Selasa, 4 Agustus 2015 | 12.19 WIB
Jateng Time
Ekonomi

Harga Beras di Solo Naik

-  |  Solo | Rabu, 9 Januari 2013 - 11.05 WIB | Dibaca: 524 kali
IMG-7192
ilustrasi.net

HARGA beras di Kota Solo, Jawa Tengah pada musim penghujan ini naik antara Rp.200-Rp.500 per kilogram.

“Kenaikan harga beras yang terjadi karena harga pasokan dari sentra beras juga sudah naik, selain tingginya curah hujan menyebabkan petani kewalahan dalam proses pengeringan gabah,” kata Listyowati, pedagang besar beras di kawasan Pasar Legi, Solo, Rabu (9/1)

Listyowati mengatakan jenis beras kualitas rendah harganya sekitar Rp. 6.700,- per kilogram, sedang untuk C4 kualitas biasa berkisar Rp. 7.000,- hingga Rp. 7.500,- per kilogram, dan untuk jenis C4 kualitas super dan Menthik berkisar Rp. 8.500,- hingga Rp. 9.000,- per kilogram.

“Harga tersebut adalah harga distributor, sedang harga untuk konsumen tentu saja lebih tinggi namun kenaikan harga hampir sama, dalam kisaran Rp 200,- hingga Rp 500,- per kilogram,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Ali yang merupakan pedagang beras Pasar Legi, Solo, bahwa kenaikan harga beras sekarang ini salah satunya dipengaruhi oleh faktor musim yakni musim penghujan.

Ia mengatakan bahwa harga dari distributor memang sudah naik sejak pertengahan Desember 2012 lalu. Kenaikan kembali terjadi sehari jelang Tahun Baru 2013, seiring tingginya curah hujan.

“Sejak curah hujan tinggi, bahkan ditambah lagi di beberapa daerah penghasil beras di sekitar kota Solo terkena musibah banjir, harga beraspun mengalami kenaikan,” kata Ali.** (Ant/hfo)

Ukuran Font  
Kenaikan harga beras yang terjadi karena harga pasokan dari sentra beras juga sudah naik, selain tingginya curah hujan menyebabkan petani kewalahan dalam proses pengeringan gabah
Cetak

No Image SEJARAHE AKSARA JAWIWonten ing buku HA NA CA RA KA ( ingkang dipun serat bapak Slamet Riyadi) babaripun Yayasan Pustaka Nusantara Yogyakarta

No Image WARGA KELILING CARI SUMBANGAN PEDAGANG PASAR HISTERISBuntut dari kasus pembantaian sadis di desa Wonowoso Demak, membuat puluhan warga desa ini yang di pimpin kepala desa Nur Ahmad berinisiatif mencari sumbangan suka rela bagi 3 korban pembantaian

No Image WAHATIK,TKW ASAL DEMAK 2 TAHUN KERJA DI MALAYSIA TIDAK BISA PULANG KARENA PASPOR DI TAHAN AGEN NAKALPasangan Tamsir ( 57 ) dan istrinya Aslihah ( 55 ) warga Desa Kedung Mutih Rt 2/ 2 kecamatan wedung kabupaten Demak selama dua ( 2 ) tahun ini berharap cemas

No Image KOMUNITAS FACEBOOK WARGA DEMAK ( WD ) BANTU KORBAN PEMBANTAIANMendengar satu lagi korban pembantaian sadis wonowoso Demak membuat komunitas facebook warga Demak bergerak hatinya untuk ikut membantu meringankan beban bagi keluarga korban. komunitas yang di kenal dengan sebutan WD

Ads