Minggu, 26 Oktober 2014 | 11.21 WIB
Jateng Time

Gamawan: Remunerasi Kemendagri dan 9 K/L Tahun Ini, Pemerintah Daerah Tahun Depan

Jakarta | Selasa, 27 Agustus 2013 - 11.02 WIB | Dibaca: 563 kali
IMG-14575
Gamawan Fauzi

JAKARTA – Sepuluh Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (K/L) mulai tahun ini dikabarkan akan memperoleh remunerasi atau tunjangan kinerja. Sementara tunjangan kinerja atau remunerasi untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintahan Daerah akan diberikan tahun depan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi usai membuka Orientasi Kepemimpinan dan Penyelenggaraan Daerah bagi Bupati dan Walikota serta Wakil Bupati dan Wakil Walikota, di Gedung Badan Pendidikan dan Latihan Kemendagri, Jakarta, Senin (26/8) mengakui, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merupakan satu di antara 10 K/L yang akan memperoleh remunerasi tahun ini.

Ia menegaskan, dengan adanya remunerasi itu maka akan ada perubahan cukup besar dalam pembiayaan belanja PNS di Kemendagri. “Kalau remunerasi ini dinaikkan, maka semua honor PNS di Kemendagri, seperti honor kepanitiaan akan ditiadakan. Yang diberlakukan adalah single salary (gaji tunggal),” kata Mendagri.

Hal yang sama juga berlaku di daerah, jika tahun depan diberlakukan remunerasi, maka sistem single salary akan diberlakukan, dan semua honor di daerah akan dihapuskan.

“Mudah-mudahan sistem single salary tersebut dapat mendorong penghematan biaya belanja aparatur, terutama di tingkat daerah,” harap Gamawan.

Mendagri menyesalkan sejumlah daerah yang masih mengalokasikan anggaran belanja lebih besar untuk belanja pegawai, yakni mencapai 60 persen. Sedangkan untuk pelayanan publik hanya 24 persen, dan 16 persen untuk belanja modal.

“Saya meminta pengangkatan pegawai honorer harus diefisienkan. Jangan terlalu boros semua dana untuk belanja aparatur,” tegas mantan gubernur Sumatera Barat ini.

Mendagri Gamawan Fauzi juga mengkritik pengangkatan pegawai honorer di sejumlah daerah, yang lebih untuk kepentingan para bupati dan walikota, karena mereka dianggap telah berjasa dalam pemenangan bupati/walikota di pemilihan kepala daerah (pilkada).

“Saya menemukan ada kepala daerah yang memberhentikan kepala dinas-dinasnya, dan mengangkat kepala dinas yang baru. Pemberhentian itu karena kepala dinas sebelumnya tidak mendukungnya kepala daerah yang bersangkutan di pilkada,” ujar Gamawan.

Acara Orientasi Kepemimpinan dan Penyelenggaraan Daerah bagi Bupati/Walikota serta Wakil Bupati /Wakil Walikota itu dihadiri oleh 33 kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota.**

Sumber: Setkab.go.id/ES

Ukuran Font  
Sepuluh Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (K/L) mulai tahun ini dikabarkan akan memperoleh remunerasi atau tunjangan kinerja. Sementara tunjangan kinerja atau remunerasi untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintahan Daerah akan diberikan tahun depan.
Cetak

No Image Wakil Walikota Pariaman, Geneus Umar Tanda Tangani MoUWakil Walikota Pariaman Genius Umar, menghadiri Rapat kordinasi Regional Management sekaligus menandatangani MoU pembentukan Badan Kerjasama Regional Management Samudera Lintas Pesisir Wilayah Sumatra Barat di Pangeran Beach Hotel, Kamis (23/10/2014).

No Image Gerah Dengan Ulah Korupsi, KRPK Gelar Demonstrasi di BlitarGerah dengan ulah dugaan korupsi akhirnya warga Blitar, jawa Timur mendatangi kantor Kejaksaan negeri Blitar. para penbdemo menuntut agar pihak Kejaksaan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang ada di Kota Blitar.

No Image Paket Acara Khusus Budaya Jateng Digelar di TMIIPaket Acara Khusus budaya yang di gelar di Taman Mini Indonesia Indah merupakan kegiatan Promosi Seni Budaya, Pariwisata, Investasi serta segala potensi unggulan dari daerah Kabupaten / Kota.

No Image Walikota Semarang Fokuskan Perbaikan Infrastruktur Wilayah PerbatasanTidak hanya pusat kota saja yang menjadi perhatian Pemkot Semarang, tetapi wilayah-wilayah perbatasan juga harus dilakukan pembenahan terutama dalam hal perbaikan infrastruktur.

Ads