Jumat, 24 Oktober 2014 | 13.58 WIB
Jateng Time

Kel Bulu Stalan Gelar Pasar Murah di Bulan Ramadhan

Supriyani  |  Semarang | Senin, 30 Juli 2012 - 17.08 WIB | Dibaca: 512 kali
IMG-1231

Setiap datangnya bulan suci ramadhan, seluruh warga di Kelurahan Bulu Stalan, Kecamatan Semarang Selatan selalu menyisihka hartanya berupa pakaian yang masih bagus namun tidak terpakai.

Menurut Lurah Bulu Stalan Sri Suhartini, nantinya pakaian yang tidak terpakai tersebut akan dijual di pasar murah yang di adakan sendiri oleh pihak kelurahan bersama warga. Dimana hasilnya nanti akan disumbangkan untuk anak yatim piatu.

“Untuk pelaksanaan pasar murah kita bekerjasama dengan salah satu toko swalayan,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (30/7).

Selain menggelar pasar murah di bulan ramadhan, setiap hari Jumat seluruh pegawai di Kelurahan Bulu Stalan menggelar pengajian dan memberikan santunan bagi anak yatim piatu berupa nasi bungkus dan lainnya yang dananya bersumber dari ibu-ivu pengajian

“Kami juga akan menggelar kegiatan tabur bunga di taman makam pahlawan tak dikenal, memperingati HUT Kemerdekaan RI nanti,” ungkapnya.*

Ukuran Font  
Selain menggelar pasar murah di bulan ramadhan, setiap hari Jumat seluruh pegawai di Kelurahan Bulu Stalan menggelar pengajian dan memberikan santunan bagi anak yatim piatu
Cetak

No Image Gerah Dengan Ulah Korupsi, KRPK Gelar Demonstrasi di BlitarGerah dengan ulah dugaan korupsi akhirnya warga Blitar, jawa Timur mendatangi kantor Kejaksaan negeri Blitar. para penbdemo menuntut agar pihak Kejaksaan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang ada di Kota Blitar.

No Image Paket Acara Khusus Budaya Jateng Digelar di TMIIPaket Acara Khusus budaya yang di gelar di Taman Mini Indonesia Indah merupakan kegiatan Promosi Seni Budaya, Pariwisata, Investasi serta segala potensi unggulan dari daerah Kabupaten / Kota.

No Image Walikota Semarang Fokuskan Perbaikan Infrastruktur Wilayah PerbatasanTidak hanya pusat kota saja yang menjadi perhatian Pemkot Semarang, tetapi wilayah-wilayah perbatasan juga harus dilakukan pembenahan terutama dalam hal perbaikan infrastruktur.

No Image Frekuensi Pemakaian Bahasa Jawa Semakin MenurunFrekuensi pemakaian Bahasa Jawa disadari atau tidak kini semakin turun. Salah satu penyebabnya adalah adanya kecenderungan menggunakan Bahasa Indonesia di tingkat keluarga.

Ads