Minggu, 29 Maret 2015 | 08.03 WIB
Jateng Time
Hukum

Polres Kota Pekalongan Ringkus Pengedar Uang Palsu

-  |  Kota Pekalongan | Selasa, 1 Januari 2013 - 18.16 WIB | Dibaca: 567 kali
IMG-6748
Ilustrasi uang palsu.net

JAJARAN Kepolisian Resor Kota Pekalongan berhasil meringkus residivis pengedar uang palsu, Mustofa bin Sodikin (42) dan mengamankan sebanyak 99 lembar uang palsu senilai Rp10 juta dan dua telepon genggam.

Kepala Polresta Pekalongan, AKBP Dhani Hernandho mengatakan, polisi menangkap tersangka di Terminal Bus Pekalongan saat akan membayar tiket bus dengan menggunakan uang palsu jenis pecahan Rp100 ribu.

“Pelaku menggunakan uang palsu jenis pecahan Rp100 ribu untuk membayar tiket bus. Akan tetapi, kondektur bus curiga terhadap uang yang diberikan oleh pelaku sehingga melaporkan kasus itu ke polisi,” katanya, selasa (1/1).

Menurutnya, Mustofa yang merupakan warga Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ini, baru seminggu keluar dari Rumah Tahanan Pacitan, Jawa Timur, karena kasus yang sama.

“Akan tetapi, baru saja sepekan keluar dari penjara, tersangka melakukan kejahatan yang sama di Kota Pekalongan. Kami menduga tersangka adalah salah satu anggota sindikat pengedar uang palsu,” ujarnya

Akibat perbuatanya, tersangka akan dijerat Pasal 245 KUHP tentang pengedaran uang palsu dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

“Kami mengimbau kepada masyarakat berhati-hati terhadap peredaran uang palsu, terutama saat ramai seperti menjelang tahun baru ini,” himbaunya.

Tersangka, Mustofa mengaku setelah keluar dari penjara Rutan Pacitan, Jawa Timur, dirinya sempat tinggal di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.

“Saat itu, sebenarnya, saya akan ke Cirebon tetapi ditangkap polisi di terminal bus Kota Pekalongan. Adapun uang palsu itu berasal dari teman perempuan, Embok yang tinggal di Ambarawa,” ungkap tersangka.** (Ant/hfo)

Ukuran Font  
Jajaran Kepolisian Resor Kota Pekalongan berhasil meringkus residivis pengedar uang palsu, Mustofa bin Sodikin (42) dan mengamankan sebanyak 99 lembar uang palsu senilai Rp10 juta dan dua telepon genggam.
Cetak

No Image Kapolres Demak Serahkan Kunci Rumah Korban KeebakaranBantuan ini tidak seberapa dan jauh dari cukup untuk kebutuhan korban, namun kami tetap peduli akan nasib yang dialami korban.

No Image Beri Rasa Aman, Polres Lakukan Razia RutinTempat razia ini kami usahakan selalu berpindah tempat, serta serentak di sejumlah wilayah polsek di Demak dengan waktu dan tempat yang berbeda.

No Image Wartawan Temukan Potongan Tangan Korban KebakaranKebakaran yang mengharukan yang di alami keluarga Agung Sumantri warga Desa Botosengon,Kecamatan Dempet,Kabupaten Demak harus kehilangan ke tiga buah hatinya yang masih balita yakni Fadli (10) Shinta (8) dan Juwita (3).

No Image Istri Kapolres Demak Datangi Bekas Rumah Korban KebakaranSetelah memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Agung Sumantri yang mengakibatkan korban harus kehilangan tiga anak sekaligus, istri Kapolres Demak dan rombongan berkenan melihat langsung lokasi rumah korban yang kebakaran.

Ads