Rabu, 5 Agustus 2015 | 15.21 WIB
Jateng Time
Kuliner

Criping Pohung, Kripik Singkong Khas Sragen

Sragen | Jumat, 23 Agustus 2013 - 08.13 WIB | Dibaca: 1.315 kali
IMG-14532
Kripik Singkong/foto/humas

INDONESIA selain terkenal dengan objek wisatanya, ternyata juga menyimpan beragam jenis kuliner tradisional salah satunya yakni kripik singkong. Makanan khusus cemilan berbahan dasar singkong tersebut di Kabupaten Sragen ternyata sangat diminati oleh seluruh lapisan masyarakat dengan nama Criping Pohung.

Salah satu wilayah penghasil kripik singkong di Kabupaten Sragen yakni dusun Klentang kecamatan Gemolong. Salah seorang pembuat criping/kripik singkong Yanto mengatakan, dirinya memulai usahanya sejak tahun 2000, bermodal dari tabungan pribadinya.

Setiap harinya Yanto memproduksi sekitar 40 kg singkong, proses produksi diawali dengan mengupas singkong/ketela kemudian dicuci bersih lalu dimasak hingga setengah matang. Proses selanjutnya singkong/ketela dirajang dengan mesin perajang, sehingga berbentuk bulat, tipis.

Perajangan menggunakan mesin dilakukan Yanto untuk mendapatkan irisan singkong dengan ukuran dan ketipisan yang hampir sama. Untuk selanjutnya irisan singkong dijemur hingga kering setelah itu dilakukan proses penggorengan.

Untuk mendapatkan kripik yang garing dan renyah dalam proses penggorenganYanto menggunakan minyak yang cukup banyak dan dalam kondisi cukup panas. Setelah kripik matang proses selanjutnya yaitu pemberian rasa, untuk kripiknya Yanto hanya memberi 2 rasa yaitu : manis dan asin. Setelah itu criping dikemas dan siap dipasarkan Semua proses produksi dikerjakan Yanto dibantu istrinya.

Untuk pemasaran kripik buatannya, Yanto tidak perlu repot karena para pengecer yang datang/kulakan ke rumahnya selain itu dia juga membuka lapak didepan rumahnya. Harga Kripik produksinya cukup terjangkau yaitu Rp. 5000 untuk 3 ons kripik, Rp. 8.000 untuk setengah Kg, dan Rp. 16.000 untuk 1 kg kripik. Dari 40 Kg singkong mampu menghasilkan kripik sekitar 16 kg, dengan ongkos produksi sekitar Rp 121.000 dan harga jual Rp 16.000/kg dalam sehari rata-rata mendapat keuntungan Rp. 134.000.*

Sumber : www.sragenkab.go.id/humas/pj/yl

Ukuran Font  
Makanan khusus cemilan berbahan dasar singkong tersebut di Kabupaten Sragen ternyata sangat diminati oleh seluruh lapisan masyarakat dengan nama Criping Pohung.
Cetak

No Image KIRAB BUDAYA DESA BUNGO WEDUNG MERIAHProsesi budaya tahunan Kirab Budaya Desa Bungo Kecamatan wedung kabupaten Demak, Selasa ( 4/ 8/ 2015 ) pukul 14.00 di lepas Bupati Demak HM. Dachirin said

No Image SEJARAHE AKSARA JAWIWonten ing buku HA NA CA RA KA ( ingkang dipun serat bapak Slamet Riyadi) babaripun Yayasan Pustaka Nusantara Yogyakarta

No Image WARGA KELILING CARI SUMBANGAN PEDAGANG PASAR HISTERISBuntut dari kasus pembantaian sadis di desa Wonowoso Demak, membuat puluhan warga desa ini yang di pimpin kepala desa Nur Ahmad berinisiatif mencari sumbangan suka rela bagi 3 korban pembantaian

No Image WAHATIK,TKW ASAL DEMAK 2 TAHUN KERJA DI MALAYSIA TIDAK BISA PULANG KARENA PASPOR DI TAHAN AGEN NAKALPasangan Tamsir ( 57 ) dan istrinya Aslihah ( 55 ) warga Desa Kedung Mutih Rt 2/ 2 kecamatan wedung kabupaten Demak selama dua ( 2 ) tahun ini berharap cemas

Ads