Kamis, 2 April 2015 | 13.32 WIB
Jateng Time
Pemerintahan

Bis AKAP/AKDP Dihimbau Transit di Terminal Mangkang

Supriyani  |  Semarang | Selasa, 23 Oktober 2012 - 09.04 WIB | Dibaca: 1.177 kali
IMG-4071
Terminal Bis Mangkang Kota Semarang

PIHAK Terminal Mangkang, Kota Semarang terus berupaya menghimbau pengemudi bis AKAP dan AKDP untuk menurunkan dan menaikkan penumpang di dalam terminal.

“Banyaknya bis–bis yang tidak mau masuk atau transit di Terminal Mangkang di karenakan tengah mengejar penumpang dan setoran, maka terkadang ada bis yang tidak transit di terminal mangkang,” kata Wakil Kepala Terminal Mangkang Kota Semarang, Rochmadi kemarin.

Menurutnya, hampir semua supir mempunyai alasan yang sama yaitu mengejar penumpang. Apabila bus masuk dan transit di Terminal Mangkang, maka bus harus menunggu penumpang dahulu hingga penuh maka baru boleh jalan, hal inilah yang mengakibatkan para penumpang tidak sabar dan akhirnya pindah ke bus lain yang sudah mau berangkat.

“Sebenarnya pihak terminal mangkang sudah melakukan berbagai sosialisasi dan pemberitahuan kepada para sopir bis ini, namun karena kepentingan para sopir untuk mencari nafkah, maka pihak Terminal Mangkang Semarang pun tidak bisa berbuat banyak,” ungkapnya.*

Editor : Herry Febriyanto

Ukuran Font  
Pihak Terminal Mangkang, Kota Semarang terus berupaya menghimbau pengemudi bis AKAP dan AKDP untuk menurunkan dan menaikkan penumpang di dalam terminal.
Cetak

No Image Kapolres Demak Serahkan Kunci Rumah Korban KeebakaranBantuan ini tidak seberapa dan jauh dari cukup untuk kebutuhan korban, namun kami tetap peduli akan nasib yang dialami korban.

No Image Beri Rasa Aman, Polres Lakukan Razia RutinTempat razia ini kami usahakan selalu berpindah tempat, serta serentak di sejumlah wilayah polsek di Demak dengan waktu dan tempat yang berbeda.

No Image Wartawan Temukan Potongan Tangan Korban KebakaranKebakaran yang mengharukan yang di alami keluarga Agung Sumantri warga Desa Botosengon,Kecamatan Dempet,Kabupaten Demak harus kehilangan ke tiga buah hatinya yang masih balita yakni Fadli (10) Shinta (8) dan Juwita (3).

No Image Istri Kapolres Demak Datangi Bekas Rumah Korban KebakaranSetelah memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Agung Sumantri yang mengakibatkan korban harus kehilangan tiga anak sekaligus, istri Kapolres Demak dan rombongan berkenan melihat langsung lokasi rumah korban yang kebakaran.

Ads