Sabtu, 23 Mei 2015 | 08.11 WIB
Jateng Time
Pariwisata

Pesona Kampung Rawa Ambarawa

Imam Ikhsan  |  Semarang | Kamis, 20 Desember 2012 - 15.31 WIB | Dibaca: 3.113 kali
IMG-6218
Tampak wisatawan naik tongkang menuju rumah makan apung kampung rawa.

TEMPAT wisata kuliner yang mempunyai konsep ‘apung’ (karena memang terapung diatas kolam buatan ini) menyajikan hamparan pemandangan pematang sawah yang hijau dengan latar belakang Gunung Merbabu dan Telomoyo ini sangat menarik untuk dikunjungi.

Letaknya juga mudah di jangkau, karena berada di Jalan Lingkar Ambarawa (JLA) kilometer 3, tepatnya di Desa Bejalen Ambarawa. Selain rumah makan apung, wisatawan juga dapat menikmati kuliner lesehan yang langsung berhadapan dengan kolam pemancingannya.

Bagi para pencinta pemandangan, akan dimanjakan dengan view yang indah dan juga hamparan enceng gondok. Di dalamnya juga dilengkapi dengan wahana permainan lain seperti ATV, becak air, becak mini, jet sky, bebek air, bendi, perahu dayung serta perahu wisata.

“Rasanya kurang puas kalau berkunjung ke kampung rawa hanya menikmati kuliner saja, tanpa menikmati suasana rawa pening dengan naik perahu yang telah siap disewakan,” kata Edwin Tri Yulianto, salah satu pengunjung dari Kota Semarang. Ia bersama keluarganya sengaja berkunjung ke kampung rawa untuk menikmati musim liburan sekolah putrinya.

Dari ‘dermaga buatan’ pun perahu tempel menyusuri sebuah kanal yang tampaknya juga merupakan buatan dan menghubungkan dengan Rawa Pening sendiri. Menyusuri kanal buatan menjadi pengalaman tersendiri dan setelah mencapai Rawa Pening, keindahan dan keelokan suasananya nampak terlihat jelas.

Sekretaris paguyuban kampung rawa, Koko Qumarullah mengatakan,dengan biaya 70 ribu rupiah pengunjung dapat menikmati berkeliling Rawa Pening dengan sebuah kapal dengan motor tempel yang cukup nyaman, untuk maksimal 7 orang ditambah satu pemandu.

” Untuk wisata perahu ini, penumpang diwajibkan untuk mengenakan live vest atau pelampung pengaman yang memang disediakan sebelum naik, karena selain kenyamanan juga keamanan harus diutamakan,” kata Koko.

Pada hari Minggu, tambahnya, pengunjung bisa mencapai seribu orang. Kebanyakan pengunjung merasa puas karena pemandangan serta kolamnya adalah asli rawa pening, bukan hanya sebuah kolam buatan.*

Editor : HFO

Ukuran Font  
Tempat wisata kuliner yang mempunyai konsep ‘apung’ (karena memang terapung diatas kolam buatan ini) menyajikan hamparan pemandangan pematang sawah yang hijau dengan latar belakang Gunung Merbabu dan Telomoyo ini sangat menarik untuk dikunjungi.
Cetak

POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLING POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLINGDemak,. Lomba ini dimaksutkan untuk menumbuh kembangkan lagi siskamling di desa desa yang sekarang mulai dirasakan berkurang atau dapat dikatakan mulai tidak ada. putaran pertama penilaian oleh tim yang dipimpin AKP Sutomo berlokasi di desa Medini yang mewakili kecamatan Gajah kabupaten Demak pada hari selasa, 19/05/2015. Tim penilai tiba di desa Medini pukul 21.wib disambut [...]

No Image Selama Setahun, LGN-OTA Santuni 854 Anak Asuh-Selama tahun 2014, Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGN-OTA) Kabupaten Jepara berhasil memberikan bantuan kepada 854 anak asuh dan 25 siswa terancam putus sekolah.

No Image Mutiara Karangbolong Ditampilkan di TMII – JakartaRatusan pengunjung memadati Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, Minggu (22/3).

No Image Penurunan Nikah Dini Terganjal UU PernikahanPernikahan dini merupakan salah satu pemicu tingginya angka kematian ibu melahirkan (AKI) di Jawa Tengah

Ads