Selasa, 31 Maret 2015 | 12.23 WIB
Jateng Time
Pendidikan

Keluarkan Inovasi Baru, Ciptakan Mesin Pelet Ikan Apung

Suparningsih  |  Semarang | Jumat, 6 Juli 2012 - 08.06 WIB | Dibaca: 2.474 kali
IMG-519
Kepala SMK Sultan Trenggono, Lasiman Saat Menunjukkan Mesin Pembuat Pakan Ikan Pelet Hasil Ciptaan Siswanya.

Meskipun baru didirikan tahun 2010, namun Yayasan Madrasah Aliyah dan SMK Sultan Trenggono (Boarding School) yang terletak di Jl. Raya Manyaran Gunung Pati km 15, terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan berbagai inovasi baru. Salah satu inovasi yang cukup membanggakan adalah dengan menciptakan mesin pelet ikan apung.

“Mesin ini diciptakan untuk membantu pembudidaya ikan dalam mengontrol pemberian pakan,” ujar Ketua Yayasan Sultan Trenggono Ir. Fajar Ashari saat ditemui Jatengtime.com ketika membuka stand expo DP Mall, Kamis (5/7).

Dijelaskannya, pihaknya sengaja menciptakan mesin tersebut selain bisa menghasilkan pakan ikan dengan kualitas lebih baik, juga untuk membudidayakan ikan. Dari sisi hargapun, mesin tersebut lebih hemat 30% bila dibandingkan dengan harga di pasaran saat ini.

Sementara itu Kepala SMK Sultan Trenggono, Lasiman menambahkan, saat ini pihaknya masih dalam tahap pengembangan sekolah karena baru berdiri 2 tahun. “Kami ingin mengembangkan peserta didik menjadi anak yang berprestasi, mempunyai keahlian khusus dan mencetak murid yang bermoral dan bermartabat,” ujarnya.

Diungkapkannya, Yayasan Sultan Trenggono merupakan lembaga pendidikan dengan perpaduan antara kurikulum Kemendiknas dengan kurikulum Ponpes Modern Bilingual(dua bahasa), yaitu bahasa arab dan bahasa inggris. “Untuk program keahlian sendiri mencakup 3 bidang, yaitu pertanian(agro bisnis), rekayasa perangkat lunak(RPL) dan otomotif,” ungkapnya.*

Ukuran Font  
Mesin tersebut selain bisa menghasilkan pakan ikan dengan kualitas lebih baik, juga untuk membudidayakan ikan. Dari sisi hargapun, mesin tersebut lebih hemat 30% bila dibandingkan dengan harga di pasaran saat ini.
Cetak

No Image Kapolres Demak Serahkan Kunci Rumah Korban KeebakaranBantuan ini tidak seberapa dan jauh dari cukup untuk kebutuhan korban, namun kami tetap peduli akan nasib yang dialami korban.

No Image Beri Rasa Aman, Polres Lakukan Razia RutinTempat razia ini kami usahakan selalu berpindah tempat, serta serentak di sejumlah wilayah polsek di Demak dengan waktu dan tempat yang berbeda.

No Image Wartawan Temukan Potongan Tangan Korban KebakaranKebakaran yang mengharukan yang di alami keluarga Agung Sumantri warga Desa Botosengon,Kecamatan Dempet,Kabupaten Demak harus kehilangan ke tiga buah hatinya yang masih balita yakni Fadli (10) Shinta (8) dan Juwita (3).

No Image Istri Kapolres Demak Datangi Bekas Rumah Korban KebakaranSetelah memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Agung Sumantri yang mengakibatkan korban harus kehilangan tiga anak sekaligus, istri Kapolres Demak dan rombongan berkenan melihat langsung lokasi rumah korban yang kebakaran.

Ads