Minggu, 29 Maret 2015 | 13.05 WIB
Jateng Time
Ekonomi

Harga Beras di Solo Naik

-  |  Solo | Rabu, 9 Januari 2013 - 11.05 WIB | Dibaca: 498 kali
IMG-7192
ilustrasi.net

HARGA beras di Kota Solo, Jawa Tengah pada musim penghujan ini naik antara Rp.200-Rp.500 per kilogram.

“Kenaikan harga beras yang terjadi karena harga pasokan dari sentra beras juga sudah naik, selain tingginya curah hujan menyebabkan petani kewalahan dalam proses pengeringan gabah,” kata Listyowati, pedagang besar beras di kawasan Pasar Legi, Solo, Rabu (9/1)

Listyowati mengatakan jenis beras kualitas rendah harganya sekitar Rp. 6.700,- per kilogram, sedang untuk C4 kualitas biasa berkisar Rp. 7.000,- hingga Rp. 7.500,- per kilogram, dan untuk jenis C4 kualitas super dan Menthik berkisar Rp. 8.500,- hingga Rp. 9.000,- per kilogram.

“Harga tersebut adalah harga distributor, sedang harga untuk konsumen tentu saja lebih tinggi namun kenaikan harga hampir sama, dalam kisaran Rp 200,- hingga Rp 500,- per kilogram,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Ali yang merupakan pedagang beras Pasar Legi, Solo, bahwa kenaikan harga beras sekarang ini salah satunya dipengaruhi oleh faktor musim yakni musim penghujan.

Ia mengatakan bahwa harga dari distributor memang sudah naik sejak pertengahan Desember 2012 lalu. Kenaikan kembali terjadi sehari jelang Tahun Baru 2013, seiring tingginya curah hujan.

“Sejak curah hujan tinggi, bahkan ditambah lagi di beberapa daerah penghasil beras di sekitar kota Solo terkena musibah banjir, harga beraspun mengalami kenaikan,” kata Ali.** (Ant/hfo)

Ukuran Font  
Kenaikan harga beras yang terjadi karena harga pasokan dari sentra beras juga sudah naik, selain tingginya curah hujan menyebabkan petani kewalahan dalam proses pengeringan gabah
Cetak

No Image Kapolres Demak Serahkan Kunci Rumah Korban KeebakaranBantuan ini tidak seberapa dan jauh dari cukup untuk kebutuhan korban, namun kami tetap peduli akan nasib yang dialami korban.

No Image Beri Rasa Aman, Polres Lakukan Razia RutinTempat razia ini kami usahakan selalu berpindah tempat, serta serentak di sejumlah wilayah polsek di Demak dengan waktu dan tempat yang berbeda.

No Image Wartawan Temukan Potongan Tangan Korban KebakaranKebakaran yang mengharukan yang di alami keluarga Agung Sumantri warga Desa Botosengon,Kecamatan Dempet,Kabupaten Demak harus kehilangan ke tiga buah hatinya yang masih balita yakni Fadli (10) Shinta (8) dan Juwita (3).

No Image Istri Kapolres Demak Datangi Bekas Rumah Korban KebakaranSetelah memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Agung Sumantri yang mengakibatkan korban harus kehilangan tiga anak sekaligus, istri Kapolres Demak dan rombongan berkenan melihat langsung lokasi rumah korban yang kebakaran.

Ads