Selasa, 2 September 2014 | 08.45 WIB
Jateng Time
Ekonomi

Jelang Peralihan PBB 2014, DPPKAD Kota Sukabumi Bentuk UPT

Herry Febriyanto  |  Kota Sukabumi | Rabu, 27 Maret 2013 - 08.37 WIB | Dibaca: 431 kali
IMG-10371
Kabid Penagihan dan Penyuluhan DPPKAD Kota Sukabumi Yudi Yustiawan.

DINAS Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Sukabumi, mulai melakukan berbagai persiapan terkait pengalihan Pajak Bumi Bangunan yang diserahkan langsung pemerintah pusat ke daerah mulai tahun 2014 mendatang.

Salah satu persiapan yang dilakukan DPPKAD Kota Sukabumi dengan dibentuknya Unit Pelayanan Tekhnis (UPT) Pajak Bumi Bangunan dan BPHTB yang berlokasi di kawasan perkantoran Kecamatan Lembursitu.

Bahkan sebelum mempersiapkan infrastruktur, Pemkot Sukabumi juga sudah memiliki perangkat hukumnya, yaitu perda dan perwal 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan restribusi daerah.

“Pengalihan pajak sebagai salah satu bentuk desentralisasi fiskal dari pemerintah pusat ke daerah untuk memperkuat keuangan daerah,” kata Kabid Penagihan dan Penyuluhan DPPKAD Kota Sukabumi Yudi Yustiawan, Selasa (27/3).

Terkait dengan UPT PBB dan BPHTB, pihak DPPKAD selaku OPD terkait juga telah mempersiapkan SDM yang telah dilantik mulai dari Kepala UPT, Kasubag TU. Sedangkan untuk tenaga tekhnis pelayanan SDM yang dimiliki antara lain penilai PBB, aksesor, operating console (OC) serta mendiklatkan satu oprang juru sita.

“Operasional pelayanan di UPT PBB dan BPHTB baru akan efektif awal tahun 2014 mendatang,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, pencapaian PBB Kota Sukabumi pada tahun 2012 mencapai angka 118 persen dan melebihi target yang ada, dengan Kelurahan Jaya Mekar Kecamatan Baros sebagai daerah dengan penyetoran PBB tertinggi di Kota Sukabumi.

“Bagi kelurahan yang paling tinggi setoran PBB nya akan kita berikan reward dalam bentuk barang yang bisa dipakai untuk operasional di wilayah,” tandasnya.

Berdasarkan data yang ada, jumlah wajib pajak di Kota Sukabumi mencapai 90 ribu orang yang tersebar di 33 kelurahan dan 7 kecamatan se Kota Sukabumi.

Namun sayangnya, jumlah petugas kolektor pemungut PBB di Kota Sukabumi hanya 42 orang dan terbilang masih kurang serta perlu penambahan.

“Kita lihat situasi nanti apakah perlu ditambah atau tidak petugas kolektor PBB, namun yang terpenting tahun sekarang kita uji coba dulu UPT PBB dan BHTB serta perkembangan kinerjanya apakah sesuai standar operating,” ungkapnya.*

Editor : HFO

Ukuran Font  
Salah satu persiapan yang dilakukan DPPKAD Kota Sukabumi dengan dibentuknya Unit Pelayanan Tekhnis (UPT) Pajak Bumi Bangunan dan BPHTB yang berlokasi di kawasan perkantoran Kecamatan Lembursitu.
Cetak

No Image Jateng Sabet 3 Piala dalam Parade Tari Nusantara 2014Peserta Parade Tari Nusantara ini berasal dari 33 Provinsi se Indonesia, Jawa Tengah mendapatkan nomor urut penampilan 17 pada pekan Hari kemerdekaan Republik Indonesia di Teater Bhineka Tunggal Ika ( TBTI ) TMII Jakarta.

No Image PKDP Pemersatu Rang Piaman di RantauWakil Walikota Pariaman DR.Genius Umar, S.Sos,M.Si menghadiri undangan Halal Bi Halal warga PKDP Solok yang bertempat di Aula SMKN 1 Kota Solok, Selasa (19/08/2014).

No Image Wagub Jateng: Jangan Berkarya Hanya Untuk Diri SendiriTiga aspek ini harus kita dorong terus menerus agar bisa memaknai kemerdekaan Indonesia dengan benar dan baik.

No Image Bupati Semarang Sidak Uji Fisik Ranmor AngkutanGuna mengetahui dan mencegah kemungkinan praktik pungutan liar (pungli), Bupati Semarang H Mundjirin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tempat uji fisik (kir).

Ads