Selasa, 23 September 2014 | 19.19 WIB
Jateng Time

Narkoba Hantui Pelajar, BNN Terpaksa ‘Masuk Sekolah’

Jakarta | Jumat, 7 Juni 2013 - 09.17 WIB | Dibaca: 454 kali
IMG-12565

BADAN Narkotika Nasional (BNN) terus mengkhawatirkan peredaran narkoba yang sudah masuk ke kalangan siswa yang masih usia dini. BNN menilai, peredaran tersebut harus dihentikan, sebab mereka masih punya masa depan.

“Pencegahan narkoba harus dilakukan sejak usia dini”, kata Kasie Rehabilitasi BNN, Retno di Jakarta, Kamis (6/6/2013).

Oleh karenanya, Retno mengaku bahwa BNN sudah mencarikan beberapa solusi, di antaranya melakukan sosialisasi anti-narkoba hingga ke tingkat sekolah. Salah satunya sosialisasi yang digelar BNN pada Selasa, 4 juni 2013 di Sekolah SMP-SMA Merah Putih Lebak Bulus.

“Pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika sekarang ini sudah masuk pada tingkat SMP, karena kira-kira 1 dari 5 siswa itu sudah pernah mencoba (narkoba),” jelasnya.

Menurut Retno, upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika merupakan hal paling penting dilakukan. Sebab, Indonesia dianggap pasar yang basah bagi para produsen dan bandar-bandar narkotika.

“Kita berharap, dengan pemahaman dan pengetahuan bahaya narkoba, para pelajar dapat membentengi dirinya dan menjauhi narkotika”, ungkapnya.

Apalagi jelas dia, narkoba sebagai bisnis terus berkembang dengan pesat. Setidaknya setiap tahun selalu muncul jenis-jenis narkoba model baru. Hal ini tentu sangat berbahaya dan dapat mengelabui banyak pelajar yang memang awam terhadap jenis-jenis narkotika.

“Banyaknya jenis baru dari narkoba, bukan tidak mungkin si penjual akan bilang bahwa ini suplemen supaya lebih banyak yang tertarik”, tandasnya.

Diskusi sosialisasi pengetahuan dan bahaya narkoba ini diikuti dengan antusias oleh lima puluh lebih pelajar dari tingkat SMP dan SMA. Menurut BNN, kegiatan semacam ini juga akan terus dilaksanakan di berbagai tempat di seluruh Indonesia sebagai upaya mewujudkan program Indonesia bebas narkoba.**

Sumber:POL.com

Ukuran Font  
Badan Narkotika Nasional (BNN) terus mengkhawatirkan peredaran narkoba yang sudah masuk ke kalangan siswa yang masih usia dini. BNN menilai, peredaran tersebut harus dihentikan, sebab mereka masih punya masa depan.
Cetak

No Image Balai Besar POM Semarang Akan Musnahkan Hasil SitaanBalai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Semarang akan memusnahkan produk-produk illegal dan membahayakan yang berhasil disita oleh satgas pemberantasan produk ilegal.

No Image KMP Mendukung atau Menjerumuskan Prabowo ???Padahal jika dilihat dengan seksama, para elit partai koalisi yang NGAKUNYA mendukung & memperjuangkan Prabowo itu, setelah pilpres usai, mereka terus bergerak memecah belah masyarakat dengan memakai nama Prabowo, sebenarnya bukan untuk benar2 mendukung Prabowo.

No Image Wako Pariaman Mukhlis R Launching Bus Sekolah GratisWalikota Pariaman hari ini, Rabu (17/09/2014) melaunching Bus Sekolah Gratis yang sedianya akan digunakan pelajar di Kota Pariaman sebagai sarana transportasi.

No Image Mukhlis Rahman Raih Penghargaan Ketahanan PanganPeringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 34 tingkat Provinsi Sumatra Barat yang dilaksanakan di Dinas Pertanian Tanaman Pangan provinsi Sumatra Barat, Kota Pariaman raih prestasi Penghargaan Ketahanan Pangan dari Gubernur Sumatra Barat.

Ads