kunjungi Kebumen

-  |  Kebumen | Kamis, 30 Agustus 2012 - 15.10 WIB | Dibaca: 1.033 kali
IMG-1966
Pantai Suwuk, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. foto/net

Tingkat kunjungan wisatawan ke Pantai Suwuk, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah selama liburan lebaran 2012 mencapai angka 90 ribu orang. Tingginya jumlah kunjungan wisatawan tersebut, juga berdampak terhadap pencapaian pendapatan sekitar Rp. 349,8 juta.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen mengatakan, selama 10 hari liburan lebaran jumlah wisatawan yang berkunjung ke 9 objek wisata di Kebumen mencapai 298.357 orang. Jumlah ini lebih tinggi bila dibandingkan dengan tahun 2011 lalu yang mencapai 246.652 orang pengunjung.

Dari sisi pendapatan, selama liburan lebaran tahun ini pencapaian pendapatan dari seluruh objek wisata yang terdapat di Kebumen sekitar Rp. 1,37 miliar. Pendapatan tersebut lebih tinggi jika dibandingkan tahun 2011 lalu yang hanya mencapai sekitar Rp. 1,1 miliar.*

Sumber : Humas Pemkab Kebumen

Editor : Herry Febriyanto

Ukuran Font  
Selama libur lebaran tahun ini, sebanyak 298.357 orang wisatawan berkunjung ke 9 objek wiasata di Kabupaten Kebumen. Tingginya tingkat kunjungan wisatawan tersebut, berdampka terhadap pencapaian pendapatan sekitar Rp. 1,37 miliar.
Cetak

No Image Gerah Dengan Ulah Korupsi, KRPK Gelar Demonstrasi di BlitarGerah dengan ulah dugaan korupsi akhirnya warga Blitar, jawa Timur mendatangi kantor Kejaksaan negeri Blitar. para penbdemo menuntut agar pihak Kejaksaan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang ada di Kota Blitar.

No Image Paket Acara Khusus Budaya Jateng Digelar di TMIIPaket Acara Khusus budaya yang di gelar di Taman Mini Indonesia Indah merupakan kegiatan Promosi Seni Budaya, Pariwisata, Investasi serta segala potensi unggulan dari daerah Kabupaten / Kota.

No Image Walikota Semarang Fokuskan Perbaikan Infrastruktur Wilayah PerbatasanTidak hanya pusat kota saja yang menjadi perhatian Pemkot Semarang, tetapi wilayah-wilayah perbatasan juga harus dilakukan pembenahan terutama dalam hal perbaikan infrastruktur.

No Image Frekuensi Pemakaian Bahasa Jawa Semakin MenurunFrekuensi pemakaian Bahasa Jawa disadari atau tidak kini semakin turun. Salah satu penyebabnya adalah adanya kecenderungan menggunakan Bahasa Indonesia di tingkat keluarga.

Ads