Kamis, 29 Januari 2015 | 05.12 WIB
Jateng Time
Pendidikan

Keluarkan Inovasi Baru, Ciptakan Mesin Pelet Ikan Apung

Suparningsih  |  Semarang | Jumat, 6 Juli 2012 - 08.06 WIB | Dibaca: 2.267 kali
IMG-519
Kepala SMK Sultan Trenggono, Lasiman Saat Menunjukkan Mesin Pembuat Pakan Ikan Pelet Hasil Ciptaan Siswanya.

Meskipun baru didirikan tahun 2010, namun Yayasan Madrasah Aliyah dan SMK Sultan Trenggono (Boarding School) yang terletak di Jl. Raya Manyaran Gunung Pati km 15, terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dengan berbagai inovasi baru. Salah satu inovasi yang cukup membanggakan adalah dengan menciptakan mesin pelet ikan apung.

“Mesin ini diciptakan untuk membantu pembudidaya ikan dalam mengontrol pemberian pakan,” ujar Ketua Yayasan Sultan Trenggono Ir. Fajar Ashari saat ditemui Jatengtime.com ketika membuka stand expo DP Mall, Kamis (5/7).

Dijelaskannya, pihaknya sengaja menciptakan mesin tersebut selain bisa menghasilkan pakan ikan dengan kualitas lebih baik, juga untuk membudidayakan ikan. Dari sisi hargapun, mesin tersebut lebih hemat 30% bila dibandingkan dengan harga di pasaran saat ini.

Sementara itu Kepala SMK Sultan Trenggono, Lasiman menambahkan, saat ini pihaknya masih dalam tahap pengembangan sekolah karena baru berdiri 2 tahun. “Kami ingin mengembangkan peserta didik menjadi anak yang berprestasi, mempunyai keahlian khusus dan mencetak murid yang bermoral dan bermartabat,” ujarnya.

Diungkapkannya, Yayasan Sultan Trenggono merupakan lembaga pendidikan dengan perpaduan antara kurikulum Kemendiknas dengan kurikulum Ponpes Modern Bilingual(dua bahasa), yaitu bahasa arab dan bahasa inggris. “Untuk program keahlian sendiri mencakup 3 bidang, yaitu pertanian(agro bisnis), rekayasa perangkat lunak(RPL) dan otomotif,” ungkapnya.*

Ukuran Font  
Mesin tersebut selain bisa menghasilkan pakan ikan dengan kualitas lebih baik, juga untuk membudidayakan ikan. Dari sisi hargapun, mesin tersebut lebih hemat 30% bila dibandingkan dengan harga di pasaran saat ini.
Cetak

No Image Penyebaran Dokter Kandungan Tidak MerataPenyebaran dokter spesialis kandungan di Jawa Tengah dinilai Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah dr Yulianto Prabowo MKes saat ini tidak merata.

No Image Optimalkan Infrastruktur, Sukseskan RPJMD 2013-2018Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP meminta segenap SKPD fokus untuk bekerja secara sinergi mengoptimalkan penyerapan anggaran demi merealisasikan RPJMD 2013-2018.

No Image Datuk Azman Minta Tes Urin Pelaku Pembakaran SudirmanKami meminta pihak Polres Karimun untuk memeriksa tes urin terhadap pelaku karena mustahil kalau pikiran waras, bisa melakukan hal yang sadis itu

No Image Kapolda Sumbar Hari Ini ke Padang PariamanKepala Bagiah Humas Pemkab Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara, di dalam siaran persnya, mengatakan Rabu (28/1/2015) pagi ini, Kapolda Sumatera Barat dan Kapaolres Padang Pariaman, berkunjung ke ibu Kabupaten Padang Pariaman-Parit Malintang.

Ads