Kamis, 2 Oktober 2014 | 13.23 WIB
Jateng Time

Tahun 2013, Kebutuhan Darah di Sragen Meningkat Tajam

Sragen | Selasa, 14 Mei 2013 - 07.20 WIB | Dibaca: 365 kali
IMG-11593

SRAGEN – Tahun 2013, kebutuhan darah di kabupaten Sragen, Jawa Tengah diprediksikan mengalami peningkatan drastis.Tahun ini diperkirakan mencapai 13.000 kantong, meningkat tajam dibandingkan tahun 2012 sekitar 12.600 kantong.

Peningkatan kebutuhan ini diantaranya dipengaruhi oleh kebijakan cuci darah gratis bagi warga miskin dalam program SARASWATI (Sarase Warga Sukowati) di Sragen.

Hal itu dikemukakan Wakil Ketua I Pengurus Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Sragen, Bambang Kiswanto saat meninjau kegiatan donor darah Pemuda Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA) Sragen di Dukuh Bulakrejo, Desa Jirapan, Masaran,baru-baru ini.

Menurut Bambang, untuk mencukupi kebutuhan itu, kini pengurus PDDI gencar melakukan sosialisasi donor darah sukarela. Dalam sebulan ini, katanya, PDDI Sragen mengadakan kegiatan sosialisasi di empat wilayah kecamatan, yakni Karangmalang, Sambirejo, Kedawung dan kecamatan Sragen. Kegiatan ini merupakan bagian dari progam PDDI Sragen untuk membangkitkan kesadaran masyarakat menjadi donor darah sukarela. Dengan program Donor Darah Masuk Desa, ia yakin kebutuhan darah yang terus meningkat akan tercukupi.

Bambang menerangkan, orang yang menjadi donor darah sukarela sebenarnya akan memperoleh banyak manfaat. Diantaranya, mendapat pemeriksaan fisik sederhana, seperti pengukuran tekanan darah yang sangat penting diketahui bagi kesehatan. Manfaat lain, akan diketahui beberapa penyakit tertentu yang sedang di derita, seperti HIV/AIDS, hepatitis C, sifilis, malaria, dan sebagainya. Juga Sirkulasi darah juga menjadi lancar. Namun yang lebih penting, kata Bambang, donor darah sukarela sangat besar artinya bagi kemanusiaan.

Sementara itu, kegiatan donor darah yang diadakan di aula MTA Cabang Masaran III bekerjasama dengan PMI Cabang Sragen kamis lalu berhasil menghimpun 350 kantong (kalf). Menurut ketua panitia, Sabar Narimo, kegiatan donor darah massal ini merupakan yang pertama dilakukan Pemuda MTA Sragen bidang Sosial. “Ternyata, dari target 200 orang, sampai penutupan ada 350 orang menyumbangkan darahnya secara sukarela”, ungkap Sabar Narimo.

Sabar Narimo menjelaskan, kegiatan yang bertema “Menyelamatkan satu nyawa berarti menyelamatkan kehidupan manusia semuanya”, ini bukan hanya diikuti anggota MTA, tetapi juga warga lainnya.**

Sumber: Sragen.go.id/Suparto/Buana Asri FM

Ukuran Font  
Tahun 2013, kebutuhan darah di kabupaten Sragen, Jawa Tengah diprediksikan mengalami peningkatan drastis.Tahun ini diperkirakan mencapai 13.000 kantong, meningkat tajam dibandingkan tahun 2012 sekitar 12.600 kantong.
Cetak

No Image 90 Rumah Tidak Layak Huni di Kota Pariaman DirehabilitasiPemerintah Kota Pariaman memberikan perhatian yang cukup besar bagi masyarakat miskin di Kota Pariaman.

No Image Pelaku Pembunuhan Gadis Belia Dibekuk Jajaran Polres DemakHanya berselang beberapa hari setelah kejadian,jajaran Polres Demak berhasil mengungkap pelaku pembunuhan terhadap pelaku pembunuhan seorang gadis remaja yang mayatnya ditemukan di areal persawahan.

No Image Banyak Aktivitas Kurangi Risiko AlzheimerAlzheimer merupakan penyakit pikun secara keseluruhan yang umumnya dikhawatirkan para lansia. Sebenarnya risiko terkena alzheimer dapat dihindari dengan aktif berkegiatan dan mengkonsumsi makanan sehat.

No Image Kejuaraan Terjun Payung Militer Internasional, Momentum Kenalkan WisataKehadiran anggota militer dari 42 negara yang mengikuti Conseil International Sport Militaire (CISM) World Military Parachuting Championship 2014 di stadion Manahan Solo disambut hangat Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH

Ads