Minggu, 19 April 2015 | 10.02 WIB
Jateng Time

IPM Kalbar Anjlok, Mendagri Sentil Gubernur Cornelis

Effendy Asmara Zola  |  Pontianak | Rabu, 16 Januari 2013 - 05.12 WIB | Dibaca: 573 kali
IMG-7575
Gamawan Fauzi

PONTIANAK – “TERPILIHNYA Drs.Cornelis,SH,MH dan Crhistiandy Sanjaya, SE,MM sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar kali kedua dengan dukungan suara lebih dari 52%, merupakan besarnya dukungan dan tingginya derajat legitimasi terhadap keduanya”,Mendagri mengawali pujiannya.

Realita itu, lanjut Mendagri, berbanding lurus dengan tingkat kepercayaan yang diberikan sebagian besar masyarakat.
Mendapat pujian demikian, para undangan khususnya 35 anggota DPRD yang hadir pada Rapat Paripurna Istimewa itu dari jumlah 54 anggota, bertepuk tangan.

Makin gemuruh tepuk tangan ketika Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan, bahwa secara peringkat, Kalbar banyak mengalami kemajuan luar biasa.
Pada tahun 2009, papar Mendagri, Kalbar hanya menempati peringkat 18 dengan nilai 2.524. Tahun berikutnya melonjak ke peringkat 7 dengan nilai 2.394.

Tapi tatkala Mendagri menyentil Gubernur Cornelis pada kinerja priode sebelumnya, semua terdiam seperti tersentak.

Sentilan Mendagri yang mantan Gubernur Sumbar itu, terkait anjloknya angka IPM (Indek Pembangunan Manusia) Kalbar.

IPM Kalbar menurut Gamawan Fauzi masih di bawah rata-rata nasional. IPM Kalbar dikatakan cuma 69,53, sementara IPM Nasional 72,64. IPM Kalbar anjlok di peringkat 28 dari 33 provinsi. Tak terdengar lagi tepuk tangan. Gamawan minta perbaikan. Hadirin bagaikan tersentak dan terhenyak.*

Ukuran Font  
Pada kata sambutan pelantikan Gubernur dan Wkl Gubernur Kalbar priode 2013/2018, Senin (14/1), Mendagri Gamawan Fauzi memuji sekaligus menyentil pasangan gubernur terpilih yang dilantiknya.
Cetak

No Image Kapolres Demak Serahkan Kunci Rumah Korban KeebakaranBantuan ini tidak seberapa dan jauh dari cukup untuk kebutuhan korban, namun kami tetap peduli akan nasib yang dialami korban.

No Image Beri Rasa Aman, Polres Lakukan Razia RutinTempat razia ini kami usahakan selalu berpindah tempat, serta serentak di sejumlah wilayah polsek di Demak dengan waktu dan tempat yang berbeda.

No Image Wartawan Temukan Potongan Tangan Korban KebakaranKebakaran yang mengharukan yang di alami keluarga Agung Sumantri warga Desa Botosengon,Kecamatan Dempet,Kabupaten Demak harus kehilangan ke tiga buah hatinya yang masih balita yakni Fadli (10) Shinta (8) dan Juwita (3).

No Image Istri Kapolres Demak Datangi Bekas Rumah Korban KebakaranSetelah memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Agung Sumantri yang mengakibatkan korban harus kehilangan tiga anak sekaligus, istri Kapolres Demak dan rombongan berkenan melihat langsung lokasi rumah korban yang kebakaran.

Ads