Rabu, 26 November 2014 | 23.01 WIB
Jateng Time
Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah

12 Jaksa Dilantik dan Diambil Sumpahnya

Suparningsih  |  Semarang | Jumat, 14 September 2012 - 07.49 WIB | Dibaca: 749 kali
IMG-2724

SEBANYAK 12 orang pejabat eselon II dan III di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, dilantik dan diambil sumpahnya, Kamis (13/9) kemarin. Pelantikan tersebut dilakukan langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Bambang Waluyo di lantai 6 Aula Gedung Kejati Jawa Tengah.

ke 12 Jaksa yang dilantik tersebut diantaranya, Isno Ihsan, SH. MM sebagai Wakil Kepala Kejati Jateng, Mukri, SH.MH sebagai Asisten Pengawasan Kejati Jateng, Widodo Basuki SH, sebagai Kepala Kejari Pati, Christina Soerya, SH sebagai Kejari Kajen, Supriati, SH. MM sebagai Kepala Kejari Mungkid, Dra. Martini SH sebagai Kepala Kejari Purbalingga, Sri Astuti Yulia, SH sebagai Kepala Kejari Banjarnegara, Hendrik Selalau, SH sebagai Kepala Kejari Boyolali, Ngadimin, SH sebagai Kepala Kejari Ambarawa, Sudirman Syarif, SH sebagai Kepala Kejari Rembang, Hasbih, SH sebagai Koordinator pada Kejati Jateng, dan Bambang Suharijadi, SH.MM sebagai Koordinator pada Kejati Jateng.

Kepala Kejati Jateng Bambang Waluyo mengatakan, saat ini dan ke depan agenda pencegahan dan pemberantasan korupsi masih menjadi prioritas penegakkan hukum, disamping tindak pidana lainnya.

Berbagai peraturan terkait penangan korupsi telah digulirkan, mulai dari Inpres No. 5 tahun 2004 tentang percepatan pemberantasan korupsi, hingga Inpres No. 17 tahun 2011 tentang aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi tahun2012.

Dirinya berharap agar semua pejabat yang dilantik bisa mengemban tugas yang baru dengan senantiasa berpegang teguh kepada sumpah jabatan yang sudah diucapkannya. Dan kepada seluruh Kajari mudah- mudahan bisa lebih meningkatkan kinerjanya dengan sungguh- sungguh.*

Editor : Herry Febriyanto

Ukuran Font  
Sebanyak 12 orang pejabat eselon II dan III di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, dilantik dan diambil sumpahnya, oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Bambang Waluyo di lantai 6 Aula Gedung Kejati Jawa Tengah, Kamis (13/9).
Cetak

No Image Armen : Masyarakat Harus Mengenal Adat Istiadat DaerahnyaSekretaris Daerah Kota Pariaman, Armen, menghimbau Masyarakat untuk memahami budaya dan adat istriadat sendiri.

No Image Bupati Ali Mukhni Serahkan Aset ke Kota PariamanDua Kepala Daerah duduk Semeja antara Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman menjadi contoh terbaik dalam serah terima aset daerah.

No Image Tingkir Lor Dikembangkan Jadi Desa WisataWisata itu identik dengan promosi dan biaya promosi itu memang tidak sedikit. Namun begitu, ternyata anggaran promosi pariwisata di Kabupaten/Kota di Jawa Tengah relatif sedikit.

No Image Potensi Ternak Sapi Potong MenjanjikanKetersediaan daging sapi lokal belum mampu memenuhi kebutuhan di dalam negeri, sehingga memacu terjadinya impor daging sapi. Hal ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mengembangkan usaha peternakan sapi potong di Indonesia.

Ads