Jumat, 28 November 2014 | 08.16 WIB
Jateng Time

Tolak PP 109/2012, Ratusan Petani Tembakau di Temanggung Demo

Temanggung | Selasa, 15 Januari 2013 - 15.28 WIB | Dibaca: 507 kali
IMG-7560
Ilustrasi | Petani tembakau Temanggung kembali melakukan unjuk rasa menolak PP 109/2012.

TEMANGGUNG – Petani tembakau Kabupaten Temanggung kembali melakukan unjuk rasa menolak Peraturan Pemerintah nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif pada Tembakau bagi Kesehatan.

Unjuk rasa penolakan terhadap PP No 109/2012 tersebut dilakukan ratusan warga Desa Wonosari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung di depan balai Desa Wonosari, Selasa (15/1/13).

Sebelumnya aksi yang sama juga dilakukan para petani tembakau di Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, Temanggung.

Unjuk rasa yang berlangsung di tengah hujan deras tersebut, para petani juga melakukan aksi teaterikal dengan menampilkan kesenian tradisional kuda lumping. Para pemain mengenakan jas dan dasi serta menggunakan semacam gunungan berbentuk daun tembakau.

“Aksi teaterikal tersebut juga sebagai ungkapan kekecewaan para petani tembakau yang akan hilang mata pencahariannya, bila PP 109/2012 tetap diberlakukan,” kata Kepala Desa Wonosari, Agus Parmuji.

Ungkapan kekecewaan para petani juga dilampiaskan dengan membakar ban bekas dan alat perajang tembakau di tengah jalan.

Para petani juga mengancam akan memboikot pelaksanaan pilkada 2013, pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden 2014 mendatang. Selain itu, mereka tidak akan membayar pajak.

“Masyarakat Desa Wonosari tidak akan menggunakan hak suaranya pada pilkada, pemilihan legislatif dan pemilihan presiden jika PP 109 tahun 2012 tidak dicabut oleh pemerintah,” kata Agus Parmuji.

Agus meminta para petani tembakau setempat tetap menanam tembakau, meskipun dalam PP tersebut para petani diimbau untuk melakukan diversifikasi produk tembakau.

Ukuran Font  
Petani tembakau Kabupaten Temanggung kembali melakukan unjuk rasa menolak Peraturan Pemerintah nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif pada Tembakau bagi Kesehatan.
Cetak

No Image Profesi Guru Adalah KehormatanMemilih profesi sebagai seorang guru bukanlah pengorbanan. Menjadi guru adalah kehormatan. Ibu dan bapak guru telah memilih jalan terhormat dengan hadir bersama para pemilik masa depan Indonesia.

No Image UMK Karawang Tertinggi di Jawa BaratTuntutan sejumlah pekerja di Kabupaten Karawang agar upahnya dinaikan di tahun 2015 akhirnya dikabulkan. Melalui negosiasi yang alot UMK Karawang ditetapkan pada angka Rp, 2.957.450,-.

No Image Armen : Masyarakat Harus Mengenal Adat Istiadat DaerahnyaSekretaris Daerah Kota Pariaman, Armen, menghimbau Masyarakat untuk memahami budaya dan adat istriadat sendiri.

No Image Bupati Ali Mukhni Serahkan Aset ke Kota PariamanDua Kepala Daerah duduk Semeja antara Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman menjadi contoh terbaik dalam serah terima aset daerah.

Ads