Rabu, 3 September 2014 | 01.45 WIB
Jateng Time

Hingga Akhir Maret 2013, 10 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Kota Pekalongan

Sarbini/Slamet SU  |  Kota Pekalongan | Rabu, 27 Maret 2013 - 06.58 WIB | Dibaca: 654 kali
IMG-10358
Ilustrasi

PEKALONGAN, JATENG TIME – Lembaga Perlindungan Perempuan, Anak, dan Remaja (LPPAR) Kota Pekalongan, Jawa Tengah prihatin. Pasalnya, angka kekerasan terhadap anak di kota batik ini meningkat drastis dibanding priode tahun lalu.

“Hingga akhir Maret 2013 saja sudah terjadi 10 kasus kekerasan terhadap anak. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012 lalu, terjadi peningkatan 100 persen,” kata Tim Profesi Lembaga Perlindungan Perempuan, Anak, dan Remaja (LPPAR) Kota Pekalongan Nur Agustina.

Sedangkan tahun 2012 lalu papar Nur, jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Kota pekalongan msebanyak 24 kasus dengan korban 17 anak perempuan dan tujuh anak laki-laki.

Melihat kenyataan itu tentu pihaknya sangat prihatin dan diperkirakan tahun 2013 akan terjadi peningkatan kasus kekerasan pada anak jika dilihat kasus yang terjadi hingga maret saja sudah mencapai 10 kasus, papar Nur serya meminta semua pihak agar lebih memperhatikan perkembangan kasus kekerasan terhadap anak ini.

Tahun 2012 lalu Nur mengatakan, jenis kekerasan yang menimpa anak selama 2012, seperti kasus seksual sebanyak tiga orang, kekerasan fisik 10 orang, dan psikis sebanyak 11 orang. Meningkatnya laporan kasus kekerasan terhadap anak itu bukan berarti mencerminkan bahwa Kota Pekalongan sangat rentan terjadi kasus itu melainkan justru adanya peningkatan kesadaran dan peran masyarakat terhadap lingkungan sosialnya.

“Kami minta kepada masyarakat, jika ada kasus kekerasan terhadap anak terjadi dilingkungannya diharapkan segera melaporkannya baik ke Polres maupun ke LPPAR atau pun kepihak terkait lainnya,” pinta Nur Agustina.**

Ukuran Font  
Lembaga Perlindungan Perempuan, Anak, dan Remaja (LPPAR) Kota Pekalongan, Jawa Tengah prihatin. Pasalnya, angka kekerasan terhadap anak di kota batik ini meningkat drastis dibanding priode tahun lalu.
Cetak

No Image Jateng Sabet 3 Piala dalam Parade Tari Nusantara 2014Peserta Parade Tari Nusantara ini berasal dari 33 Provinsi se Indonesia, Jawa Tengah mendapatkan nomor urut penampilan 17 pada pekan Hari kemerdekaan Republik Indonesia di Teater Bhineka Tunggal Ika ( TBTI ) TMII Jakarta.

No Image PKDP Pemersatu Rang Piaman di RantauWakil Walikota Pariaman DR.Genius Umar, S.Sos,M.Si menghadiri undangan Halal Bi Halal warga PKDP Solok yang bertempat di Aula SMKN 1 Kota Solok, Selasa (19/08/2014).

No Image Wagub Jateng: Jangan Berkarya Hanya Untuk Diri SendiriTiga aspek ini harus kita dorong terus menerus agar bisa memaknai kemerdekaan Indonesia dengan benar dan baik.

No Image Bupati Semarang Sidak Uji Fisik Ranmor AngkutanGuna mengetahui dan mencegah kemungkinan praktik pungutan liar (pungli), Bupati Semarang H Mundjirin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tempat uji fisik (kir).

Ads