Kamis, 2 Juli 2015 | 07.56 WIB
Jateng Time

Pemkab Boyolali Ajukan PProgram Bedah Kampung

-  |  Boyolali | Senin, 12 November 2012 - 15.18 WIB | Dibaca: 604 kali
IMG-4720

DALAM upaya meneingkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Pemkab Boyolali, melalui Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinsosnakertrans), merencanakan ajukan bantuan dana melalui program bedah kampung tahun 2013 mendatang.

Program ini nantinya merupakan program terintegrasi yang meliputi bantuan Rumah Tak Layak Huni (RTLH), bantuan sarana lingkungan (sarling), bantuan sembako serta bantuan kelompok usaha bersama (kube).

Kepala Bidang Sosial DinsosnakertransKab. Boyolali, Sucipto, mengemukakan program tersebut nantinya dipusatkan di satu lokasi, yaitu satu dukuh atau kampung. “Tujuan utama program ini nantinya diharapkan bisa meningkatkan taraf perekonomian sekaligus bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin di Boyolali,” ungkap Sucipto kepada wartawan di Boyolali,baru-baru ini.

Untuk tahun ini, ada 30 rumah warga dari total sebanyak 158 rumah warga yang diajukan Pemkab kepada Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Sebanyak 30 rumah tersebut milik sejumlah warga di Desa Tawangsari, Kecamatan Teras. Masing-masing pemilik rumah memperoleh bantuan stimulan untuk merehab rumahnya senilai Rp10 juta.

“Kami mengajukan 158 rumah untuk mendapatkan bantuan dana rehab. Namun tahun ini baru ada realisasinya 30 rumah,” jelasnya.

Permohonan bantuan dana bagi warga tak mampu melalui program RTLH tersebut, lebih lanjut dijelaskan Sucipto, diajukan awal tahun 2012 lalu. Pengajuan proposal oleh masyarakat Tawangsari, Teras, disampaikan kepada Dinsosnakertrans Boyolali, kemudian diajukan kepada Dinsosnakertrans Propinsi Jateng dan diteruskan kepada Kemensos RI. “Pengajuan proposal tersebut ditindaklanjuti pemerintah pusat dengan melakukan cek atau survei, klarifikasi dan pemantapan ke lapangan. Akhirnya sebagai uji coba, Boyolali mendapakan bantuan dana RTLH untuk 30 rumah,” terangnya.

Lebih lanjut Sucipto mengatakan jika nantinya pengelolaan bantuan RTLH dinilai baik dan tepat sasaran, kemungkinan proposal dengan total jumlah rumah yang diajukan sebanyak 156 rumah itu itu bisa direalisasikan 2013 mendatang.**

Sumber: boyolalikab.go.id/humas/jglo

Ukuran Font  
Program ini nantinya merupakan program terintegrasi yang meliputi bantuan Rumah Tak Layak Huni (RTLH), bantuan sarana lingkungan (sarling), bantuan sembako serta bantuan kelompok usaha bersama (kube).
Cetak

POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLING POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLINGDemak,. Lomba ini dimaksutkan untuk menumbuh kembangkan lagi siskamling di desa desa yang sekarang mulai dirasakan berkurang atau dapat dikatakan mulai tidak ada. putaran pertama penilaian oleh tim yang dipimpin AKP Sutomo berlokasi di desa Medini yang mewakili kecamatan Gajah kabupaten Demak pada hari selasa, 19/05/2015. Tim penilai tiba di desa Medini pukul 21.wib disambut [...]

No Image Selama Setahun, LGN-OTA Santuni 854 Anak Asuh-Selama tahun 2014, Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGN-OTA) Kabupaten Jepara berhasil memberikan bantuan kepada 854 anak asuh dan 25 siswa terancam putus sekolah.

No Image Mutiara Karangbolong Ditampilkan di TMII – JakartaRatusan pengunjung memadati Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, Minggu (22/3).

No Image Penurunan Nikah Dini Terganjal UU PernikahanPernikahan dini merupakan salah satu pemicu tingginya angka kematian ibu melahirkan (AKI) di Jawa Tengah

Ads