Senin, 24 November 2014 | 08.01 WIB
Jateng Time

Penanganan Kasus Korupsi di Jambi Lamban

Jambi | Selasa, 7 Mei 2013 - 14.54 WIB | Dibaca: 330 kali
IMG-11490

JAMBI – Memasuki triwulan II tahun 2013, beberapa kasus yang merugikan negara ratusan milyar masih mandeg di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, padahal pihak Kejaksaan telah menetapkan tersangkanya, misalnya kasus dugaan korupsi dana kwarda pramuka jambi, kasus bencana kerinci,kasus kredit macet raden motor dan kasus lainnya.

Asisten Pidana Khusus (Adpidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi mengatakan pihaknya terus melakukan pendalaman dalam kasus-kasus tersebut, misalkan kasus Bencana Kerinci kita masih mengumpulkan data-data dan meminta keterangan,”ungkap Masyrobi.

Dengan banyaknya kasus lama yang mandeg, pengerjaan kasus baru juga bukan merupakan alasan bagi Kejaksaan Tinggi, pasalnya sudah lima bulan terakhir, pihak Kejaksaan tidak melakukan penyelidikan kasus baru.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, Andi Ashari mengatakan sampai saat ini belum ada kasus baru yang masuk ke Kejaksaan Tinggi ( Kejati) Jambi.

Beberapa kasus yang saat ini penanganannya jalan ditempat, diantaranya kasus dugaan korupsi dana Kwarda Pramuka Jambi, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi telah menetapkan mantan Sekda Provinsi Jambi AM Firdaus sebagai tersangka, tertuang dalam surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Nomor 459/N.5.FD.1/0/2012 tertanggal 26 Juli 2012.

Ada juga kasus dugaan penggelapan pajak PT Delimunda Perkasa (DMP) yang tidak memiliki lahan perkebunan tetapi sudah bisa memproduksi minyak sawit mentah (CPO) selama beberapa tahun terakhir dan sudah ada tiga tersangka dalam perkara tersebut.

Terakhir kasus bantuan bencana alam gempa bumi 1 oktober 2009 kabupaten kerinci sebesar Rp. 104 miliar dimana pihak Kejaksaan Tinggi yang digalang Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Wito,SH sudah membawa belasan orang turun ke lapangan melakukan penyelidikan beberapa waktu lalu.**

Sumber: kejaksaan.go.id/Yus

Ukuran Font  
Memasuki triwulan II tahun 2013, beberapa kasus yang merugikan negara ratusan milyar masih mandeg di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, padahal pihak Kejaksaan telah menetapkan tersangkanya, misalnya kasus dugaan korupsi dana kwarda pramuka jambi, kasus bencana kerinci,kasus kredit macet raden motor dan kasus lainnya.
Cetak

No Image Ali Mukhni Ajak Masyarakat Saksikan Sepak Bola HPNLaga final sepakbola Hari Pers Nasional (HPN) Sumbar yang mempertemukan tuan rumah Padang Pariaman Plus (PWI Padang Pariaman dan Padang) melawan tim PWI Sawahlunto, Sijunjung dan Dharmasraya (SSD) yang sejatinya digelar Sabtu (22/11) ini terpaksa ditunda pada hari yang sama pekan depan (29/11).

No Image Kantor Pelayanan Perizinan Mengurus 126 Jenis IzinKantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (KP2TPM) Kota Pariaman semula hanya mengurus 8 jenis perizinan. ejak tahun 2014 dilimpahkan sebanyak 126 jenis perizinan.

No Image Mukhlis Rahman : Didikan Subuh Bentuk Pendidikan KeagamaanSebanyak 970 santriwan/santriwati utusan dari 97 MDA se Kota Pariaman dan 465 guru dan pengelola MDA,penuhi halaman Balaikota Pariaman pada acara Apel akbar Didikan Subuh se Kota Pariaman Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Minggu (16/11/2014).

No Image Mukhlis Rahman Sosialisasikan SIP Berbasis GeospasialPemko Pariaman secara berkelanjutan terus berusaha membenahi sistem informasi termasuk data tentang kondisi dan aspek tata ruang Kota Pariaman yang dinyatakan dalam sistem koordinat tertentu sehingga dapat diakses oleh setiap orang yang membutuhkan informasi tentang Kota Pariaman.

Ads