Sabtu, 22 November 2014 | 22.14 WIB
Jateng Time

Tahun 2013, Kebutuhan Darah di Sragen Meningkat Tajam

Sragen | Selasa, 14 Mei 2013 - 07.20 WIB | Dibaca: 406 kali
IMG-11593

SRAGEN – Tahun 2013, kebutuhan darah di kabupaten Sragen, Jawa Tengah diprediksikan mengalami peningkatan drastis.Tahun ini diperkirakan mencapai 13.000 kantong, meningkat tajam dibandingkan tahun 2012 sekitar 12.600 kantong.

Peningkatan kebutuhan ini diantaranya dipengaruhi oleh kebijakan cuci darah gratis bagi warga miskin dalam program SARASWATI (Sarase Warga Sukowati) di Sragen.

Hal itu dikemukakan Wakil Ketua I Pengurus Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Sragen, Bambang Kiswanto saat meninjau kegiatan donor darah Pemuda Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA) Sragen di Dukuh Bulakrejo, Desa Jirapan, Masaran,baru-baru ini.

Menurut Bambang, untuk mencukupi kebutuhan itu, kini pengurus PDDI gencar melakukan sosialisasi donor darah sukarela. Dalam sebulan ini, katanya, PDDI Sragen mengadakan kegiatan sosialisasi di empat wilayah kecamatan, yakni Karangmalang, Sambirejo, Kedawung dan kecamatan Sragen. Kegiatan ini merupakan bagian dari progam PDDI Sragen untuk membangkitkan kesadaran masyarakat menjadi donor darah sukarela. Dengan program Donor Darah Masuk Desa, ia yakin kebutuhan darah yang terus meningkat akan tercukupi.

Bambang menerangkan, orang yang menjadi donor darah sukarela sebenarnya akan memperoleh banyak manfaat. Diantaranya, mendapat pemeriksaan fisik sederhana, seperti pengukuran tekanan darah yang sangat penting diketahui bagi kesehatan. Manfaat lain, akan diketahui beberapa penyakit tertentu yang sedang di derita, seperti HIV/AIDS, hepatitis C, sifilis, malaria, dan sebagainya. Juga Sirkulasi darah juga menjadi lancar. Namun yang lebih penting, kata Bambang, donor darah sukarela sangat besar artinya bagi kemanusiaan.

Sementara itu, kegiatan donor darah yang diadakan di aula MTA Cabang Masaran III bekerjasama dengan PMI Cabang Sragen kamis lalu berhasil menghimpun 350 kantong (kalf). Menurut ketua panitia, Sabar Narimo, kegiatan donor darah massal ini merupakan yang pertama dilakukan Pemuda MTA Sragen bidang Sosial. “Ternyata, dari target 200 orang, sampai penutupan ada 350 orang menyumbangkan darahnya secara sukarela”, ungkap Sabar Narimo.

Sabar Narimo menjelaskan, kegiatan yang bertema “Menyelamatkan satu nyawa berarti menyelamatkan kehidupan manusia semuanya”, ini bukan hanya diikuti anggota MTA, tetapi juga warga lainnya.**

Sumber: Sragen.go.id/Suparto/Buana Asri FM

Ukuran Font  
Tahun 2013, kebutuhan darah di kabupaten Sragen, Jawa Tengah diprediksikan mengalami peningkatan drastis.Tahun ini diperkirakan mencapai 13.000 kantong, meningkat tajam dibandingkan tahun 2012 sekitar 12.600 kantong.
Cetak

No Image Ali Mukhni Ajak Masyarakat Saksikan Sepak Bola HPNLaga final sepakbola Hari Pers Nasional (HPN) Sumbar yang mempertemukan tuan rumah Padang Pariaman Plus (PWI Padang Pariaman dan Padang) melawan tim PWI Sawahlunto, Sijunjung dan Dharmasraya (SSD) yang sejatinya digelar Sabtu (22/11) ini terpaksa ditunda pada hari yang sama pekan depan (29/11).

No Image Kantor Pelayanan Perizinan Mengurus 126 Jenis IzinKantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (KP2TPM) Kota Pariaman semula hanya mengurus 8 jenis perizinan. ejak tahun 2014 dilimpahkan sebanyak 126 jenis perizinan.

No Image Mukhlis Rahman : Didikan Subuh Bentuk Pendidikan KeagamaanSebanyak 970 santriwan/santriwati utusan dari 97 MDA se Kota Pariaman dan 465 guru dan pengelola MDA,penuhi halaman Balaikota Pariaman pada acara Apel akbar Didikan Subuh se Kota Pariaman Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Minggu (16/11/2014).

No Image Mukhlis Rahman Sosialisasikan SIP Berbasis GeospasialPemko Pariaman secara berkelanjutan terus berusaha membenahi sistem informasi termasuk data tentang kondisi dan aspek tata ruang Kota Pariaman yang dinyatakan dalam sistem koordinat tertentu sehingga dapat diakses oleh setiap orang yang membutuhkan informasi tentang Kota Pariaman.

Ads