Selasa, 30 September 2014 | 18.48 WIB
Jateng Time

Cikendung Pemalang, Menuju Desa Wisata

joko longkeyang  |  pemalang | Senin, 3 Juni 2013 - 19.08 WIB | Dibaca: 433 kali

PEMALANG, JATENG TIME – Desa Cikendung kecamatan Pulosari kabupaten Pemalang, siap menjadi desa wisata. Berjarak 45 km ke arah selatan dari ibukota kabupaten Pemalang, desa ini memiliki luas area 700 Ha dan 40 Ha areal hutan. Berada pada ketinggian 600 mdpl, sungguh desa ini menyajikan sebuah pemandangan alam yang indah dan asri.

Dikelilingi hutan pinus, persawahan dan area agropolitan dari desa-desa di sekitarnya, serta berdekatan dengan perkebunan teh PTP Semugih, Desa ini memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan sebagai desa wisata. Dengan kondisi infrastruktur yang cukup memadai, penduduk yang ramah dan wellcome kepada pendatang, dan temperatur rata-rata 200 Celcius, desa ini sangat cocok dijadikan tempat melepas kejenuhan dari hiruk pikuk kehidupan perkotaan.

Selain hamparan perkebunan teh, di Desa Cikendung terdapat beberapa aset seni dan budaya seperti situs watu lumpang, curug watu lawang, kesenian sintren, kuda kepang, tradsisi kliwonan dan ruwat bumi, serta suguhan makanan khas daerah pegunungan. Menurut Teguh Setia Yuwono (Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah/BPPD) Kabupaten Pemalang, inilah yang menjadi beberapa pertimbangan diusulkannya Desa Cikendung menjadi Desa Wisata.

Mendukung pengusulan ini, Slamet, Kepala Desa Cikendung juga menyatakan kesiapan desanya. Dari sisi pemberdayaan masyarakat dan kesehatan, desa Cikendung telah menerima penghargaan sebagai desa ODF (bebas dari buang air besar sembarangan) dan penghargaan di bidang gender melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Gender (P2MBG).

Ditambahkan oleh Slamet, desanya memiliki lingkungan yang asri, dengan 87% jalan telah layak, dan merupakan gudang seni segala jenis kesenian dari wayang kulit sampai kuntulan tersedia di desa ini.

Dijelaskan oleh Teguh, di samping potensi geografis, sumberdaya alam, seni budaya, dan dukungan infrastruktur yang cukup memadai, produk lokal seperti makanan dan kerajina dari UMKM di Kecamatan Pulosari secara umum juga cukup beragam.

Ke depan, menurut Teguh, potensi wisata yang bisa dikembangkan di Desa Cikendung antara lain atraksi seni tradisional, forest tracking, field based-outbound, homestay, wisata edukasi, tea walk, dan traditional life.
Untuk mendukung rencana ini, BPPD Kabupaten Pemalang telah menyiapkan tour package yang dikemas dengan melibatkan desa wisata lain dan website http://pariwisatapemalang.com.**

Sumber : Humas

Ukuran Font  
Dikelilingi hutan pinus, persawahan dan area agropolitan dari desa-desa di sekitarnya, serta berdekatan dengan perkebunan teh PTP Semugih, Desa ini memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan sebagai desa wisata.
Cetak

No Image Pelaku Pembunuhan Gadis Belia Dibekuk Jajaran Polres DemakHanya berselang beberapa hari setelah kejadian,jajaran Polres Demak berhasil mengungkap pelaku pembunuhan terhadap pelaku pembunuhan seorang gadis remaja yang mayatnya ditemukan di areal persawahan.

No Image Banyak Aktivitas Kurangi Risiko AlzheimerAlzheimer merupakan penyakit pikun secara keseluruhan yang umumnya dikhawatirkan para lansia. Sebenarnya risiko terkena alzheimer dapat dihindari dengan aktif berkegiatan dan mengkonsumsi makanan sehat.

No Image Kejuaraan Terjun Payung Militer Internasional, Momentum Kenalkan WisataKehadiran anggota militer dari 42 negara yang mengikuti Conseil International Sport Militaire (CISM) World Military Parachuting Championship 2014 di stadion Manahan Solo disambut hangat Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH

No Image BPK RI Kunjungi Koppas Padang SagoPdg. Pariaman, (JT)- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, lakukan pemeriksaan di Koperasi Pedagang Pasar (KOPPAS) Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (23/9/14), terkait penerimaan Dana Hibah Tahun 2013, untuk pembangunan Pasar B Padang Sago, sebanyak Rp. 900 juta.

Ads