Kamis, 30 Oktober 2014 | 20.41 WIB
Jateng Time
Kuliner

Criping Pohung, Kripik Singkong Khas Sragen

Sragen | Jumat, 23 Agustus 2013 - 08.13 WIB | Dibaca: 799 kali
IMG-14532
Kripik Singkong/foto/humas

INDONESIA selain terkenal dengan objek wisatanya, ternyata juga menyimpan beragam jenis kuliner tradisional salah satunya yakni kripik singkong. Makanan khusus cemilan berbahan dasar singkong tersebut di Kabupaten Sragen ternyata sangat diminati oleh seluruh lapisan masyarakat dengan nama Criping Pohung.

Salah satu wilayah penghasil kripik singkong di Kabupaten Sragen yakni dusun Klentang kecamatan Gemolong. Salah seorang pembuat criping/kripik singkong Yanto mengatakan, dirinya memulai usahanya sejak tahun 2000, bermodal dari tabungan pribadinya.

Setiap harinya Yanto memproduksi sekitar 40 kg singkong, proses produksi diawali dengan mengupas singkong/ketela kemudian dicuci bersih lalu dimasak hingga setengah matang. Proses selanjutnya singkong/ketela dirajang dengan mesin perajang, sehingga berbentuk bulat, tipis.

Perajangan menggunakan mesin dilakukan Yanto untuk mendapatkan irisan singkong dengan ukuran dan ketipisan yang hampir sama. Untuk selanjutnya irisan singkong dijemur hingga kering setelah itu dilakukan proses penggorengan.

Untuk mendapatkan kripik yang garing dan renyah dalam proses penggorenganYanto menggunakan minyak yang cukup banyak dan dalam kondisi cukup panas. Setelah kripik matang proses selanjutnya yaitu pemberian rasa, untuk kripiknya Yanto hanya memberi 2 rasa yaitu : manis dan asin. Setelah itu criping dikemas dan siap dipasarkan Semua proses produksi dikerjakan Yanto dibantu istrinya.

Untuk pemasaran kripik buatannya, Yanto tidak perlu repot karena para pengecer yang datang/kulakan ke rumahnya selain itu dia juga membuka lapak didepan rumahnya. Harga Kripik produksinya cukup terjangkau yaitu Rp. 5000 untuk 3 ons kripik, Rp. 8.000 untuk setengah Kg, dan Rp. 16.000 untuk 1 kg kripik. Dari 40 Kg singkong mampu menghasilkan kripik sekitar 16 kg, dengan ongkos produksi sekitar Rp 121.000 dan harga jual Rp 16.000/kg dalam sehari rata-rata mendapat keuntungan Rp. 134.000.*

Sumber : www.sragenkab.go.id/humas/pj/yl

Ukuran Font  
Makanan khusus cemilan berbahan dasar singkong tersebut di Kabupaten Sragen ternyata sangat diminati oleh seluruh lapisan masyarakat dengan nama Criping Pohung.
Cetak

No Image Ruas Jalan Pasar Muara Delang, Merangin, Jambi Memprihatinkan!Sejumlah ruas jalan yang berada di wilayah itu kini kondisinya sangat memprihatinkan akibat sering dilalui truk pembawa buah sawitoleh anak perusahaan khusus PT. Astra Agro Lestari yaitu PT SAL-1.

No Image Mukhlis Rahaman : Tugas dan Tanggung Jawab Kades Makin BeratWalikota Pariaman Mukhlis Rahman membuka Rapat koordinasi Pemerintah Kota bersama Kepala Desa dan Lurah se Kota Pariaman di Aula Balaikota, Rabu (29/10/2014).

No Image Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Sampaikan Nota PenjelasanWalikota Pariaman Mukhlis Rahman menyampaikan Nota Penjelasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara APBD Tahun 2015, di Ruang sidang DPRD Kota Pariaman, Senin (27/10/2014).

No Image Kota Pariaman Telah Punya HomestayKota Pariaman kini telah punya 20 Homestay dan sudah mulai dioperasikan. Homestay tersebut mempunyai 40 kamar, siap untuk menampung wisatawan yang akan menginap di Kota Pariaman.

Ads