Jumat, 19 September 2014 | 20.48 WIB
Jateng Time

IPM Kalbar Anjlok, Mendagri Sentil Gubernur Cornelis

Effendy Asmara Zola  |  Pontianak | Rabu, 16 Januari 2013 - 05.12 WIB | Dibaca: 455 kali
IMG-7575
Gamawan Fauzi

PONTIANAK – “TERPILIHNYA Drs.Cornelis,SH,MH dan Crhistiandy Sanjaya, SE,MM sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar kali kedua dengan dukungan suara lebih dari 52%, merupakan besarnya dukungan dan tingginya derajat legitimasi terhadap keduanya”,Mendagri mengawali pujiannya.

Realita itu, lanjut Mendagri, berbanding lurus dengan tingkat kepercayaan yang diberikan sebagian besar masyarakat.
Mendapat pujian demikian, para undangan khususnya 35 anggota DPRD yang hadir pada Rapat Paripurna Istimewa itu dari jumlah 54 anggota, bertepuk tangan.

Makin gemuruh tepuk tangan ketika Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan, bahwa secara peringkat, Kalbar banyak mengalami kemajuan luar biasa.
Pada tahun 2009, papar Mendagri, Kalbar hanya menempati peringkat 18 dengan nilai 2.524. Tahun berikutnya melonjak ke peringkat 7 dengan nilai 2.394.

Tapi tatkala Mendagri menyentil Gubernur Cornelis pada kinerja priode sebelumnya, semua terdiam seperti tersentak.

Sentilan Mendagri yang mantan Gubernur Sumbar itu, terkait anjloknya angka IPM (Indek Pembangunan Manusia) Kalbar.

IPM Kalbar menurut Gamawan Fauzi masih di bawah rata-rata nasional. IPM Kalbar dikatakan cuma 69,53, sementara IPM Nasional 72,64. IPM Kalbar anjlok di peringkat 28 dari 33 provinsi. Tak terdengar lagi tepuk tangan. Gamawan minta perbaikan. Hadirin bagaikan tersentak dan terhenyak.*

Ukuran Font  
Pada kata sambutan pelantikan Gubernur dan Wkl Gubernur Kalbar priode 2013/2018, Senin (14/1), Mendagri Gamawan Fauzi memuji sekaligus menyentil pasangan gubernur terpilih yang dilantiknya.
Cetak

No Image Gubernur Dorong Bangun Embung untuk Atasi Kekeringan di SalatigaAir bersih ini merupakan langkah paling cepat yang bisa dilakukan untuk mengatasi kekeringan yang dialami warga Desa Kumpulrejo Kota Salatiga.

No Image Jadilah Pemimpin dan Penggerak PerubahanKepala Inspektorat Provinsi Jawa Tengah Drs Kunto Nugroho HP MSi mengatakan tujuan dari kegiatan ToT tersebut adalah untuk membangun pola pikir, komitmen bersama, jiwa korsa, integritas, manajemen, implementasi kebijakan, dan budaya baru di Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah.

No Image Kepribadian Berbudaya Dapat Dukung EkonomiMewujudkan kemandirian ekonomi dapat dibangun melalui kepribadian bangsa dalam berbudaya, karena banyak budaya masyarakat yang muaranya terkait pada bidang ekonomi.

No Image Terbilang Buruk Di Masyarakat, Sat Pol PP Perlu NegosiatorSEMARANG – Citra Satuan Pamong Praja (Satpol PP) masih terbilang buruk di masyarakat. Salah satunya diidentikkan dengan kekerasan saat melakukan penggusuran pedagang kaki lima (PKL). Imej itu harus dihapus melalui pendekatan humanis kepada warga. “Pendekatan yang lebih manusiawi ini penting. Ilmu itu perlu kita miliki, terutama teman-teman yang bertugas di Satpol PP. Nah kalau sudah dimiliki, [...]

Ads