Senin, 27 April 2015 | 08.46 WIB
Jateng Time
Tekhnologi

Perbaiki Pelayanan, BKPM Pusat Luncurkan Online Tracking System

-  |  Sragen | Sabtu, 24 November 2012 - 11.28 WIB | Dibaca: 477 kali
IMG-5198
foto/humas

GUNA memberikan pelayanan prima penanaman modal dan mendukung keterbukaan informasi kepada publik, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat menggelar Rakor monitoring dan evaluasi PTSP se Provinsi Jawa Tengah, di Ruang Sukowati Setda Sragen, beberapa waktu lalu.

Kabid Pengolahan Data dan Pusdatin BKPM, Siti Romayah mengatakan, BKPM Pusat saat ini telah membuat sistem yang dinamakan Online Tracking System. Melalui system tersebut, secara transparan investor akan mendapatkan kepastian mengenai proses penerbitan perizinan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat dan Daerah serta memonitor proses perizinan Penanaman Modal dari tahap registrasi hingga saat produk izin siap untuk diambil oleh investor.

“Online Tracking System merupakan bagian dari system pelayanan informasi dan perizinan investasi secara eletronik (SPIPISE). Seluruh data perizinan yang diajukan oleh oleh investor terekam dalam database SPIPISE sehingga investor dapat melacak posisi dan status permohonan perizinannnya,” katanya.

Menurutnya, saat ini layanan online tracking system telah digunakan oleh investor yang melakukan permohonan perizinn di PTSP BKPM. Ke depannya, system ini akan dapat digunakan oleh seluruh investor yang mengurus perizinan di PTSP Provinsi dan Kabupaten Kota seluruh Indonesia.

Sementara itu Kabid Pelayanan Perijinan Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Jateng, Didik Subiantoro mengatakan, bahwa di Provinsi Jateng saat ini masih dihadapkan dengan 3 persoalan. Yaitu tingginya angka kemiskinan, besarnya jumlah pengangguran, dan terbatasnya lapangan pekerjaan.

”Salah satu usaha yang ditempuh untuk memecahkan persoalan tersebut adalah mendorong tumbuh kembangnya investasi di provinsi Jateng. Kalau investasi berkembang, akan mampu membuka lapangan kerja, pendapatan daerah serta meningkatkan daya beli dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dijelaskannya, untuk memacu pertumbuhan ekonomi Jateng 6,25–6,75 % pada tahun 2012 ini, diperlukan investasi sebesar Rp. 110 trilyun. Sedangkan realisai investasi sampai dengan smester I/2012 mencapai Rp. 64,16 Trilyun yang bersumber dari investasi swasta, pemerintah, masyarakat dan ivestasi lembaga keuangan.

Dalam rakor di Sragen ini, Pusdatin BKPM menyerahkan bantuan peralatan SPIPISE kepada lima penyelenggara PTSP di Jawa Tengah, yakni Kabupaten Brebes, Blora, Pekalongan, Jepara dan Kota Salatiga.*

Sumber : Humas Pemkab Sragen

Editor : HFO

Ukuran Font  
GUNA memberikan pelayanan prima penanaman modal dan mendukung keterbukaan informasi kepada publik, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat menggelar Rakor monitoring dan evaluasi PTSP se Provinsi Jawa Tengah, di Ruang Sukowati Setda Sragen, beberapa waktu lalu. Kabid Pengolahan Data dan Pusdatin BKPM, Siti Romayah mengatakan, BKPM Pusat saat ini telah membuat sistem yang dinamakan Online Tracking [...]
Cetak

No Image Kapolres Demak Serahkan Kunci Rumah Korban KeebakaranBantuan ini tidak seberapa dan jauh dari cukup untuk kebutuhan korban, namun kami tetap peduli akan nasib yang dialami korban.

No Image Beri Rasa Aman, Polres Lakukan Razia RutinTempat razia ini kami usahakan selalu berpindah tempat, serta serentak di sejumlah wilayah polsek di Demak dengan waktu dan tempat yang berbeda.

No Image Wartawan Temukan Potongan Tangan Korban KebakaranKebakaran yang mengharukan yang di alami keluarga Agung Sumantri warga Desa Botosengon,Kecamatan Dempet,Kabupaten Demak harus kehilangan ke tiga buah hatinya yang masih balita yakni Fadli (10) Shinta (8) dan Juwita (3).

No Image Istri Kapolres Demak Datangi Bekas Rumah Korban KebakaranSetelah memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Agung Sumantri yang mengakibatkan korban harus kehilangan tiga anak sekaligus, istri Kapolres Demak dan rombongan berkenan melihat langsung lokasi rumah korban yang kebakaran.

Ads