Kamis, 27 November 2014 | 21.11 WIB
Jateng Time
Hukum

Dua Saksi Kasus Korupsi Pramuka Dicecar Pertanyaan oleh Penyidik Kejati Jambi

Jambi | Rabu, 5 Juni 2013 - 14.14 WIB | Dibaca: 354 kali
IMG-12501

JAMBI – Penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi memeriksa mantan bendahara Kwarda Pramuka Jambi, Sepdinal, sebagai saksi untuk tersangka mantan Ketua Kwarda Pramuka Jambi AM Firdaus, dalam kasus korupsi dana Pramuka senilai Rp 3,1 miliar pada 2009-2011. Firdaus sendiri sudah telah ditahan sejak pekan lalu.

Kasi Penerangan Hukum Kejati Jambi Andi Azhari, Rabu (5/6), mengatakan, penyidik kejaksaan juga memeriksa mantan pembantu bendahara Ahmad Ridwan.

Kedua saksi Sepdinal dan Ridwan ditanyai puluhan pertanyaan terkait dugaan korupsi aliran dana Pramuka Jambi selama tiga tahun sejak 2009-2011.

“Keduanya memang masih sebatas saksi untuk tersangka Fidaus dan kelanjutkan kasusnya ada ditangani penyidik kejati yang sedang intensif melakukan pemberkasan dan pemeriksaan perkara tersebut,” kata Andi Azhari.

Sebelumnya AM Firdaus, yang merupakan mantan Sekda Provinsi Jambi, secara resmi ditahan penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi, terkait kasus korupsi dana Pramuka senilai Rp 3,1 miliar pada 2009 hingga 2011.

Alasan penahanan, karena tersangka dikhawatirkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti. Selain itu, tersangka juga belum mengembalikan kerugian negara senilai Rp3,1 miliar.

Atas perbuatannya, tersangka AM Firdaus dikenakan Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor sebagaimana diubah dan ditambah sesuai UU Nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Kasus ini bermula sejak April 2011 lalu, dimana Inspektorat Provinsi Jambi mengirim Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terkait dugaan penyelewengan dana abadi Kwarda Pramuka Provinsi Jambi senilai Rp3 miliar lebih kepada Gubernur Jambi.

Dana abadi dari perusahaan PT IIS tersebut masuk ke kas Pramuka sekitar tahun 2000. Dalam kurun waktu itu jumlahnya lebih kurang Rp 24,2 miliar. Sedangkan jumlah dana abadi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan adalah Rp3 miliar lebih.**

Sumber: kejaksaan.go.id/Yus

Ukuran Font  
Penyidik Kejaksaan Tinggi Jambi memeriksa mantan bendahara Kwarda Pramuka Jambi, Sepdinal, sebagai saksi untuk tersangka mantan Ketua Kwarda Pramuka Jambi AM Firdaus, dalam kasus korupsi dana Pramuka senilai Rp 3,1 miliar pada 2009-2011. Firdaus sendiri sudah telah ditahan sejak pekan lalu.
Cetak

No Image Profesi Guru Adalah KehormatanMemilih profesi sebagai seorang guru bukanlah pengorbanan. Menjadi guru adalah kehormatan. Ibu dan bapak guru telah memilih jalan terhormat dengan hadir bersama para pemilik masa depan Indonesia.

No Image UMK Karawang Tertinggi di Jawa BaratTuntutan sejumlah pekerja di Kabupaten Karawang agar upahnya dinaikan di tahun 2015 akhirnya dikabulkan. Melalui negosiasi yang alot UMK Karawang ditetapkan pada angka Rp, 2.957.450,-.

No Image Armen : Masyarakat Harus Mengenal Adat Istiadat DaerahnyaSekretaris Daerah Kota Pariaman, Armen, menghimbau Masyarakat untuk memahami budaya dan adat istriadat sendiri.

No Image Bupati Ali Mukhni Serahkan Aset ke Kota PariamanDua Kepala Daerah duduk Semeja antara Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman menjadi contoh terbaik dalam serah terima aset daerah.

Ads