Kamis, 24 April 2014 | 02.17 WIB
Jateng Time
Ekonomi

Jelang Peralihan PBB 2014, DPPKAD Kota Sukabumi Bentuk UPT

Herry Febriyanto  |  Kota Sukabumi | Rabu, 27 Maret 2013 - 08.37 WIB | Dibaca: 343 kali
IMG-10371
Kabid Penagihan dan Penyuluhan DPPKAD Kota Sukabumi Yudi Yustiawan.

DINAS Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Sukabumi, mulai melakukan berbagai persiapan terkait pengalihan Pajak Bumi Bangunan yang diserahkan langsung pemerintah pusat ke daerah mulai tahun 2014 mendatang.

Salah satu persiapan yang dilakukan DPPKAD Kota Sukabumi dengan dibentuknya Unit Pelayanan Tekhnis (UPT) Pajak Bumi Bangunan dan BPHTB yang berlokasi di kawasan perkantoran Kecamatan Lembursitu.

Bahkan sebelum mempersiapkan infrastruktur, Pemkot Sukabumi juga sudah memiliki perangkat hukumnya, yaitu perda dan perwal 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan restribusi daerah.

“Pengalihan pajak sebagai salah satu bentuk desentralisasi fiskal dari pemerintah pusat ke daerah untuk memperkuat keuangan daerah,” kata Kabid Penagihan dan Penyuluhan DPPKAD Kota Sukabumi Yudi Yustiawan, Selasa (27/3).

Terkait dengan UPT PBB dan BPHTB, pihak DPPKAD selaku OPD terkait juga telah mempersiapkan SDM yang telah dilantik mulai dari Kepala UPT, Kasubag TU. Sedangkan untuk tenaga tekhnis pelayanan SDM yang dimiliki antara lain penilai PBB, aksesor, operating console (OC) serta mendiklatkan satu oprang juru sita.

“Operasional pelayanan di UPT PBB dan BPHTB baru akan efektif awal tahun 2014 mendatang,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, pencapaian PBB Kota Sukabumi pada tahun 2012 mencapai angka 118 persen dan melebihi target yang ada, dengan Kelurahan Jaya Mekar Kecamatan Baros sebagai daerah dengan penyetoran PBB tertinggi di Kota Sukabumi.

“Bagi kelurahan yang paling tinggi setoran PBB nya akan kita berikan reward dalam bentuk barang yang bisa dipakai untuk operasional di wilayah,” tandasnya.

Berdasarkan data yang ada, jumlah wajib pajak di Kota Sukabumi mencapai 90 ribu orang yang tersebar di 33 kelurahan dan 7 kecamatan se Kota Sukabumi.

Namun sayangnya, jumlah petugas kolektor pemungut PBB di Kota Sukabumi hanya 42 orang dan terbilang masih kurang serta perlu penambahan.

“Kita lihat situasi nanti apakah perlu ditambah atau tidak petugas kolektor PBB, namun yang terpenting tahun sekarang kita uji coba dulu UPT PBB dan BHTB serta perkembangan kinerjanya apakah sesuai standar operating,” ungkapnya.*

Editor : HFO

Ukuran Font  
Salah satu persiapan yang dilakukan DPPKAD Kota Sukabumi dengan dibentuknya Unit Pelayanan Tekhnis (UPT) Pajak Bumi Bangunan dan BPHTB yang berlokasi di kawasan perkantoran Kecamatan Lembursitu.
Cetak

No Image Pembuatan Sim Kolektif Prajurit Yonarhanudse-10Untuk menegakkan disiplin dalam berlalu Lintas Satuan Yonarhanudse-10/1/Falatehan Kodam Jaya mengadakan koordinasi dengan Pihak Satpas Polda Metro Jayauntuk membuat SIM secara Kolektif

No Image Alami Gangguan Jiwa, Agus Nekat Gantung DiriAgus Sugianto (30) ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya, dukuh Kedokanjati RT 07 RW 01, desa Serang, kecamatan Petarukan, kabupaten Pemalang.

No Image Pembekalan Tipping Point Leadership Oleh Danrem 051/WKTKomandan Korem 051/Wkt Kolonel Inf Rudianto, memberikan pembekalan kepada Para Dandim, Para Kasi,Para Perwira Staf Korem 051/Wkt, Bertempat ruang data Lt 2 Makrem 051/Wkt

No Image Besok, Tim PGRI Kab Cirebon Bertolak Ke Malang Serahkan Bantuan Korban Gunung KeludKorban erupsi gunung Kelud yang terjadi beberapa waktu lalu ternyata mengugah rasa keprihatinan berbagai pihak tak terkecuali Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Ads