Sabtu, 25 April 2015 | 17.57 WIB
Jateng Time
Ekonomi

Jelang Peralihan PBB 2014, DPPKAD Kota Sukabumi Bentuk UPT

Herry Febriyanto  |  Kota Sukabumi | Rabu, 27 Maret 2013 - 08.37 WIB | Dibaca: 606 kali
IMG-10371
Kabid Penagihan dan Penyuluhan DPPKAD Kota Sukabumi Yudi Yustiawan.

DINAS Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Sukabumi, mulai melakukan berbagai persiapan terkait pengalihan Pajak Bumi Bangunan yang diserahkan langsung pemerintah pusat ke daerah mulai tahun 2014 mendatang.

Salah satu persiapan yang dilakukan DPPKAD Kota Sukabumi dengan dibentuknya Unit Pelayanan Tekhnis (UPT) Pajak Bumi Bangunan dan BPHTB yang berlokasi di kawasan perkantoran Kecamatan Lembursitu.

Bahkan sebelum mempersiapkan infrastruktur, Pemkot Sukabumi juga sudah memiliki perangkat hukumnya, yaitu perda dan perwal 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan restribusi daerah.

“Pengalihan pajak sebagai salah satu bentuk desentralisasi fiskal dari pemerintah pusat ke daerah untuk memperkuat keuangan daerah,” kata Kabid Penagihan dan Penyuluhan DPPKAD Kota Sukabumi Yudi Yustiawan, Selasa (27/3).

Terkait dengan UPT PBB dan BPHTB, pihak DPPKAD selaku OPD terkait juga telah mempersiapkan SDM yang telah dilantik mulai dari Kepala UPT, Kasubag TU. Sedangkan untuk tenaga tekhnis pelayanan SDM yang dimiliki antara lain penilai PBB, aksesor, operating console (OC) serta mendiklatkan satu oprang juru sita.

“Operasional pelayanan di UPT PBB dan BPHTB baru akan efektif awal tahun 2014 mendatang,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, pencapaian PBB Kota Sukabumi pada tahun 2012 mencapai angka 118 persen dan melebihi target yang ada, dengan Kelurahan Jaya Mekar Kecamatan Baros sebagai daerah dengan penyetoran PBB tertinggi di Kota Sukabumi.

“Bagi kelurahan yang paling tinggi setoran PBB nya akan kita berikan reward dalam bentuk barang yang bisa dipakai untuk operasional di wilayah,” tandasnya.

Berdasarkan data yang ada, jumlah wajib pajak di Kota Sukabumi mencapai 90 ribu orang yang tersebar di 33 kelurahan dan 7 kecamatan se Kota Sukabumi.

Namun sayangnya, jumlah petugas kolektor pemungut PBB di Kota Sukabumi hanya 42 orang dan terbilang masih kurang serta perlu penambahan.

“Kita lihat situasi nanti apakah perlu ditambah atau tidak petugas kolektor PBB, namun yang terpenting tahun sekarang kita uji coba dulu UPT PBB dan BHTB serta perkembangan kinerjanya apakah sesuai standar operating,” ungkapnya.*

Editor : HFO

Ukuran Font  
Salah satu persiapan yang dilakukan DPPKAD Kota Sukabumi dengan dibentuknya Unit Pelayanan Tekhnis (UPT) Pajak Bumi Bangunan dan BPHTB yang berlokasi di kawasan perkantoran Kecamatan Lembursitu.
Cetak

No Image Kapolres Demak Serahkan Kunci Rumah Korban KeebakaranBantuan ini tidak seberapa dan jauh dari cukup untuk kebutuhan korban, namun kami tetap peduli akan nasib yang dialami korban.

No Image Beri Rasa Aman, Polres Lakukan Razia RutinTempat razia ini kami usahakan selalu berpindah tempat, serta serentak di sejumlah wilayah polsek di Demak dengan waktu dan tempat yang berbeda.

No Image Wartawan Temukan Potongan Tangan Korban KebakaranKebakaran yang mengharukan yang di alami keluarga Agung Sumantri warga Desa Botosengon,Kecamatan Dempet,Kabupaten Demak harus kehilangan ke tiga buah hatinya yang masih balita yakni Fadli (10) Shinta (8) dan Juwita (3).

No Image Istri Kapolres Demak Datangi Bekas Rumah Korban KebakaranSetelah memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Agung Sumantri yang mengakibatkan korban harus kehilangan tiga anak sekaligus, istri Kapolres Demak dan rombongan berkenan melihat langsung lokasi rumah korban yang kebakaran.

Ads