Jumat, 31 Juli 2015 | 03.11 WIB
Jateng Time
Interaksi

Pengamat Sambut Baik Wacana Pemilukada Oleh Dewan

Herry Febriyanto  |  Kota Sukabumi | Jumat, 10 Mei 2013 - 07.56 WIB | Dibaca: 273 kali
IMG-11555
Pengamat Pemerintahan Munandi saleh

PENGAMAT Pemerintahan Munandi Saleh, menyambut baik langkah Kementerian Dalam negeri yang mengusulkan kepada DPR RI, agar pemilihan kepala daerah yaitu Bupati dan Walikota dilakukan langsung oleh DPRD. Pasalnya proses Pemilukada langsung saat ini banyak menimbulkan terjadinya konflik horizontal dan vertikal, sehingga membuat masyarakat terpecah karena kepentingan politik.

“Pemilihan kepala daerah melalui DPRD juga akan menghemat anggaran pemerintah daerah, karena yang terjadi saat ini anggaran untuk pemilukada yang disediakan pemda sangat tinggi,” ujar Dosen STISIP Syamsul Ulum Gunungpuyuh Kota Sukabumi tersebut, kemarin.

Menurutnya, proses pemilihan umum baik presiden, gubernur ataupun walikota/bupati yang dilakukan saat ini sudah tidak sesuai dengan sila ke empat Pancasila yaitu “Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan dan Perwakilan”. Karena sila ke empat Pancasila tersebut mengandung makna, bahwa negara kita menggunakan azas gotong royong dan musyawarah untuk mencapai mufakat.

“Pertanyaan yang timbul saat ini, apakah pemimpin negara maupun kepala daerah sudah benar-benar terpilih melalui jalur musyawarah dan mewakili aspirasi masyarakat,” tandasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, contoh yang terjadi saat ini akibat proses pemilihan umum secara langsung yaitu tidak berfungsinya sama sekali peran Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dalam pemilihan Presiden Republik Indonesia.

Padahal wakil-wakil rakyat yang duduk di MPR saat ini lebih mengetahui kualitas dan kemampuan seorang calon pemimpin bangsa untuk menduduki kursi orang nomor satu di republik ini. “Jadi percuma jika ada MPR namun sudah tidak bisa menjalankan perannya seperti dulu,” tegasnya. *

Editor : HFO

Ukuran Font  
Pemilihan kepala daerah melalui DPRD juga akan menghemat anggaran pemerintah daerah, karena yang terjadi saat ini anggaran untuk pemilukada yang disediakan pemda sangat tinggi.
Cetak

No Image HALAL BI HALAL DAN TEMU KANGEN SMAN 2 DEMAKDi ruang aula lantai 2 SMAN 2 Demak, Minggu ( 26/ 7/ 2015 ) segenap keluarga besar SMAN 2 Demak, Komite, dan tamu undangan diadakan acara rutin tahunan Halal bi halal

No Image SYAFIQ NUR FALAH, SATU-SATUNYA KORBAN PEMBANTAIAN YANG SELAMATTragedi pembantaian anak-anak di Desa wonowoso Demak, menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga korban. Tiga korban pembantaian sadis Supriyadi, dua meninggal dunia, satu selamat ( baca beritanya di jatengtime.com )

No Image AHMAD ZAKY, KORBAN PEMBANTAIAN USUSNYA TERBURAI KELUAR MASIH BISA LARI MENYELAMATKAN DIRIKisah nyata yang mengharukan dan heroik dari korban pembantaian jagal maut Supriyadi di Wonowoso Demak, Minggu ( 26/ 7/ 2015 )

No Image SATU LAGI KORBAN PEMBANTAIAN ANAK-ANAK DI WONOWOSO DEMAK MENINGGAL DUNIASetelah berjuang melawan maut sejak kejadian pembantaian,Minggu ( 26/ 7/ 2015 ) AHMAD ZAKY ( 12 ) salah satu korban dari tiga korban pembantaian Supriyadi ( Baca juga di jatengtime )

Ads