Jumat, 19 September 2014 | 08.45 WIB
Jateng Time
Tekhnologi

Pilkades Boyolali 2013 Akan Gunakan Sistem e-voting

-  |  Boyolali | Rabu, 3 Oktober 2012 - 13.53 WIB | Dibaca: 875 kali
IMG-3533
foto/dok/humas

PELAKSANAAN Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Boyolali tahun 2013 akan berbeda, pasalnya Pemkab Boyolali berencana melakukan uji coba e-voting dengan sistem layar sentuh di lima desa yang dipilih sebagai uji coba sistem tersebut.

Menurut Kasubag Aparatur Pemerintah Desa Bapemdes Kabupaten. Boyolali, Dwi Sundarto, penerapan sistem e-voting tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kepercayan masyarakat terhadap hasil penghitungan Pilkades. Dimana nantinya dalam melaksanakan sistem baru tersebut berkejsama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jakarta.

“Dalam waktu dekat akan ada MoU antara Bupati dengan BPPT terkait masalah kerja sama tersebut,” katanya baru-baru ini.

Sementara itu lima desa yang akan dijadikan sebagai uji coba sistem e-voting, antara lain Desa Kebonbimo, Desa Bangsalan, Desa Metuk, Desa Pagerjurang dan Desa Candi.*

Sumber : Humas Kabupaten Boyolali

Editor : Herry Febriyanto

Ukuran Font  
Pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Boyolali tahun 2013 akan berbeda, pasalnya Pemkab Boyolali berencana melakukan uji coba e-voting dengan sistem layar sentuh di lima desa yang dipilih sebagai uji coba sistem tersebut.
Cetak

No Image Gubernur Dorong Bangun Embung untuk Atasi Kekeringan di SalatigaAir bersih ini merupakan langkah paling cepat yang bisa dilakukan untuk mengatasi kekeringan yang dialami warga Desa Kumpulrejo Kota Salatiga.

No Image Jadilah Pemimpin dan Penggerak PerubahanKepala Inspektorat Provinsi Jawa Tengah Drs Kunto Nugroho HP MSi mengatakan tujuan dari kegiatan ToT tersebut adalah untuk membangun pola pikir, komitmen bersama, jiwa korsa, integritas, manajemen, implementasi kebijakan, dan budaya baru di Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah.

No Image Kepribadian Berbudaya Dapat Dukung EkonomiMewujudkan kemandirian ekonomi dapat dibangun melalui kepribadian bangsa dalam berbudaya, karena banyak budaya masyarakat yang muaranya terkait pada bidang ekonomi.

No Image Terbilang Buruk Di Masyarakat, Sat Pol PP Perlu NegosiatorSEMARANG РCitra Satuan Pamong Praja (Satpol PP) masih terbilang buruk di masyarakat. Salah satunya diidentikkan dengan kekerasan saat melakukan penggusuran pedagang kaki lima (PKL). Imej itu harus dihapus melalui pendekatan humanis kepada warga. “Pendekatan yang lebih manusiawi ini penting. Ilmu itu perlu kita miliki, terutama teman-teman yang bertugas di Satpol PP. Nah kalau sudah dimiliki, [...]

Ads