Senin, 24 November 2014 | 14.53 WIB
Jateng Time

Cikendung Pemalang, Menuju Desa Wisata

joko longkeyang  |  pemalang | Senin, 3 Juni 2013 - 19.08 WIB | Dibaca: 469 kali

PEMALANG, JATENG TIME – Desa Cikendung kecamatan Pulosari kabupaten Pemalang, siap menjadi desa wisata. Berjarak 45 km ke arah selatan dari ibukota kabupaten Pemalang, desa ini memiliki luas area 700 Ha dan 40 Ha areal hutan. Berada pada ketinggian 600 mdpl, sungguh desa ini menyajikan sebuah pemandangan alam yang indah dan asri.

Dikelilingi hutan pinus, persawahan dan area agropolitan dari desa-desa di sekitarnya, serta berdekatan dengan perkebunan teh PTP Semugih, Desa ini memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan sebagai desa wisata. Dengan kondisi infrastruktur yang cukup memadai, penduduk yang ramah dan wellcome kepada pendatang, dan temperatur rata-rata 200 Celcius, desa ini sangat cocok dijadikan tempat melepas kejenuhan dari hiruk pikuk kehidupan perkotaan.

Selain hamparan perkebunan teh, di Desa Cikendung terdapat beberapa aset seni dan budaya seperti situs watu lumpang, curug watu lawang, kesenian sintren, kuda kepang, tradsisi kliwonan dan ruwat bumi, serta suguhan makanan khas daerah pegunungan. Menurut Teguh Setia Yuwono (Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah/BPPD) Kabupaten Pemalang, inilah yang menjadi beberapa pertimbangan diusulkannya Desa Cikendung menjadi Desa Wisata.

Mendukung pengusulan ini, Slamet, Kepala Desa Cikendung juga menyatakan kesiapan desanya. Dari sisi pemberdayaan masyarakat dan kesehatan, desa Cikendung telah menerima penghargaan sebagai desa ODF (bebas dari buang air besar sembarangan) dan penghargaan di bidang gender melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Gender (P2MBG).

Ditambahkan oleh Slamet, desanya memiliki lingkungan yang asri, dengan 87% jalan telah layak, dan merupakan gudang seni segala jenis kesenian dari wayang kulit sampai kuntulan tersedia di desa ini.

Dijelaskan oleh Teguh, di samping potensi geografis, sumberdaya alam, seni budaya, dan dukungan infrastruktur yang cukup memadai, produk lokal seperti makanan dan kerajina dari UMKM di Kecamatan Pulosari secara umum juga cukup beragam.

Ke depan, menurut Teguh, potensi wisata yang bisa dikembangkan di Desa Cikendung antara lain atraksi seni tradisional, forest tracking, field based-outbound, homestay, wisata edukasi, tea walk, dan traditional life.
Untuk mendukung rencana ini, BPPD Kabupaten Pemalang telah menyiapkan tour package yang dikemas dengan melibatkan desa wisata lain dan website http://pariwisatapemalang.com.**

Sumber : Humas

Ukuran Font  
Dikelilingi hutan pinus, persawahan dan area agropolitan dari desa-desa di sekitarnya, serta berdekatan dengan perkebunan teh PTP Semugih, Desa ini memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan sebagai desa wisata.
Cetak

No Image Ali Mukhni Ajak Masyarakat Saksikan Sepak Bola HPNLaga final sepakbola Hari Pers Nasional (HPN) Sumbar yang mempertemukan tuan rumah Padang Pariaman Plus (PWI Padang Pariaman dan Padang) melawan tim PWI Sawahlunto, Sijunjung dan Dharmasraya (SSD) yang sejatinya digelar Sabtu (22/11) ini terpaksa ditunda pada hari yang sama pekan depan (29/11).

No Image Kantor Pelayanan Perizinan Mengurus 126 Jenis IzinKantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (KP2TPM) Kota Pariaman semula hanya mengurus 8 jenis perizinan. ejak tahun 2014 dilimpahkan sebanyak 126 jenis perizinan.

No Image Mukhlis Rahman : Didikan Subuh Bentuk Pendidikan KeagamaanSebanyak 970 santriwan/santriwati utusan dari 97 MDA se Kota Pariaman dan 465 guru dan pengelola MDA,penuhi halaman Balaikota Pariaman pada acara Apel akbar Didikan Subuh se Kota Pariaman Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Minggu (16/11/2014).

No Image Mukhlis Rahman Sosialisasikan SIP Berbasis GeospasialPemko Pariaman secara berkelanjutan terus berusaha membenahi sistem informasi termasuk data tentang kondisi dan aspek tata ruang Kota Pariaman yang dinyatakan dalam sistem koordinat tertentu sehingga dapat diakses oleh setiap orang yang membutuhkan informasi tentang Kota Pariaman.

Ads