Kamis, 18 September 2014 | 00.32 WIB
Jateng Time
Pendidikan

Keluarkan Inovasi Baru, Ciptakan Mesin Pelet Ikan Apung

Suparningsih  |  Semarang | Jumat, 6 Juli 2012 - 08.06 WIB | Dibaca: 1.886 kali
IMG-519
Kepala SMK Sultan Trenggono, Lasiman Saat Menunjukkan Mesin Pembuat Pakan Ikan Pelet Hasil Ciptaan Siswanya.

Meskipun baru didirikan tahun 2010, namun Yayasan Madrasah Aliyah dan SMK Sultan Trenggono (Boarding School) yang terletak di Jl. Raya Manyaran Gunung Pati km 15, terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan berbagai inovasi baru. Salah satu inovasi yang cukup membanggakan adalah dengan menciptakan mesin pelet ikan apung.

“Mesin ini diciptakan untuk membantu pembudidaya ikan dalam mengontrol pemberian pakan,” ujar Ketua Yayasan Sultan Trenggono Ir. Fajar Ashari saat ditemui Jatengtime.com ketika membuka stand expo DP Mall, Kamis (5/7).

Dijelaskannya, pihaknya sengaja menciptakan mesin tersebut selain bisa menghasilkan pakan ikan dengan kualitas lebih baik, juga untuk membudidayakan ikan. Dari sisi hargapun, mesin tersebut lebih hemat 30% bila dibandingkan dengan harga di pasaran saat ini.

Sementara itu Kepala SMK Sultan Trenggono, Lasiman menambahkan, saat ini pihaknya masih dalam tahap pengembangan sekolah karena baru berdiri 2 tahun. “Kami ingin mengembangkan peserta didik menjadi anak yang berprestasi, mempunyai keahlian khusus dan mencetak murid yang bermoral dan bermartabat,” ujarnya.

Diungkapkannya, Yayasan Sultan Trenggono merupakan lembaga pendidikan dengan perpaduan antara kurikulum Kemendiknas dengan kurikulum Ponpes Modern Bilingual(dua bahasa), yaitu bahasa arab dan bahasa inggris. “Untuk program keahlian sendiri mencakup 3 bidang, yaitu pertanian(agro bisnis), rekayasa perangkat lunak(RPL) dan otomotif,” ungkapnya.*

Ukuran Font  
Mesin tersebut selain bisa menghasilkan pakan ikan dengan kualitas lebih baik, juga untuk membudidayakan ikan. Dari sisi hargapun, mesin tersebut lebih hemat 30% bila dibandingkan dengan harga di pasaran saat ini.
Cetak

No Image Terbilang Buruk Di Masyarakat, Sat Pol PP Perlu NegosiatorSEMARANG РCitra Satuan Pamong Praja (Satpol PP) masih terbilang buruk di masyarakat. Salah satunya diidentikkan dengan kekerasan saat melakukan penggusuran pedagang kaki lima (PKL). Imej itu harus dihapus melalui pendekatan humanis kepada warga. “Pendekatan yang lebih manusiawi ini penting. Ilmu itu perlu kita miliki, terutama teman-teman yang bertugas di Satpol PP. Nah kalau sudah dimiliki, [...]

No Image Jalur Evakuasi Pengungsi Gunung Slamet Segera DiperbaikiBupati Brebes beserta SKPD terkait,kesiapsiagaan erupsi gunung Slamet bersama Kalahar BPBD Provinsi Jawa Tengah di Posko Dawuhan, Kecamatan Sirampog, baru-baru ini.

No Image Mukhlis R Lepas Calon Jemaah Haji Kota PariamanWalikota Pariaman H. Mukhlis Rahman melepas secara resmi rombongan Jemaah Haji Kota Pariaman Tahun 1435H/2014 M di halaman balaikota Pariaman (11/9/2014.

No Image Pariaman Raih Prestasi Tingkat Nasional Bidang TransportasiKota Pariaman kembali torehkan namanya ditingkat nasional bidang tranportasi dengan meraih penghargaan Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2014 kategori lalu lintas.

Ads