Selasa, 4 Agustus 2015 | 12.20 WIB
Jateng Time
Ekonomi

Alokasi Raskin di Eks Keresidenan Pati Tahun 2013 Turun

-  |  Pati | Sabtu, 26 Januari 2013 - 13.05 WIB | Dibaca: 461 kali
IMG-8060
ilustrasi Raskin.net

ALOKASI beras untuk masyarakat miskin (raskin) di eks-Keresidenan Pati tahun 2013 mengalami penurunan, dibanding dengan alokasi raskin tahun 2012 kata Kasi Pelayanan Publik Perum Bulog sub-Divre II Pati Suyoko.

“Alokasi raskin per bulan pada tahun 2013 hanya 5,56 juta kilogram, sedangkan tahun 2012 lebih dari jumlah tersebut,” ujarnya Sabtu (26/1).

Dirinya memperkirakan, penurunan alokasi raskin tahun ini mencapai belasan persen dibanding alokasi raskin total selama 2012. Terkait dengan penurunan alokasi raskin tahun ini, akan dilakukan rapat sekaligus sosialisasi alokasi raskin tahun 2013 dengan sejumlah daerah di Kantor Badan Koordinasi Wilayah Pati pekan depan.

“Sedangkan proses distribusi raskin ke masing-masing daerah, diperkirakan mendekati bulan Februari 2013 atau dirangkap pada bulan yang sama,” ujarnya.

Menurutnya, masing-masing daerah memiliki kesempatan untuk mensosialisasikan alokasi raskin terbaru yang mengalami penurunan cukup besar dibanding tahun lalu.

Berdasarkan data Perum Bulog Pati, alokasi raskin untuk periode Januari-Mei 2012 untuk lima kabupaten totalnya sebanyak 6.020,07 ton per bulan untuk 401.338 rumah tangga sasaran (RTS), sedangkan periode Juni-Desember 2012 sebanyak 6.647,77 ton untuk 443.185 RTS.

Sedangkan alokasi tahun 2013 per bulan sebanyak 5.560,8 ton per bulan dengan jumlah penerima sekitar 273.721 RTS yang tersebar di lima kabupaten.

Kelima kabupaten tersebut, yakni Kabupaten Pati, Kudus, Jepara, Rembang, dan Blora dengan jumlah penerima bervariasi.** (Ant/hfo)

Ukuran Font  
Alokasi raskin per bulan pada tahun 2013 hanya 5,56 juta kilogram, sedangkan tahun 2012 lebih dari jumlah tersebut.
Cetak

No Image SEJARAHE AKSARA JAWIWonten ing buku HA NA CA RA KA ( ingkang dipun serat bapak Slamet Riyadi) babaripun Yayasan Pustaka Nusantara Yogyakarta

No Image WARGA KELILING CARI SUMBANGAN PEDAGANG PASAR HISTERISBuntut dari kasus pembantaian sadis di desa Wonowoso Demak, membuat puluhan warga desa ini yang di pimpin kepala desa Nur Ahmad berinisiatif mencari sumbangan suka rela bagi 3 korban pembantaian

No Image WAHATIK,TKW ASAL DEMAK 2 TAHUN KERJA DI MALAYSIA TIDAK BISA PULANG KARENA PASPOR DI TAHAN AGEN NAKALPasangan Tamsir ( 57 ) dan istrinya Aslihah ( 55 ) warga Desa Kedung Mutih Rt 2/ 2 kecamatan wedung kabupaten Demak selama dua ( 2 ) tahun ini berharap cemas

No Image KOMUNITAS FACEBOOK WARGA DEMAK ( WD ) BANTU KORBAN PEMBANTAIANMendengar satu lagi korban pembantaian sadis wonowoso Demak membuat komunitas facebook warga Demak bergerak hatinya untuk ikut membantu meringankan beban bagi keluarga korban. komunitas yang di kenal dengan sebutan WD

Ads