Kamis, 17 April 2014 | 17.27 WIB
Jateng Time
Hukum

Polres Kota Pekalongan Ringkus Pengedar Uang Palsu

-  |  Kota Pekalongan | Selasa, 1 Januari 2013 - 18.16 WIB | Dibaca: 383 kali
IMG-6748
Ilustrasi uang palsu.net

JAJARAN Kepolisian Resor Kota Pekalongan berhasil meringkus residivis pengedar uang palsu, Mustofa bin Sodikin (42) dan mengamankan sebanyak 99 lembar uang palsu senilai Rp10 juta dan dua telepon genggam.

Kepala Polresta Pekalongan, AKBP Dhani Hernandho mengatakan, polisi menangkap tersangka di Terminal Bus Pekalongan saat akan membayar tiket bus dengan menggunakan uang palsu jenis pecahan Rp100 ribu.

“Pelaku menggunakan uang palsu jenis pecahan Rp100 ribu untuk membayar tiket bus. Akan tetapi, kondektur bus curiga terhadap uang yang diberikan oleh pelaku sehingga melaporkan kasus itu ke polisi,” katanya, selasa (1/1).

Menurutnya, Mustofa yang merupakan warga Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ini, baru seminggu keluar dari Rumah Tahanan Pacitan, Jawa Timur, karena kasus yang sama.

“Akan tetapi, baru saja sepekan keluar dari penjara, tersangka melakukan kejahatan yang sama di Kota Pekalongan. Kami menduga tersangka adalah salah satu anggota sindikat pengedar uang palsu,” ujarnya

Akibat perbuatanya, tersangka akan dijerat Pasal 245 KUHP tentang pengedaran uang palsu dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Kami mengimbau kepada masyarakat berhati-hati terhadap peredaran uang palsu, terutama saat ramai seperti menjelang tahun baru ini,” himbaunya.

Tersangka, Mustofa mengaku setelah keluar dari penjara Rutan Pacitan, Jawa Timur, dirinya sempat tinggal di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.

“Saat itu, sebenarnya, saya akan ke Cirebon tetapi ditangkap polisi di terminal bus Kota Pekalongan. Adapun uang palsu itu berasal dari teman perempuan, Embok yang tinggal di Ambarawa,” ungkap tersangka.** (Ant/hfo)

Ukuran Font  
Jajaran Kepolisian Resor Kota Pekalongan berhasil meringkus residivis pengedar uang palsu, Mustofa bin Sodikin (42) dan mengamankan sebanyak 99 lembar uang palsu senilai Rp10 juta dan dua telepon genggam.
Cetak

No Image Alami Gangguan Jiwa, Agus Nekat Gantung DiriAgus Sugianto (30) ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya, dukuh Kedokanjati RT 07 RW 01, desa Serang, kecamatan Petarukan, kabupaten Pemalang.

No Image Pembekalan Tipping Point Leadership Oleh Danrem 051/WKTKomandan Korem 051/Wkt Kolonel Inf Rudianto, memberikan pembekalan kepada Para Dandim, Para Kasi,Para Perwira Staf Korem 051/Wkt, Bertempat ruang data Lt 2 Makrem 051/Wkt

No Image Besok, Tim PGRI Kab Cirebon Bertolak Ke Malang Serahkan Bantuan Korban Gunung KeludKorban erupsi gunung Kelud yang terjadi beberapa waktu lalu ternyata mengugah rasa keprihatinan berbagai pihak tak terkecuali Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

No Image Dugaan Arus Pendek, 17 Kamar Mess Ludes TerbakarAkibat hubungan arus pendek, 17 ruang kamar yang difungsikan untuk mess karyawan Galaxy Billiard Pemalang, ludes dilalap si jago merah.

Ads