Kamis, 28 Mei 2015 | 16.51 WIB
Jateng Time

Dewan Kesenian Jateng Gelar Pameran Seni Rupa

Suparningsih  |  Semarang | Senin, 19 November 2012 - 16.22 WIB | Dibaca: 498 kali
IMG-4962
Ilustrasi

MASYARAKAT Jawa Tengah sebagian besar sudah mengetahui akan apresiasi seni rupa, karena sekarang minat masyarakat untuk mendalami seni rupa sudah semakin banyak. Dan diharapkan untuk masyarakat Jawa Tengah lebih banyak tertarik akan adanya seni rupa, karena seni rupa adalah expresi kehidupan, menceritakan fenomena kehidupan yang setiap orang bisa membuatnya, dan fenomena sekarang semakin beragam.

Demikian diungkap oleh salah satu narasumber dari Semarang Contemporary Art Galery, Chris Dharmawan di Deskranada Provinsi Jateng, Senin(19/11) saat acara pameran seni rupa yang bertema, Pasar seni rupa Indonesia dalam berbagai perspektif. Menurutnya, di pasar- pasar, untuk seni rupa tetap digemari masyarakat, dan terbukti para seniman banyak yang sukses dengan hasil karya tangannya.

Seni rupa memang perlu dipertontonkan, dan yang menonton harus mendapat kenikmatan, karena seni rupa merupakan salah satu bentuk untuk berinteraksi. Perkembangan seni rupa modern sendiri sudah sangat berkembang di pasaran dunia.

Ditambahkannya, bahwa seorang seniman sebaiknya hanya berkarya, supaya tidak mengurangi konsentrasinya dalam berkarya.

“Diadakannya acara ini adalah untuk mengkondisikan Jawa Tengah, agar peran DKJT bisa lebih luas dan terkemuka. Sebagai bentuk kepedulian dari Jawa Tengah sendiri adalah dengan menggelar berbagai pameran seni lukis, yang dalam waktu dekat akan diadakan lagi di lain tempat,” ungkap Ketua penyelenggara pameran, Sri Buntoro kepada Jatengtime.**

Ukuran Font  
Seni rupa memang perlu dipertontonkan, dan yang menonton harus mendapat kenikmatan, karena seni rupa merupakan salah satu bentuk untuk berinteraksi.
Cetak

POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLING POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLINGDemak,. Lomba ini dimaksutkan untuk menumbuh kembangkan lagi siskamling di desa desa yang sekarang mulai dirasakan berkurang atau dapat dikatakan mulai tidak ada. putaran pertama penilaian oleh tim yang dipimpin AKP Sutomo berlokasi di desa Medini yang mewakili kecamatan Gajah kabupaten Demak pada hari selasa, 19/05/2015. Tim penilai tiba di desa Medini pukul 21.wib disambut [...]

No Image Selama Setahun, LGN-OTA Santuni 854 Anak Asuh-Selama tahun 2014, Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGN-OTA) Kabupaten Jepara berhasil memberikan bantuan kepada 854 anak asuh dan 25 siswa terancam putus sekolah.

No Image Mutiara Karangbolong Ditampilkan di TMII – JakartaRatusan pengunjung memadati Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, Minggu (22/3).

No Image Penurunan Nikah Dini Terganjal UU PernikahanPernikahan dini merupakan salah satu pemicu tingginya angka kematian ibu melahirkan (AKI) di Jawa Tengah

Ads