Selasa, 21 Oktober 2014 | 00.53 WIB
Jateng Time
Ekonomi

Alokasi Raskin di Eks Keresidenan Pati Tahun 2013 Turun

-  |  Pati | Sabtu, 26 Januari 2013 - 13.05 WIB | Dibaca: 351 kali
IMG-8060
ilustrasi Raskin.net

ALOKASI beras untuk masyarakat miskin (raskin) di eks-Keresidenan Pati tahun 2013 mengalami penurunan, dibanding dengan alokasi raskin tahun 2012 kata Kasi Pelayanan Publik Perum Bulog sub-Divre II Pati Suyoko.

“Alokasi raskin per bulan pada tahun 2013 hanya 5,56 juta kilogram, sedangkan tahun 2012 lebih dari jumlah tersebut,” ujarnya Sabtu (26/1).

Dirinya memperkirakan, penurunan alokasi raskin tahun ini mencapai belasan persen dibanding alokasi raskin total selama 2012. Terkait dengan penurunan alokasi raskin tahun ini, akan dilakukan rapat sekaligus sosialisasi alokasi raskin tahun 2013 dengan sejumlah daerah di Kantor Badan Koordinasi Wilayah Pati pekan depan.

“Sedangkan proses distribusi raskin ke masing-masing daerah, diperkirakan mendekati bulan Februari 2013 atau dirangkap pada bulan yang sama,” ujarnya.

Menurutnya, masing-masing daerah memiliki kesempatan untuk mensosialisasikan alokasi raskin terbaru yang mengalami penurunan cukup besar dibanding tahun lalu.

Berdasarkan data Perum Bulog Pati, alokasi raskin untuk periode Januari-Mei 2012 untuk lima kabupaten totalnya sebanyak 6.020,07 ton per bulan untuk 401.338 rumah tangga sasaran (RTS), sedangkan periode Juni-Desember 2012 sebanyak 6.647,77 ton untuk 443.185 RTS.

Sedangkan alokasi tahun 2013 per bulan sebanyak 5.560,8 ton per bulan dengan jumlah penerima sekitar 273.721 RTS yang tersebar di lima kabupaten.

Kelima kabupaten tersebut, yakni Kabupaten Pati, Kudus, Jepara, Rembang, dan Blora dengan jumlah penerima bervariasi.** (Ant/hfo)

Ukuran Font  
Alokasi raskin per bulan pada tahun 2013 hanya 5,56 juta kilogram, sedangkan tahun 2012 lebih dari jumlah tersebut.
Cetak

No Image Nelayan Pulolampes Bulakamba Berharap Suntikan DanaPuluhan nelayan Pulolampes Kecamatan Bulakamba berharap kepada Bupati Brebes untuk memberikan suntikan dana untuk aktivitas kerjanya. Pasalnya, selama ini dana yang dia dapatkan dari para rentenir.

No Image Dies Natalis, Undip Usung Konsep Otonomi dalam HarmoniUniversitas Diponegoro (Undip) segera berubah status dari Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara (BHMN) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH).

No Image Polres Demak Berhasil Tangkap 12 PenjudiDalam rentang waktu dua bulan terakhir, jajaran Polres Demak yang dipimpin Ajun Komisari Besar Polisi (AKBP) R.Setijo Nugroho Hasto berhasil mengungkap dan menangkap 12 pelaku perjudian di wilayah hukumnya.

No Image Perceraian Picu Perkembangan Trafficking di JabarTingginya angka perceraian di beberapa kabupaten/kota di Jabar ternyata memicu perkembangan trafficking (perdagangan manusia).

Ads