Minggu, 21 September 2014 | 21.05 WIB
Jateng Time
Kuliner

Criping Pohung, Kripik Singkong Khas Sragen

Sragen | Jumat, 23 Agustus 2013 - 08.13 WIB | Dibaca: 703 kali
IMG-14532
Kripik Singkong/foto/humas

INDONESIA selain terkenal dengan objek wisatanya, ternyata juga menyimpan beragam jenis kuliner tradisional salah satunya yakni kripik singkong. Makanan khusus cemilan berbahan dasar singkong tersebut di Kabupaten Sragen ternyata sangat diminati oleh seluruh lapisan masyarakat dengan nama Criping Pohung.

Salah satu wilayah penghasil kripik singkong di Kabupaten Sragen yakni dusun Klentang kecamatan Gemolong. Salah seorang pembuat criping/kripik singkong Yanto mengatakan, dirinya memulai usahanya sejak tahun 2000, bermodal dari tabungan pribadinya.

Setiap harinya Yanto memproduksi sekitar 40 kg singkong, proses produksi diawali dengan mengupas singkong/ketela kemudian dicuci bersih lalu dimasak hingga setengah matang. Proses selanjutnya singkong/ketela dirajang dengan mesin perajang, sehingga berbentuk bulat, tipis.

Perajangan menggunakan mesin dilakukan Yanto untuk mendapatkan irisan singkong dengan ukuran dan ketipisan yang hampir sama. Untuk selanjutnya irisan singkong dijemur hingga kering setelah itu dilakukan proses penggorengan.

Untuk mendapatkan kripik yang garing dan renyah dalam proses penggorenganYanto menggunakan minyak yang cukup banyak dan dalam kondisi cukup panas. Setelah kripik matang proses selanjutnya yaitu pemberian rasa, untuk kripiknya Yanto hanya memberi 2 rasa yaitu : manis dan asin. Setelah itu criping dikemas dan siap dipasarkan Semua proses produksi dikerjakan Yanto dibantu istrinya.

Untuk pemasaran kripik buatannya, Yanto tidak perlu repot karena para pengecer yang datang/kulakan ke rumahnya selain itu dia juga membuka lapak didepan rumahnya. Harga Kripik produksinya cukup terjangkau yaitu Rp. 5000 untuk 3 ons kripik, Rp. 8.000 untuk setengah Kg, dan Rp. 16.000 untuk 1 kg kripik. Dari 40 Kg singkong mampu menghasilkan kripik sekitar 16 kg, dengan ongkos produksi sekitar Rp 121.000 dan harga jual Rp 16.000/kg dalam sehari rata-rata mendapat keuntungan Rp. 134.000.*

Sumber : www.sragenkab.go.id/humas/pj/yl

Ukuran Font  
Makanan khusus cemilan berbahan dasar singkong tersebut di Kabupaten Sragen ternyata sangat diminati oleh seluruh lapisan masyarakat dengan nama Criping Pohung.
Cetak

No Image Wako Pariaman Mukhlis R Launching Bus Sekolah GratisWalikota Pariaman hari ini, Rabu (17/09/2014) melaunching Bus Sekolah Gratis yang sedianya akan digunakan pelajar di Kota Pariaman sebagai sarana transportasi.

No Image Mukhlis Rahman Raih Penghargaan Ketahanan PanganPeringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 34 tingkat Provinsi Sumatra Barat yang dilaksanakan di Dinas Pertanian Tanaman Pangan provinsi Sumatra Barat, Kota Pariaman raih prestasi Penghargaan Ketahanan Pangan dari Gubernur Sumatra Barat.

No Image Gubernur Dorong Bangun Embung untuk Atasi Kekeringan di SalatigaAir bersih ini merupakan langkah paling cepat yang bisa dilakukan untuk mengatasi kekeringan yang dialami warga Desa Kumpulrejo Kota Salatiga.

No Image Jadilah Pemimpin dan Penggerak PerubahanKepala Inspektorat Provinsi Jawa Tengah Drs Kunto Nugroho HP MSi mengatakan tujuan dari kegiatan ToT tersebut adalah untuk membangun pola pikir, komitmen bersama, jiwa korsa, integritas, manajemen, implementasi kebijakan, dan budaya baru di Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah.

Ads