Senin, 26 Januari 2015 | 11.20 WIB
Jateng Time
Hukum

Dua Saksi Kasus Korupsi Pramuka Dicecar Pertanyaan oleh Penyidik Kejati Jambi

Jambi | Rabu, 5 Juni 2013 - 14.14 WIB | Dibaca: 376 kali
IMG-12501

JAMBI – Penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi memeriksa mantan bendahara Kwarda Pramuka Jambi, Sepdinal, sebagai saksi untuk tersangka mantan Ketua Kwarda Pramuka Jambi AM Firdaus, dalam kasus korupsi dana Pramuka senilai Rp 3,1 miliar pada 2009-2011. Firdaus sendiri sudah telah ditahan sejak pekan lalu.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Jambi Andi Azhari, Rabu (5/6), mengatakan, penyidik kejaksaan juga memeriksa mantan pembantu bendahara Ahmad Ridwan.

Kedua saksi Sepdinal dan Ridwan ditanyai puluhan pertanyaan terkait dugaan korupsi aliran dana Pramuka Jambi selama tiga tahun sejak 2009-2011.

“Keduanya memang masih sebatas saksi untuk tersangka Fidaus dan kelanjutkan kasusnya ada ditangani penyidik kejati yang sedang intensif melakukan pemberkasan dan pemeriksaan perkara tersebut,” kata Andi Azhari.

Sebelumnya AM Firdaus, yang merupakan mantan Sekda Provinsi Jambi, secara resmi ditahan penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi, terkait kasus korupsi dana Pramuka senilai Rp 3,1 miliar pada 2009 hingga 2011.

Alasan penahanan, karena tersangka dikhawatirkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Selain itu, tersangka juga belum mengembalikan kerugian negara senilai Rp3,1 miliar.

Atas perbuatannya, tersangka AM Firdaus dikenakan Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor sebagaimana diubah dan ditambah sesuai UU Nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Kasus ini bermula sejak April 2011 lalu, dimana Inspektorat Provinsi Jambi mengirim Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terkait dugaan penyelewengan dana abadi Kwarda Pramuka Provinsi Jambi senilai Rp3 miliar lebih kepada Gubernur Jambi.

Dana abadi dari perusahaan PT IIS tersebut masuk ke kas Pramuka sekitar tahun 2000. Dalam kurun waktu itu jumlahnya lebih kurang Rp 24,2 miliar. Sedangkan jumlah dana abadi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan adalah Rp3 miliar lebih.**

Sumber: kejaksaan.go.id/Yus

Ukuran Font  
Penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi memeriksa mantan bendahara Kwarda Pramuka Jambi, Sepdinal, sebagai saksi untuk tersangka mantan Ketua Kwarda Pramuka Jambi AM Firdaus, dalam kasus korupsi dana Pramuka senilai Rp 3,1 miliar pada 2009-2011. Firdaus sendiri sudah telah ditahan sejak pekan lalu.
Cetak

No Image Dengan Latihan Mahatma Wajah Terlihat Awet MudaOlah Raga Pernafasan Maju Sehat Bersama (MAHATMA), dapat menyembuhkan berbagai penyakit, baik penyakit fisik maupun penyakit non fisik.

No Image Gebyar Koppas Pd. Sago Berbagi Akan Dihoyak Riri KDIKoperasi Pedagang Pasar (KOPPAS) Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, akan mengadakan acara Gebyar Akhir Tahun, Apresiasi Koperasi untuk berbagi, kepada pelanggan yang membayar tagihan rekening listrik ke Koppas Padang Sago.

No Image Amir Azli : Nabi Muhammad Rahmat Bagi Seluruh AlamAcara Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, di mushalla Riyadhatul Amal, Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, Rabu (21/1/2015) malam, berjalan sukses dan terkumpul uang kontan untukpembangunan Rp. 7 juta lebih.

No Image Mhd. Yasmil Zein : Guru dan Pegawai Bangun Gedung Dengan SwadayaMajelis guru dan pegawai Dinas Pendidikan Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, membangung gedung serba guna dengan swadaya. Artinya, tanpa menunggu proyek, mereka bisa membangun walau pun secara bertahap.

Ads