Rabu, 26 November 2014 | 04.45 WIB
Jateng Time

Kompak Adakan Dialog Interaktif Tentang Visi Kota Padang

Nursal Devarco  |  Padang | Sabtu, 11 Mei 2013 - 05.49 WIB | Dibaca: 313 kali
IMG-11563

PADANG, JATENG TIME – Penyusunan kepengurusan ormas Kompak (Komunitas Masyarakat Padang Kota Tercinta) pasca Mubes II bulan April lalu, telah dilakukan beberapa kali rapat formatur diperluas dengan melibatkan para pengurus yang telah terbentuk untuk penyempurnaannya.

“Alhamdulilah penyusunan kepengurusan sudah selesai, dan untuk acara pengukuhan sudah dibentuk pula panitianya”, ujar Ketua Umum Kompak Lincoln Alex, kemarin, didampingi Ketua Panpel Hasranita dan pengurus Kompak lainnya.

Pada acara Pengukuhan Pengurus Kompak 2013-2016 yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Juni 2013 tersebut, di samping dihadiri pengurus di tingkat kota, akan melibatkan juga 300-an orang pengurus dari kecamatan dan kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Padang. Begitu juga dari badan-badan yang ada di Kompak seperti Balitbang (Badan Penelitian dan Pengembangan), Badan Rescue, dan Satgas (Brigade Kompak).

Ketua Panpel Hasranita menyampaikan, seiring dengan acara tersebut akan dilaksanakan juga diskusi dalam bentuk Dialog Interaktif dengan melibatkan narasumber dari tingkat nasional dan mengundang tokoh-tokoh Masyarakat Padang, pengusaha, balon walikota/wawako Padang, para caleg DPR-RI/DPD/DPRD Sumbar/DPRD Padang, ormas/OKP dan mahasiswa.

Dialog Interaktif ini membicarakan visi Kota Padang ke depan, khususnya di bidang ekonomi dengan tema Mewujudkan Kota Padang Sebagai Pusat Perekonomian dan Pintu Gerbang Perdagangan Terpenting di Indonesia Bagian Barat. “Kompak ingin memberikan pencerahan kepada masyarakat Sumbar umumnya dan Kota Padang khususnya tentang bagaimana mencermati posisi strategis ke-ekonomian kita di wilayah Indonesia Bagian Barat”, ujar Hasranita yang juga Anggota DPRD Sumbar itu.

“Walaupun kita berada di tahun politik, maupun akan pilkada, tapi kita tidak boleh terpaku pada persoalan-persoalan politik semata. Mudah-mudahan apa yang didiskusikan nanti itu dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan Kota Padang ke depan”, ujar Hasranita yang diamini oleh panpel lainnya, Darwin Noer (Wakil Ketua) dan Hasbi (Sekretaris).**

Ukuran Font  
Dialog Interaktif ini membicarakan visi Kota Padang ke depan, khususnya di bidang ekonomi dengan tema Mewujudkan Kota Padang Sebagai Pusat Perekonomian dan Pintu Gerbang Perdagangan Terpenting di Indonesia Bagian Barat.
Cetak

No Image Armen : Masyarakat Harus Mengenal Adat Istiadat DaerahnyaSekretaris Daerah Kota Pariaman, Armen, menghimbau Masyarakat untuk memahami budaya dan adat istriadat sendiri.

No Image Bupati Ali Mukhni Serahkan Aset ke Kota PariamanDua Kepala Daerah duduk Semeja antara Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman menjadi contoh terbaik dalam serah terima aset daerah.

No Image Tingkir Lor Dikembangkan Jadi Desa WisataWisata itu identik dengan promosi dan biaya promosi itu memang tidak sedikit. Namun begitu, ternyata anggaran promosi pariwisata di Kabupaten/Kota di Jawa Tengah relatif sedikit.

No Image Potensi Ternak Sapi Potong MenjanjikanKetersediaan daging sapi lokal belum mampu memenuhi kebutuhan di dalam negeri, sehingga memacu terjadinya impor daging sapi. Hal ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mengembangkan usaha peternakan sapi potong di Indonesia.

Ads