Sabtu, 29 Agustus 2015 | 07.13 WIB
Jateng Time
Hukum

Dua Saksi Kasus Korupsi Pramuka Dicecar Pertanyaan oleh Penyidik Kejati Jambi

Jambi | Rabu, 5 Juni 2013 - 14.14 WIB | Dibaca: 479 kali
IMG-12501

JAMBI – Penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi memeriksa mantan bendahara Kwarda Pramuka Jambi, Sepdinal, sebagai saksi untuk tersangka mantan Ketua Kwarda Pramuka Jambi AM Firdaus, dalam kasus korupsi dana Pramuka senilai Rp 3,1 miliar pada 2009-2011. Firdaus sendiri sudah telah ditahan sejak pekan lalu.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Jambi Andi Azhari, Rabu (5/6), mengatakan, penyidik kejaksaan juga memeriksa mantan pembantu bendahara Ahmad Ridwan.

Kedua saksi Sepdinal dan Ridwan ditanyai puluhan pertanyaan terkait dugaan korupsi aliran dana Pramuka Jambi selama tiga tahun sejak 2009-2011.

“Keduanya memang masih sebatas saksi untuk tersangka Fidaus dan kelanjutkan kasusnya ada ditangani penyidik kejati yang sedang intensif melakukan pemberkasan dan pemeriksaan perkara tersebut,” kata Andi Azhari.

Sebelumnya AM Firdaus, yang merupakan mantan Sekda Provinsi Jambi, secara resmi ditahan penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi, terkait kasus korupsi dana Pramuka senilai Rp 3,1 miliar pada 2009 hingga 2011.

Alasan penahanan, karena tersangka dikhawatirkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Selain itu, tersangka juga belum mengembalikan kerugian negara senilai Rp3,1 miliar.

Atas perbuatannya, tersangka AM Firdaus dikenakan Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor sebagaimana diubah dan ditambah sesuai UU Nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Kasus ini bermula sejak April 2011 lalu, dimana Inspektorat Provinsi Jambi mengirim Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terkait dugaan penyelewengan dana abadi Kwarda Pramuka Provinsi Jambi senilai Rp3 miliar lebih kepada Gubernur Jambi.

Dana abadi dari perusahaan PT IIS tersebut masuk ke kas Pramuka sekitar tahun 2000. Dalam kurun waktu itu jumlahnya lebih kurang Rp 24,2 miliar. Sedangkan jumlah dana abadi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan adalah Rp3 miliar lebih.**

Sumber: kejaksaan.go.id/Yus

Ukuran Font  
Penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi memeriksa mantan bendahara Kwarda Pramuka Jambi, Sepdinal, sebagai saksi untuk tersangka mantan Ketua Kwarda Pramuka Jambi AM Firdaus, dalam kasus korupsi dana Pramuka senilai Rp 3,1 miliar pada 2009-2011. Firdaus sendiri sudah telah ditahan sejak pekan lalu.
Cetak

No Image KAPOLDA JATENG “ POLRI DAN KEJAKSAAN UNTUK TIDAK MENCARI-CARI YANG TIDAK PERLU BERKAITAN DENGAN DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI “Hal ini di tegaskan Kapolda Jawa Tengah IRJEN Pol, Drs. Nur Ali, SH di hadapan seluruh jajaran Muspida,

No Image SMK 2 DEMAK BERINOVASI TEKNOLOGI NYATA BUKAN REKAYASAAjang pameran GELAR INIVASI PRESTASI & JOB FAIR di Alun-alun Demak yang di buka hari ini Kamis ( 27/ 8/ 2015 ) sampai tanggal 29/ 8/ 2015 menjadi sarana warga Demak untuk melihat prestasi siswa-siswi SMP dan SMA/ SMK se Kabupaten Demak

No Image SMAN 2 DEMAK ARIF BUDAYA SERTA PEDULI ALAMTidak hanya di kenal dengan prestasi Akademik, Olah raga sebagai juara tingkat Nasioanal dan Asia, ke Bhinekaan siswa dengan adanya pelajar Papua, ternyata

No Image PENGAMANAN PILKADA POLRES DEMAK JUGA SIAGAKAN SNIPERPengamanan semua tahapan Pilkada Demak tahun 2015 di sikapi sarius oleh aparat keamanan kususnya jajaran Polres Demak

Ads