Sabtu, 29 November 2014 | 15.23 WIB
Jateng Time

Hingga Akhir Maret 2013, 10 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Kota Pekalongan

Sarbini/Slamet SU  |  Kota Pekalongan | Rabu, 27 Maret 2013 - 06.58 WIB | Dibaca: 720 kali
IMG-10358
Ilustrasi

PEKALONGAN, JATENG TIME – Lembaga Perlindungan Perempuan, Anak, dan Remaja (LPPAR) Kota Pekalongan, Jawa Tengah prihatin. Pasalnya, angka kekerasan terhadap anak di kota batik ini meningkat drastis dibanding priode tahun lalu.

“Hingga akhir Maret 2013 saja sudah terjadi 10 kasus kekerasan terhadap anak. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2012 lalu, terjadi peningkatan 100 persen,” kata Tim Profesi Lembaga Perlindungan Perempuan, Anak, dan Remaja (LPPAR) Kota Pekalongan Nur Agustina.

Sedangkan tahun 2012 lalu papar Nur, jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Kota pekalongan msebanyak 24 kasus dengan korban 17 anak perempuan dan tujuh anak laki-laki.

Melihat kenyataan itu tentu pihaknya sangat prihatin dan diperkirakan tahun 2013 akan terjadi peningkatan kasus kekerasan pada anak jika dilihat kasus yang terjadi hingga maret saja sudah mencapai 10 kasus, papar Nur serya meminta semua pihak agar lebih memperhatikan perkembangan kasus kekerasan terhadap anak ini.

Tahun 2012 lalu Nur mengatakan, jenis kekerasan yang menimpa anak selama 2012, seperti kasus seksual sebanyak tiga orang, kekerasan fisik 10 orang, dan psikis sebanyak 11 orang. Meningkatnya laporan kasus kekerasan terhadap anak itu bukan berarti mencerminkan bahwa Kota Pekalongan sangat rentan terjadi kasus itu melainkan justru adanya peningkatan kesadaran dan peran masyarakat terhadap lingkungan sosialnya.

“Kami minta kepada masyarakat, jika ada kasus kekerasan terhadap anak terjadi dilingkungannya diharapkan segera melaporkannya baik ke Polres maupun ke LPPAR atau pun kepihak terkait lainnya,” pinta Nur Agustina.**

Ukuran Font  
Lembaga Perlindungan Perempuan, Anak, dan Remaja (LPPAR) Kota Pekalongan, Jawa Tengah prihatin. Pasalnya, angka kekerasan terhadap anak di kota batik ini meningkat drastis dibanding priode tahun lalu.
Cetak

No Image Geneus Umar : Generasi Muda Harus Punya Nilai KebangsaanDalam kehidupan berbangsa dan bernegara sangat dibutuhkan spirit kebersamaan dan rasa nasionalisme yang tinggi.

No Image Walikota Mukhlis Sampaikan Nota Penjelasan RAPBD 2015Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pariaman melaksanakan Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan Nota Penjelasan Walikota Pariaman terhadap Rancangan Anggaran Perndapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2015, Rabu, (26/11/20114) di grdung DPRD Kota Pariaman, Manggung.

No Image Petani Kakao Terima Hadiah PupukPetani kakao Tunas Muda Desa Cubadak Air Utara Kecamatan Pariaman Utara menerima hadiah dan bantuan pupuk dari Dinas Perkebuanan Provinsi Sumatra Barat yang di serahkan Walikota Pariaman,Mukhlis Rahman, di Desa Cubadak Air Utara, Rabu (26/11/2014).

No Image Pemko Pariaman Raih Anugerah Media Humas 2014Pemerintah kota Pariaman kembali raih penghargaan Anugerah Media Humas (AMH) tahun 2014 untuk kategori marchendise utama kelompok pemerintah prov/kab/kota yg diserahkan pada rangkaian acara Pertemuan Bakohumas tingkat Nasional yg diselenggarakan sejak tanggal 25 s/d 27 November 2014 di Hotel Haris Kota Bandung.

Ads