Sabtu, 25 Oktober 2014 | 09.43 WIB
Jateng Time

Arus Balik, Pedagang Telur Asin di Brebes Panen Rezeki

Brebes | Minggu, 11 Agustus 2013 - 09.22 WIB | Dibaca: 487 kali
IMG-14288

BREBES – Arus Balik Lebaran ternyata membawa berkah bagi pedagang di sepanjang jalur Pantai Utara (Pantura) mulai dari Tegal, Jawa Tengah hingga Indramayu, Jawa Barat.

Betapa tidak, sejak Sabtu (10/8/13) hingga Minggu (11/8/13) pagi ini berdasarkan pantau jatengtime.com di sepanjang jalur Pantura di Kabupaten Brebes, terlihat sejumlah gerai pusat oleh-oleh di wilayah tersebut dipenuhi pengunjung.

Selain pusat oleh-oleh jajanan khas telur asin disepanjang jaur ini, pedagang juga menyediakan oleh-oleh bawang brebes. tak heran para pemudik yang akan pulang ke Jakarta dan Bandung menjadikan bawang merah sebagai buah tangan ataupun untuk kebutuhan rumah tangga.

Salah seorang pedagang pusat oleh-oleh telor asin yang juga menjual bawang merah, Sarmini (50) mengatakan, sejak H+1 lebaran, omset penjualannya hingga Sabtu (10/8/13) malam meningkat drastis.

“Alamhamdulilah Mas, omset penjualan meningkat dratis. Kalau hari-hari biasa omset paling di bawah Rp 1 juta perhari, tetapi sejak H+1 rata-rata perhari mencapai Rp 4 hingga Rp 5 juta,” ujarnya sumringah.** Yunifat

Ukuran Font  
Arus Balik Lebaran ternyata membawa berkah bagi pedagang di sepanjang jalur Pantai Utara (Pantura) mulai dari Tegal, Jawa Tengah hingga Indramayu, Jawa Barat.
Cetak

No Image Gerah Dengan Ulah Korupsi, KRPK Gelar Demonstrasi di BlitarGerah dengan ulah dugaan korupsi akhirnya warga Blitar, jawa Timur mendatangi kantor Kejaksaan negeri Blitar. para penbdemo menuntut agar pihak Kejaksaan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang ada di Kota Blitar.

No Image Paket Acara Khusus Budaya Jateng Digelar di TMIIPaket Acara Khusus budaya yang di gelar di Taman Mini Indonesia Indah merupakan kegiatan Promosi Seni Budaya, Pariwisata, Investasi serta segala potensi unggulan dari daerah Kabupaten / Kota.

No Image Walikota Semarang Fokuskan Perbaikan Infrastruktur Wilayah PerbatasanTidak hanya pusat kota saja yang menjadi perhatian Pemkot Semarang, tetapi wilayah-wilayah perbatasan juga harus dilakukan pembenahan terutama dalam hal perbaikan infrastruktur.

No Image Frekuensi Pemakaian Bahasa Jawa Semakin MenurunFrekuensi pemakaian Bahasa Jawa disadari atau tidak kini semakin turun. Salah satu penyebabnya adalah adanya kecenderungan menggunakan Bahasa Indonesia di tingkat keluarga.

Ads