Senin, 20 April 2015 | 02.03 WIB
Jateng Time

Tolak PP 109/2012, Ratusan Petani Tembakau di Temanggung Demo

Temanggung | Selasa, 15 Januari 2013 - 15.28 WIB | Dibaca: 567 kali
IMG-7560
Ilustrasi | Petani tembakau Temanggung kembali melakukan unjuk rasa menolak PP 109/2012.

TEMANGGUNG – Petani tembakau Kabupaten Temanggung kembali melakukan unjuk rasa menolak Peraturan Pemerintah nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif pada Tembakau bagi Kesehatan.

Unjuk rasa penolakan terhadap PP No 109/2012 tersebut dilakukan ratusan warga Desa Wonosari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung di depan balai Desa Wonosari, Selasa (15/1/13).

Sebelumnya aksi yang sama juga dilakukan para petani tembakau di Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, Temanggung.

Unjuk rasa yang berlangsung di tengah hujan deras tersebut, para petani juga melakukan aksi teaterikal dengan menampilkan kesenian tradisional kuda lumping. Para pemain mengenakan jas dan dasi serta menggunakan semacam gunungan berbentuk daun tembakau.

“Aksi teaterikal tersebut juga sebagai ungkapan kekecewaan para petani tembakau yang akan hilang mata pencahariannya, bila PP 109/2012 tetap diberlakukan,” kata Kepala Desa Wonosari, Agus Parmuji.

Ungkapan kekecewaan para petani juga dilampiaskan dengan membakar ban bekas dan alat perajang tembakau di tengah jalan.

Para petani juga mengancam akan memboikot pelaksanaan pilkada 2013, pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden 2014 mendatang. Selain itu, mereka tidak akan membayar pajak.

“Masyarakat Desa Wonosari tidak akan menggunakan hak suaranya pada pilkada, pemilihan legislatif dan pemilihan presiden jika PP 109 tahun 2012 tidak dicabut oleh pemerintah,” kata Agus Parmuji.

Agus meminta para petani tembakau setempat tetap menanam tembakau, meskipun dalam PP tersebut para petani diimbau untuk melakukan diversifikasi produk tembakau.

Ukuran Font  
Petani tembakau Kabupaten Temanggung kembali melakukan unjuk rasa menolak Peraturan Pemerintah nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif pada Tembakau bagi Kesehatan.
Cetak

No Image Kapolres Demak Serahkan Kunci Rumah Korban KeebakaranBantuan ini tidak seberapa dan jauh dari cukup untuk kebutuhan korban, namun kami tetap peduli akan nasib yang dialami korban.

No Image Beri Rasa Aman, Polres Lakukan Razia RutinTempat razia ini kami usahakan selalu berpindah tempat, serta serentak di sejumlah wilayah polsek di Demak dengan waktu dan tempat yang berbeda.

No Image Wartawan Temukan Potongan Tangan Korban KebakaranKebakaran yang mengharukan yang di alami keluarga Agung Sumantri warga Desa Botosengon,Kecamatan Dempet,Kabupaten Demak harus kehilangan ke tiga buah hatinya yang masih balita yakni Fadli (10) Shinta (8) dan Juwita (3).

No Image Istri Kapolres Demak Datangi Bekas Rumah Korban KebakaranSetelah memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Agung Sumantri yang mengakibatkan korban harus kehilangan tiga anak sekaligus, istri Kapolres Demak dan rombongan berkenan melihat langsung lokasi rumah korban yang kebakaran.

Ads