Selasa, 28 April 2015 | 03.39 WIB
Jateng Time
Hukum

Satpol PP Cilacap Tangkap PNS Pemprov Jateng Gadungan

-  |  Cilacap | Rabu, 30 Januari 2013 - 12.32 WIB | Dibaca: 597 kali
IMG-8252
ilustrasi logo Polisi Pamong Praja.net

SATUAN Polisi Pamong Praja Kabupaten Cilacap menangkap seorang pria pengangguran yang mengaku sebagai pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Tersangka bernama Aris Munandar (38), warga Desa Karangturi, Kecamatan Mrebet, Purbalingga. Dia ditangkap tadi malam,” kata Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketertiban Masyarakat Satpol PP Cilacap Hari Winarno di Cilacap, Rabu (30/1).

Menurut dia, pegawai gadungan ini sebenarnya telah diincar Satpol PP Cilacap sejak dua bulan lalu. Saat itu petugas keamanan salah satu pusat perbelanjaan di Cilacap melaporkan adanya orang yang berpakaian pegawai negeri sipil (PNS) berkeliaran di tempat itu dan menegur PNS yang sedang berbelanja pada jam kerja. Akan tetapi saat Satpol PP tiba di tempat itu, kata dia, pegawai gadungan ini telah pergi.

Menurut dia, Satpol PP berulang kali berusaha menangkap pria tersebut, namun selalu gagal. Hingga akhirnya, pelaku dapat ditangkap pada Selasa (29/1) malam saat berada di sebuah rumah makan sekitar Terminal Bus Cilacap.

“Saat ditangkap, yang bersangkutan mengenakan pakaian preman. Namun setelah digeledah, di dalam tasnya terdapat sepasang pakaian dinas harian lengan panjang berlogo Pemprov Jateng dan sejumlah barang bukti seperti berkas survei harga, buku tabungan Bank Mandiri Purbalingga, dan gantungan kartu pegawai yang dipasangi guntingan logo Pemprov Jateng,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Hari, pria itu mengaku sebagai anggota Satpol PP Pemprov Jateng dan ingin menegakkan disiplin dengan menegur PNS yang berkeliaran pada jam kerja.

Selain itu, lanjutnya, pelaku juga mengaku telah bertemu dengan lima PNS di Cilacap.

“Kami akan segera melengkapi berkas pemeriksaan dan selanjutnya tersangka akan diserahkan kepada Polsek Cilacap Tengah guna pengusutan lebih lanjut,” ungkapnya.

Hari mengatakan, pihaknya juga telah menghubungi keluarga tersangka dan diketahui jika Aris Munandar merupakan seorang pemalas yang ingin menikmati harta tanpa bekerja keras. Tersangka yang beranak satu ini juga ditinggalkan istrinya karena suka berjudi dan mabuk-mabukan sehingga harta benda mereka habis.

Saat ditanya wartawan, Aris mengaku tidak melakukan penipuan meskipun menggunakan pakaian dinas pegawai pemprov.

“Saya hanya menegur PNS dengan mengatakan ‘jam kantor kok belanja’, tujuannya agar disiplin,” kata dia yang jebolan kelas 2 salah satu sekolah menengah atas di Purbalingga.

Dia mengaku sempat takut saat pertama kali menggunakan pakaian dinas ini, namun selanjutnya menjadi terbiasa.** (Ant/hfo)

Ukuran Font  
Tersangka bernama Aris Munandar (38), warga Desa Karangturi, Kecamatan Mrebet, Purbalingga. Dia ditangkap tadi malam.
Cetak

No Image Kapolres Demak Serahkan Kunci Rumah Korban KeebakaranBantuan ini tidak seberapa dan jauh dari cukup untuk kebutuhan korban, namun kami tetap peduli akan nasib yang dialami korban.

No Image Beri Rasa Aman, Polres Lakukan Razia RutinTempat razia ini kami usahakan selalu berpindah tempat, serta serentak di sejumlah wilayah polsek di Demak dengan waktu dan tempat yang berbeda.

No Image Wartawan Temukan Potongan Tangan Korban KebakaranKebakaran yang mengharukan yang di alami keluarga Agung Sumantri warga Desa Botosengon,Kecamatan Dempet,Kabupaten Demak harus kehilangan ke tiga buah hatinya yang masih balita yakni Fadli (10) Shinta (8) dan Juwita (3).

No Image Istri Kapolres Demak Datangi Bekas Rumah Korban KebakaranSetelah memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Agung Sumantri yang mengakibatkan korban harus kehilangan tiga anak sekaligus, istri Kapolres Demak dan rombongan berkenan melihat langsung lokasi rumah korban yang kebakaran.

Ads