Kamis, 30 Juli 2015 | 04.59 WIB
Jateng Time

Optimalisasi Pembinaan Peta Jaring Teritorial Korem 051/Wijayakarta

jakarta | Kamis, 17 Oktober 2013 - 22.21 WIB | Dibaca: 335 kali
IMG-15774

TNI sebagai alat pertahanan negara mempunyai tugas pokok menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari segala bentuk ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Dalam rangka mencapai keberhasilan tugas pokok tersebut, TNI AD melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial yang merupakan fungsi utama TNI AD. Pembinaan teritorial dalam aplikasinya diantaranya dilaksanakan dengan merekrut mitra karib terpilih dan membinanya sebagai perpanjangan tangan aparat komando kewilayahan dalam upaya mendapatkan berbagai informasi di wilayahnya. Menyadari akan pentingnya hal tersebut, maka Korem 051/Wkt menyelenggarakan kegiatan pembinaan peta jarak jaring teritorial sebagai wujud pembinaan mitra karibnya

Komandan Korem 051/Wkt Kolonel Inf Nugroho Budi Wiryanto menyatakan fungsi teritotrial kini sudah berubah, sejalan dengan tuntutan reformasi.”Fungsi teritorial TNI ke depan disesuaikan TNI terhadap pergeseran pemikiran tentang teritorial di era reformasi,” kataya, saat membuka langsung Acara Pembinaan Peta Jaring Teritorial di Aula Makorem 051/Wkt Jl Niaga Raya No.1 Cikarang baru bekasi, Kamis (17/10).

Pada era Orde Baru, struktur komando teritorial digunakan oleh rezim yang berkuasa sebagai instrumen intelijen yang mengawasi dan memetakan berbagai kelompok-kelompok masyarakat, khususnya yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional. Hal tersebut dipertegas dengan dominasi peran militer dalam proses politik nasional. Danrem menuturkan fungsi teritorial merupakan center of gravity kekuatan pertahanan, sekaligus merupakan fungsi untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Penekanan bahwa pelaksanaan fungsi teritorial TNI ke depan dalam rangka optimalisasi peran TNI harus menggunakan kata kunci sinergitas, dengan beberapa tujuan yang termakna yakni pertama, soliditas dan sinergitas fungsi dan tugas pembinaan teritorial oleh TNI AD, Kedua, penyesuaian TNI terhadap pergeseran pemikiran tentang teritorial di era reformasi. Ketiga, pengembangan sistem dan metode pembinaan teritorial TNI dihadapkan kepada perkembangan bidang-bidang kehidupan masyarakat.

“Keempat, sinergitas dan integrasi dari aspek anggaran dihadapkan kepada perkembangan sistem politik, pemerintahan dan otonomi daerah. Kelima, penentuan sasaran Binter TNI secara tepat sesuai kebutuhan daerah dan hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Danrem.

Release : Pendam Jaya

Ukuran Font  
Dalam rangka mencapai keberhasilan tugas pokok tersebut, TNI AD melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial yang merupakan fungsi utama TNI AD.
Cetak

No Image SATU LAGI KORBAN PEMBANTAIAN ANAK-ANAK DI WONOWOSO DEMAK MENINGGAL DUNIASetelah berjuang melawan maut sejak kejadian pembantaian,Minggu ( 26/ 7/ 2015 ) AHMAD ZAKY ( 12 ) salah satu korban dari tiga korban pembantaian Supriyadi ( Baca juga di jatengtime )

No Image HALAL BI HALAL KELUARGA BESAR DPUPPE DEMAK PENUH KEKELUARGAANBertempat di halaman pakir kantor DPUPPE ( Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Pertambangan dan Energi ) Kabupaten Demak, Rabu ( 29? 7/ 2015 ) dilangsungkan acara rutin tahunan pasca Hari Raya Idil Fitri

No Image PASANGAN NATSIR-JOOS GAGAL DI JEGALPasangan HM. NATSIR, S.Ag.,M.M.,M.Pd dan Drs JOKO SUTANTO hari ini Selasa ( 28/ 7/ 2015 ) secara resmi mendaftar di KPUD Demak

No Image SISI KELAM SANG JAGAL WONOWOSO DEMAK,SUPRIYADI DI MATA KELUARGANYATerlahir dari pasangan jawa sunda, supriyadi ( sang jagal wonowoso Demak ) adalah anak nomer 3 dari 4 bersaudara.

Ads