Rabu, 3 September 2014 | 01.46 WIB
Jateng Time

Optimalisasi Pembinaan Peta Jaring Teritorial Korem 051/Wijayakarta

jakarta | Kamis, 17 Oktober 2013 - 22.21 WIB | Dibaca: 174 kali
IMG-15774

TNI sebagai alat pertahanan negara mempunyai tugas pokok menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari segala bentuk ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

Dalam rangka mencapai keberhasilan tugas pokok tersebut, TNI AD melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial yang merupakan fungsi utama TNI AD. Pembinaan teritorial dalam aplikasinya diantaranya dilaksanakan dengan merekrut mitra karib terpilih dan membinanya sebagai perpanjangan tangan aparat komando kewilayahan dalam upaya mendapatkan berbagai informasi di wilayahnya. Menyadari akan pentingnya hal tersebut, maka Korem 051/Wkt menyelenggarakan kegiatan pembinaan peta jarak jaring teritorial sebagai wujud pembinaan mitra karibnya

Komandan Korem 051/Wkt Kolonel Inf Nugroho Budi Wiryanto menyatakan fungsi teritotrial kini sudah berubah, sejalan dengan tuntutan reformasi.”Fungsi teritorial TNI ke depan disesuaikan TNI terhadap pergeseran pemikiran tentang teritorial di era reformasi,” kataya, saat membuka langsung Acara Pembinaan Peta Jaring Teritorial di Aula Makorem 051/Wkt Jl Niaga Raya No.1 Cikarang baru bekasi, Kamis (17/10).

Pada era Orde Baru, struktur komando teritorial digunakan oleh rezim yang berkuasa sebagai instrumen intelijen yang mengawasi dan memetakan berbagai kelompok-kelompok masyarakat, khususnya yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional. Hal tersebut dipertegas dengan dominasi peran militer dalam proses politik nasional. Danrem menuturkan fungsi teritorial merupakan center of gravity kekuatan pertahanan, sekaligus merupakan fungsi untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Penekanan bahwa pelaksanaan fungsi teritorial TNI ke depan dalam rangka optimalisasi peran TNI harus menggunakan kata kunci sinergitas, dengan beberapa tujuan yang termakna yakni pertama, soliditas dan sinergitas fungsi dan tugas pembinaan teritorial oleh TNI AD, Kedua, penyesuaian TNI terhadap pergeseran pemikiran tentang teritorial di era reformasi. Ketiga, pengembangan sistem dan metode pembinaan teritorial TNI dihadapkan kepada perkembangan bidang-bidang kehidupan masyarakat.

“Keempat, sinergitas dan integrasi dari aspek anggaran dihadapkan kepada perkembangan sistem politik, pemerintahan dan otonomi daerah. Kelima, penentuan sasaran Binter TNI secara tepat sesuai kebutuhan daerah dan hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Danrem.

Release : Pendam Jaya

Ukuran Font  
Dalam rangka mencapai keberhasilan tugas pokok tersebut, TNI AD melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial yang merupakan fungsi utama TNI AD.
Cetak

No Image Jateng Sabet 3 Piala dalam Parade Tari Nusantara 2014Peserta Parade Tari Nusantara ini berasal dari 33 Provinsi se Indonesia, Jawa Tengah mendapatkan nomor urut penampilan 17 pada pekan Hari kemerdekaan Republik Indonesia di Teater Bhineka Tunggal Ika ( TBTI ) TMII Jakarta.

No Image PKDP Pemersatu Rang Piaman di RantauWakil Walikota Pariaman DR.Genius Umar, S.Sos,M.Si menghadiri undangan Halal Bi Halal warga PKDP Solok yang bertempat di Aula SMKN 1 Kota Solok, Selasa (19/08/2014).

No Image Wagub Jateng: Jangan Berkarya Hanya Untuk Diri SendiriTiga aspek ini harus kita dorong terus menerus agar bisa memaknai kemerdekaan Indonesia dengan benar dan baik.

No Image Bupati Semarang Sidak Uji Fisik Ranmor AngkutanGuna mengetahui dan mencegah kemungkinan praktik pungutan liar (pungli), Bupati Semarang H Mundjirin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tempat uji fisik (kir).

Ads