Kamis, 23 Oktober 2014 | 19.21 WIB
Jateng Time
Pariwisata

Panen Padi, Warga Tembalang Gelar Wayang Kulit

Supriyani  |  Semarang | Selasa, 6 November 2012 - 08.02 WIB | Dibaca: 474 kali
IMG-4479
Sekretaris Kecamatan Tembalang, Arifin S.Sos

SEBAGAI ungkapan rasa syukur panen padi, masyarakat Kecamatan Tembalang, Semarang, menggelar kegiatan apitan atau sedekah bumi dengan melaksanakan pagelaran wayang kulit dan pemotongan tumpeng, kemarin.

Sekretaris Kecamatan Tembalang, Arifin S.Sos mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahunnya sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas keberhasilan dalam panen padi.

“Meskipun banyak warga yang telah beralih profesi,namun acara ini tetap dilakukan untuk mengenang kebudayaan daerah,” katanya.

Diungkapkannya, alasan kenapa dipilih pagelaran wayang kulit karena wayang kulit merupakan cerminan dari sifat–sifat manusia, ada yang baik dan ada juga buruk.

“Selain itu wayang kulit juga dapat digunakan untuk sarana pembelajaran bagi anak–anak dan generasi muda, agar lebih mengenal budaya lokal dan dapat terus melestarikannya,” ungkapnya.*

Editor : HFO

Ukuran Font  
Sebagai ungkapan rasa syukur panen padi, masyarakat Kecamatan Tembalang, Semarang, menggelar kegiatan apitan atau sedekah bumi dengan melaksanakan pagelaran wayang kulit dan pemotongan tumpeng, kemarin.
Cetak

No Image Gerah Dengan Ulah Korupsi, KRPK Gelar Demonstrasi di BlitarGerah dengan ulah dugaan korupsi akhirnya warga Blitar, jawa Timur mendatangi kantor Kejaksaan negeri Blitar. para penbdemo menuntut agar pihak Kejaksaan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang ada di Kota Blitar.

No Image Paket Acara Khusus Budaya Jateng Digelar di TMIIPaket Acara Khusus budaya yang di gelar di Taman Mini Indonesia Indah merupakan kegiatan Promosi Seni Budaya, Pariwisata, Investasi serta segala potensi unggulan dari daerah Kabupaten / Kota.

No Image Walikota Semarang Fokuskan Perbaikan Infrastruktur Wilayah PerbatasanTidak hanya pusat kota saja yang menjadi perhatian Pemkot Semarang, tetapi wilayah-wilayah perbatasan juga harus dilakukan pembenahan terutama dalam hal perbaikan infrastruktur.

No Image Frekuensi Pemakaian Bahasa Jawa Semakin MenurunFrekuensi pemakaian Bahasa Jawa disadari atau tidak kini semakin turun. Salah satu penyebabnya adalah adanya kecenderungan menggunakan Bahasa Indonesia di tingkat keluarga.

Ads