Minggu, 26 Oktober 2014 | 05.45 WIB
Jateng Time

Narkoba Hantui Pelajar, BNN Terpaksa ‘Masuk Sekolah’

Jakarta | Jumat, 7 Juni 2013 - 09.17 WIB | Dibaca: 488 kali
IMG-12565

BADAN Narkotika Nasional (BNN) terus mengkhawatirkan peredaran narkoba yang sudah masuk ke kalangan siswa yang masih usia dini. BNN menilai, peredaran tersebut harus dihentikan, sebab mereka masih punya masa depan.

“Pencegahan narkoba harus dilakukan sejak usia dini”, kata Kasie Rehabilitasi BNN, Retno di Jakarta, Kamis (6/6/2013).

Oleh karenanya, Retno mengaku bahwa BNN sudah mencarikan beberapa solusi, di antaranya melakukan sosialisasi anti-narkoba hingga ke tingkat sekolah. Salah satunya sosialisasi yang digelar BNN pada Selasa, 4 juni 2013 di Sekolah SMP-SMA Merah Putih Lebak Bulus.

“Pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika sekarang ini sudah masuk pada tingkat SMP, karena kira-kira 1 dari 5 siswa itu sudah pernah mencoba (narkoba),” jelasnya.

Menurut Retno, upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika merupakan hal paling penting dilakukan. Sebab, Indonesia dianggap pasar yang basah bagi para produsen dan bandar-bandar narkotika.

“Kita berharap, dengan pemahaman dan pengetahuan bahaya narkoba, para pelajar dapat membentengi dirinya dan menjauhi narkotika”, ungkapnya.

Apalagi jelas dia, narkoba sebagai bisnis terus berkembang dengan pesat. Setidaknya setiap tahun selalu muncul jenis-jenis narkoba model baru. Hal ini tentu sangat berbahaya dan dapat mengelabui banyak pelajar yang memang awam terhadap jenis-jenis narkotika.

“Banyaknya jenis baru dari narkoba, bukan tidak mungkin si penjual akan bilang bahwa ini suplemen supaya lebih banyak yang tertarik”, tandasnya.

Diskusi sosialisasi pengetahuan dan bahaya narkoba ini diikuti dengan antusias oleh lima puluh lebih pelajar dari tingkat SMP dan SMA. Menurut BNN, kegiatan semacam ini juga akan terus dilaksanakan di berbagai tempat di seluruh Indonesia sebagai upaya mewujudkan program Indonesia bebas narkoba.**

Sumber:POL.com

Ukuran Font  
Badan Narkotika Nasional (BNN) terus mengkhawatirkan peredaran narkoba yang sudah masuk ke kalangan siswa yang masih usia dini. BNN menilai, peredaran tersebut harus dihentikan, sebab mereka masih punya masa depan.
Cetak

No Image Wakil Walikota Pariaman, Geneus Umar Tanda Tangani MoUWakil Walikota Pariaman Genius Umar, menghadiri Rapat kordinasi Regional Management sekaligus menandatangani MoU pembentukan Badan Kerjasama Regional Management Samudera Lintas Pesisir Wilayah Sumatra Barat di Pangeran Beach Hotel, Kamis (23/10/2014).

No Image Gerah Dengan Ulah Korupsi, KRPK Gelar Demonstrasi di BlitarGerah dengan ulah dugaan korupsi akhirnya warga Blitar, jawa Timur mendatangi kantor Kejaksaan negeri Blitar. para penbdemo menuntut agar pihak Kejaksaan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang ada di Kota Blitar.

No Image Paket Acara Khusus Budaya Jateng Digelar di TMIIPaket Acara Khusus budaya yang di gelar di Taman Mini Indonesia Indah merupakan kegiatan Promosi Seni Budaya, Pariwisata, Investasi serta segala potensi unggulan dari daerah Kabupaten / Kota.

No Image Walikota Semarang Fokuskan Perbaikan Infrastruktur Wilayah PerbatasanTidak hanya pusat kota saja yang menjadi perhatian Pemkot Semarang, tetapi wilayah-wilayah perbatasan juga harus dilakukan pembenahan terutama dalam hal perbaikan infrastruktur.

Ads