Selasa, 23 September 2014 | 03.13 WIB
Jateng Time

Tolak PP 109/2012, Ratusan Petani Tembakau di Temanggung Demo

Temanggung | Selasa, 15 Januari 2013 - 15.28 WIB | Dibaca: 469 kali
IMG-7560
Ilustrasi | Petani tembakau Temanggung kembali melakukan unjuk rasa menolak PP 109/2012.

TEMANGGUNG – Petani tembakau Kabupaten Temanggung kembali melakukan unjuk rasa menolak Peraturan Pemerintah nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif pada Tembakau bagi Kesehatan.

Unjuk rasa penolakan terhadap PP No 109/2012 tersebut dilakukan ratusan warga Desa Wonosari, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung di depan balai Desa Wonosari, Selasa (15/1/13).

Sebelumnya aksi yang sama juga dilakukan para petani tembakau di Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, Temanggung.

Unjuk rasa yang berlangsung di tengah hujan deras tersebut, para petani juga melakukan aksi teaterikal dengan menampilkan kesenian tradisional kuda lumping. Para pemain mengenakan jas dan dasi serta menggunakan semacam gunungan berbentuk daun tembakau.

“Aksi teaterikal tersebut juga sebagai ungkapan kekecewaan para petani tembakau yang akan hilang mata pencahariannya, bila PP 109/2012 tetap diberlakukan,” kata Kepala Desa Wonosari, Agus Parmuji.

Ungkapan kekecewaan para petani juga dilampiaskan dengan membakar ban bekas dan alat perajang tembakau di tengah jalan.

Para petani juga mengancam akan memboikot pelaksanaan pilkada 2013, pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden 2014 mendatang. Selain itu, mereka tidak akan membayar pajak.

“Masyarakat Desa Wonosari tidak akan menggunakan hak suaranya pada pilkada, pemilihan legislatif dan pemilihan presiden jika PP 109 tahun 2012 tidak dicabut oleh pemerintah,” kata Agus Parmuji.

Agus meminta para petani tembakau setempat tetap menanam tembakau, meskipun dalam PP tersebut para petani diimbau untuk melakukan diversifikasi produk tembakau.

Ukuran Font  
Petani tembakau Kabupaten Temanggung kembali melakukan unjuk rasa menolak Peraturan Pemerintah nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif pada Tembakau bagi Kesehatan.
Cetak

No Image Wako Pariaman Mukhlis R Launching Bus Sekolah GratisWalikota Pariaman hari ini, Rabu (17/09/2014) melaunching Bus Sekolah Gratis yang sedianya akan digunakan pelajar di Kota Pariaman sebagai sarana transportasi.

No Image Mukhlis Rahman Raih Penghargaan Ketahanan PanganPeringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 34 tingkat Provinsi Sumatra Barat yang dilaksanakan di Dinas Pertanian Tanaman Pangan provinsi Sumatra Barat, Kota Pariaman raih prestasi Penghargaan Ketahanan Pangan dari Gubernur Sumatra Barat.

No Image Gubernur Dorong Bangun Embung untuk Atasi Kekeringan di SalatigaAir bersih ini merupakan langkah paling cepat yang bisa dilakukan untuk mengatasi kekeringan yang dialami warga Desa Kumpulrejo Kota Salatiga.

No Image Jadilah Pemimpin dan Penggerak PerubahanKepala Inspektorat Provinsi Jawa Tengah Drs Kunto Nugroho HP MSi mengatakan tujuan dari kegiatan ToT tersebut adalah untuk membangun pola pikir, komitmen bersama, jiwa korsa, integritas, manajemen, implementasi kebijakan, dan budaya baru di Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah.

Ads