Kamis, 2 Juli 2015 | 06.11 WIB
Jateng Time
Tekhnologi

Perbaiki Pelayanan, BKPM Pusat Luncurkan Online Tracking System

-  |  Sragen | Sabtu, 24 November 2012 - 11.28 WIB | Dibaca: 499 kali
IMG-5198
foto/humas

GUNA memberikan pelayanan prima penanaman modal dan mendukung keterbukaan informasi kepada publik, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat menggelar Rakor monitoring dan evaluasi PTSP se Provinsi Jawa Tengah, di Ruang Sukowati Setda Sragen, beberapa waktu lalu.

Kabid Pengolahan Data dan Pusdatin BKPM, Siti Romayah mengatakan, BKPM Pusat saat ini telah membuat sistem yang dinamakan Online Tracking System. Melalui system tersebut, secara transparan investor akan mendapatkan kepastian mengenai proses penerbitan perizinan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat dan Daerah serta memonitor proses perizinan Penanaman Modal dari tahap registrasi hingga saat produk izin siap untuk diambil oleh investor.

“Online Tracking System merupakan bagian dari system pelayanan informasi dan perizinan investasi secara eletronik (SPIPISE). Seluruh data perizinan yang diajukan oleh oleh investor terekam dalam database SPIPISE sehingga investor dapat melacak posisi dan status permohonan perizinannnya,” katanya.

Menurutnya, saat ini layanan online tracking system telah digunakan oleh investor yang melakukan permohonan perizinn di PTSP BKPM. Ke depannya, system ini akan dapat digunakan oleh seluruh investor yang mengurus perizinan di PTSP Provinsi dan Kabupaten Kota seluruh Indonesia.

Sementara itu Kabid Pelayanan Perijinan Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Jateng, Didik Subiantoro mengatakan, bahwa di Provinsi Jateng saat ini masih dihadapkan dengan 3 persoalan. Yaitu tingginya angka kemiskinan, besarnya jumlah pengangguran, dan terbatasnya lapangan pekerjaan.

”Salah satu usaha yang ditempuh untuk memecahkan persoalan tersebut adalah mendorong tumbuh kembangnya investasi di provinsi Jateng. Kalau investasi berkembang, akan mampu membuka lapangan kerja, pendapatan daerah serta meningkatkan daya beli dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dijelaskannya, untuk memacu pertumbuhan ekonomi Jateng 6,25–6,75 % pada tahun 2012 ini, diperlukan investasi sebesar Rp. 110 trilyun. Sedangkan realisai investasi sampai dengan smester I/2012 mencapai Rp. 64,16 Trilyun yang bersumber dari investasi swasta, pemerintah, masyarakat dan ivestasi lembaga keuangan.

Dalam rakor di Sragen ini, Pusdatin BKPM menyerahkan bantuan peralatan SPIPISE kepada lima penyelenggara PTSP di Jawa Tengah, yakni Kabupaten Brebes, Blora, Pekalongan, Jepara dan Kota Salatiga.*

Sumber : Humas Pemkab Sragen

Editor : HFO

Ukuran Font  
GUNA memberikan pelayanan prima penanaman modal dan mendukung keterbukaan informasi kepada publik, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat menggelar Rakor monitoring dan evaluasi PTSP se Provinsi Jawa Tengah, di Ruang Sukowati Setda Sragen, beberapa waktu lalu. Kabid Pengolahan Data dan Pusdatin BKPM, Siti Romayah mengatakan, BKPM Pusat saat ini telah membuat sistem yang dinamakan Online Tracking [...]
Cetak

POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLING POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLINGDemak,. Lomba ini dimaksutkan untuk menumbuh kembangkan lagi siskamling di desa desa yang sekarang mulai dirasakan berkurang atau dapat dikatakan mulai tidak ada. putaran pertama penilaian oleh tim yang dipimpin AKP Sutomo berlokasi di desa Medini yang mewakili kecamatan Gajah kabupaten Demak pada hari selasa, 19/05/2015. Tim penilai tiba di desa Medini pukul 21.wib disambut [...]

No Image Selama Setahun, LGN-OTA Santuni 854 Anak Asuh-Selama tahun 2014, Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGN-OTA) Kabupaten Jepara berhasil memberikan bantuan kepada 854 anak asuh dan 25 siswa terancam putus sekolah.

No Image Mutiara Karangbolong Ditampilkan di TMII – JakartaRatusan pengunjung memadati Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, Minggu (22/3).

No Image Penurunan Nikah Dini Terganjal UU PernikahanPernikahan dini merupakan salah satu pemicu tingginya angka kematian ibu melahirkan (AKI) di Jawa Tengah

Ads