Sabtu, 1 Agustus 2015 | 16.44 WIB
Jateng Time
Interaksi

Nilai-Nilai Pancasila Merupakan Watak dan Ciri Masyarakat Serta Bangsa Indonesia

Slamet Nugroho  |  Pekalongan | Rabu, 12 Juni 2013 - 08.13 WIB | Dibaca: 694 kali
IMG-12703

BUPATI Pekalongan H. Amat Antono menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila merupakan tatanan tentang kehidupan yang dianggap baik memberi corak, watak dan ciri masyarakat dan bangsa Indonesia yang membedakan dengan masyarakat atau bangsa lain. Hal tersebut diutarakannya saat membuka kegiatan Fasilitasi Pemasyarakatan dan Revitalisasi Nilai-nilai Pancasila bagi Elemen Masyarakat di Kabupaten Pekalongan, di aula lantai 1 Setda, kemarin.

Dijelaskannya, pemasyarakatan dan revitaslisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa merupakan hal yang fundamental. Karena nilai-nilai Pancasila merupakan roh dan jatidiri bangsa Indonesia. Untuk itulah pemasyarakatan dan revitalisasi nilai-nilai Pancasila bagi elemen masyarakat di Kabupaten Pekalongan mutlak perlu ditanamkan.

“Saya memandang masyarakat Kabupaten Pekalongan telah mensikapi dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Terbukti kehidupan masyarakat Kabupaten Pekalongan yang religius, tepo seliro, demokratis, toleransi, penuh kebersamaan kegotong-royongan dalam memecahkan permasalahan yang ada, jauh dari tindakan anarkis, Sehingga situasi dan kondisi stabil dan aman,” ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pekalongan, Drs. Achmad Muchlisin mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan bertujuan untuk memantapkan pemahaman dan pengamalan Pancasila sebagai filosofi dasar negara, ideologi negara, guna mencapai cita-cita dan tujuan nasional.

Selain itu, kata Muchlisin, tujuan kegiatan untuk memantapkan wawasan kebangsaan bagi semua komponen/elemen masyarakat, guna melestarikan rasa kebangsaan, paham kebangsaan, dan semangat kebangsaan, serta membangun kesadaran berbangsa dan bernegara. Dan
membangun serta memelihara kondusifitas daerah yang sehat, dinamis, demokratis, adil, maju dan sejahtera.

Peserta yang mengikuti kegiatan fasilitasi, tutur Muchlisin, berjumlah 100 orang, terdiri dari tim penggerak PKK Kecamatan sebanyak 19 orang, tokoh masyarakat 16 orang, mahasiswa 16 orang, ormas keagamaan dan kepercayaan 24 orang, kelompok profesi
8 orang, serta LSM 6 orang.*

Editor : HFO

Ukuran Font  
Pemasyarakatan dan revitaslisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa merupakan hal yang fundamental. Karena nilai-nilai Pancasila merupakan roh dan jatidiri bangsa Indonesia
Cetak

No Image WAHATIK,TKW ASAL DEMAK 2 TAHUN KERJA DI MALAYSIA TIDAK BISA PULANG KARENA PASPOR DI TAHAN AJEN NAKALPasangan Tamsir ( 57 ) dan istrinya Aslihah ( 55 ) warga Desa Kedung Mutih Rt 2/ 2 kecamatan wedung kabupaten Demak selama dua ( 2 ) tahun ini berharap cemas

No Image KOMUNITAS FACEBOOK WARGA DEMAK ( WD ) BANTU KORBAN PEMBANTAIANMendengar satu lagi korban pembantaian sadis wonowoso Demak membuat komunitas facebook warga Demak bergerak hatinya untuk ikut membantu meringankan beban bagi keluarga korban. komunitas yang di kenal dengan sebutan WD

No Image KAPOLRES DEMAK, AKBP HERU SUTOPO SIK KAGET MENDENGAR KORBAN PEMBANTAIAN MENINGGAL DUNIABerita meninggalnya AHMAD ZAKY, salah satu dari tiga korban pembantai wonowoso Demak ( baca di jatengtime. com ) membuat semua pihak kaget dan terharu

No Image HALAL BI HALAL DAN TEMU KANGEN SMAN 2 DEMAKDi ruang aula lantai 2 SMAN 2 Demak, Minggu ( 26/ 7/ 2015 ) segenap keluarga besar SMAN 2 Demak, Komite, dan tamu undangan diadakan acara rutin tahunan Halal bi halal

Ads