Selasa, 30 September 2014 | 17.08 WIB
Jateng Time
Hukum

Polres Kota Pekalongan Ringkus Pengedar Uang Palsu

-  |  Kota Pekalongan | Selasa, 1 Januari 2013 - 18.16 WIB | Dibaca: 473 kali
IMG-6748
Ilustrasi uang palsu.net

JAJARAN Kepolisian Resor Kota Pekalongan berhasil meringkus residivis pengedar uang palsu, Mustofa bin Sodikin (42) dan mengamankan sebanyak 99 lembar uang palsu senilai Rp10 juta dan dua telepon genggam.

Kepala Polresta Pekalongan, AKBP Dhani Hernandho mengatakan, polisi menangkap tersangka di Terminal Bus Pekalongan saat akan membayar tiket bus dengan menggunakan uang palsu jenis pecahan Rp100 ribu.

“Pelaku menggunakan uang palsu jenis pecahan Rp100 ribu untuk membayar tiket bus. Akan tetapi, kondektur bus curiga terhadap uang yang diberikan oleh pelaku sehingga melaporkan kasus itu ke polisi,” katanya, selasa (1/1).

Menurutnya, Mustofa yang merupakan warga Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ini, baru seminggu keluar dari Rumah Tahanan Pacitan, Jawa Timur, karena kasus yang sama.

“Akan tetapi, baru saja sepekan keluar dari penjara, tersangka melakukan kejahatan yang sama di Kota Pekalongan. Kami menduga tersangka adalah salah satu anggota sindikat pengedar uang palsu,” ujarnya

Akibat perbuatanya, tersangka akan dijerat Pasal 245 KUHP tentang pengedaran uang palsu dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Kami mengimbau kepada masyarakat berhati-hati terhadap peredaran uang palsu, terutama saat ramai seperti menjelang tahun baru ini,” himbaunya.

Tersangka, Mustofa mengaku setelah keluar dari penjara Rutan Pacitan, Jawa Timur, dirinya sempat tinggal di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.

“Saat itu, sebenarnya, saya akan ke Cirebon tetapi ditangkap polisi di terminal bus Kota Pekalongan. Adapun uang palsu itu berasal dari teman perempuan, Embok yang tinggal di Ambarawa,” ungkap tersangka.** (Ant/hfo)

Ukuran Font  
Jajaran Kepolisian Resor Kota Pekalongan berhasil meringkus residivis pengedar uang palsu, Mustofa bin Sodikin (42) dan mengamankan sebanyak 99 lembar uang palsu senilai Rp10 juta dan dua telepon genggam.
Cetak

No Image Pelaku Pembunuhan Gadis Belia Dibekuk Jajaran Polres DemakHanya berselang beberapa hari setelah kejadian,jajaran Polres Demak berhasil engungkap pelaku pembunuhan terhadap pelaku pembunuhan seorang gadis remaja yang mayatnya ditemukan di areal persawahan.

No Image Banyak Aktivitas Kurangi Risiko AlzheimerAlzheimer merupakan penyakit pikun secara keseluruhan yang umumnya dikhawatirkan para lansia. Sebenarnya risiko terkena alzheimer dapat dihindari dengan aktif berkegiatan dan mengkonsumsi makanan sehat.

No Image Kejuaraan Terjun Payung Militer Internasional, Momentum Kenalkan WisataKehadiran anggota militer dari 42 negara yang mengikuti Conseil International Sport Militaire (CISM) World Military Parachuting Championship 2014 di stadion Manahan Solo disambut hangat Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH

No Image BPK RI Kunjungi Koppas Padang SagoPdg. Pariaman, (JT)- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, lakukan pemeriksaan di Koperasi Pedagang Pasar (KOPPAS) Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (23/9/14), terkait penerimaan Dana Hibah Tahun 2013, untuk pembangunan Pasar B Padang Sago, sebanyak Rp. 900 juta.

Ads