Jumat, 24 Oktober 2014 | 23.51 WIB
Jateng Time
Tekhnologi

Pilkades Boyolali 2013 Akan Gunakan Sistem e-voting

-  |  Boyolali | Rabu, 3 Oktober 2012 - 13.53 WIB | Dibaca: 903 kali
IMG-3533
foto/dok/humas

PELAKSANAAN Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Boyolali tahun 2013 akan berbeda, pasalnya Pemkab Boyolali berencana melakukan uji coba e-voting dengan sistem layar sentuh di lima desa yang dipilih sebagai uji coba sistem tersebut.

Menurut Kasubag Aparatur Pemerintah Desa Bapemdes Kabupaten. Boyolali, Dwi Sundarto, penerapan sistem e-voting tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kepercayan masyarakat terhadap hasil penghitungan Pilkades. Dimana nantinya dalam melaksanakan sistem baru tersebut berkejsama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jakarta.

“Dalam waktu dekat akan ada MoU antara Bupati dengan BPPT terkait masalah kerja sama tersebut,” katanya baru-baru ini.

Sementara itu lima desa yang akan dijadikan sebagai uji coba sistem e-voting, antara lain Desa Kebonbimo, Desa Bangsalan, Desa Metuk, Desa Pagerjurang dan Desa Candi.*

Sumber : Humas Kabupaten Boyolali

Editor : Herry Febriyanto

Ukuran Font  
Pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Boyolali tahun 2013 akan berbeda, pasalnya Pemkab Boyolali berencana melakukan uji coba e-voting dengan sistem layar sentuh di lima desa yang dipilih sebagai uji coba sistem tersebut.
Cetak

No Image Gerah Dengan Ulah Korupsi, KRPK Gelar Demonstrasi di BlitarGerah dengan ulah dugaan korupsi akhirnya warga Blitar, jawa Timur mendatangi kantor Kejaksaan negeri Blitar. para penbdemo menuntut agar pihak Kejaksaan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang ada di Kota Blitar.

No Image Paket Acara Khusus Budaya Jateng Digelar di TMIIPaket Acara Khusus budaya yang di gelar di Taman Mini Indonesia Indah merupakan kegiatan Promosi Seni Budaya, Pariwisata, Investasi serta segala potensi unggulan dari daerah Kabupaten / Kota.

No Image Walikota Semarang Fokuskan Perbaikan Infrastruktur Wilayah PerbatasanTidak hanya pusat kota saja yang menjadi perhatian Pemkot Semarang, tetapi wilayah-wilayah perbatasan juga harus dilakukan pembenahan terutama dalam hal perbaikan infrastruktur.

No Image Frekuensi Pemakaian Bahasa Jawa Semakin MenurunFrekuensi pemakaian Bahasa Jawa disadari atau tidak kini semakin turun. Salah satu penyebabnya adalah adanya kecenderungan menggunakan Bahasa Indonesia di tingkat keluarga.

Ads