Minggu, 5 Juli 2015 | 11.24 WIB
Jateng Time
Interaksi

Pengamat Sambut Baik Wacana Pemilukada Oleh Dewan

Herry Febriyanto  |  Kota Sukabumi | Jumat, 10 Mei 2013 - 07.56 WIB | Dibaca: 264 kali
IMG-11555
Pengamat Pemerintahan Munandi saleh

PENGAMAT Pemerintahan Munandi Saleh, menyambut baik langkah Kementerian Dalam negeri yang mengusulkan kepada DPR RI, agar pemilihan kepala daerah yaitu Bupati dan Walikota dilakukan langsung oleh DPRD. Pasalnya proses Pemilukada langsung saat ini banyak menimbulkan terjadinya konflik horizontal dan vertikal, sehingga membuat masyarakat terpecah karena kepentingan politik.

“Pemilihan kepala daerah melalui DPRD juga akan menghemat anggaran pemerintah daerah, karena yang terjadi saat ini anggaran untuk pemilukada yang disediakan pemda sangat tinggi,” ujar Dosen STISIP Syamsul Ulum Gunungpuyuh Kota Sukabumi tersebut, kemarin.

Menurutnya, proses pemilihan umum baik presiden, gubernur ataupun walikota/bupati yang dilakukan saat ini sudah tidak sesuai dengan sila ke empat Pancasila yaitu “Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan dan Perwakilan”. Karena sila ke empat Pancasila tersebut mengandung makna, bahwa negara kita menggunakan azas gotong royong dan musyawarah untuk mencapai mufakat.

“Pertanyaan yang timbul saat ini, apakah pemimpin negara maupun kepala daerah sudah benar-benar terpilih melalui jalur musyawarah dan mewakili aspirasi masyarakat,” tandasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, contoh yang terjadi saat ini akibat proses pemilihan umum secara langsung yaitu tidak berfungsinya sama sekali peran Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dalam pemilihan Presiden Republik Indonesia.

Padahal wakil-wakil rakyat yang duduk di MPR saat ini lebih mengetahui kualitas dan kemampuan seorang calon pemimpin bangsa untuk menduduki kursi orang nomor satu di republik ini. “Jadi percuma jika ada MPR namun sudah tidak bisa menjalankan perannya seperti dulu,” tegasnya. *

Editor : HFO

Ukuran Font  
Pemilihan kepala daerah melalui DPRD juga akan menghemat anggaran pemerintah daerah, karena yang terjadi saat ini anggaran untuk pemilukada yang disediakan pemda sangat tinggi.
Cetak

POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLING POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLINGDemak,. Lomba ini dimaksutkan untuk menumbuh kembangkan lagi siskamling di desa desa yang sekarang mulai dirasakan berkurang atau dapat dikatakan mulai tidak ada. putaran pertama penilaian oleh tim yang dipimpin AKP Sutomo berlokasi di desa Medini yang mewakili kecamatan Gajah kabupaten Demak pada hari selasa, 19/05/2015. Tim penilai tiba di desa Medini pukul 21.wib disambut [...]

No Image Selama Setahun, LGN-OTA Santuni 854 Anak Asuh-Selama tahun 2014, Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGN-OTA) Kabupaten Jepara berhasil memberikan bantuan kepada 854 anak asuh dan 25 siswa terancam putus sekolah.

No Image Mutiara Karangbolong Ditampilkan di TMII – JakartaRatusan pengunjung memadati Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, Minggu (22/3).

No Image Penurunan Nikah Dini Terganjal UU PernikahanPernikahan dini merupakan salah satu pemicu tingginya angka kematian ibu melahirkan (AKI) di Jawa Tengah

Ads