Rabu, 24 September 2014 | 01.20 WIB
Jateng Time

Nyadran Sapar Sebagai Tradisi Turun Temurun

Budi Santosa  |  temanggung | Minggu, 8 Desember 2013 - 21.53 WIB | Dibaca: 315 kali
IMG-16666

Temanggung, JT – Baru-baru ini,ratusan warga baik laki-laki maupun perempuan dari desa Ngropoh kecamatan Kranggan kabupaten Temanggung, melaksanakan ritual Nyadran Sapar.

Warga baik laki-laki, perempuan maupun anak-anak, berduyun-duyun datang dengan menyunggi tenongan ke lokasi pemakaman, tempat dimana sesepuh desa yang bernama Ki Demang Donorojo dimakamkan. juga ikut memeriahkan acara ini. Tak ketinggalan, kaum duafa juga ikut hadir mengharapkan berkah di lokasi.

Ritual Nyadran Sapar atau Samparbanyu di desa ini sudah berlangsung turun temurun sejak zaman nenek moyang. Kegiatan digelar setahun sekali, tepat pada Jumat Wage, Bulan Sapar. Perayaan dilakukan dalam beberapa hari dengan penuntup berupa pertunjukkan wayang kulit.

terlihat hadir dalam acara itu, Camat setempat, Danramil, dan Denty Eka Widi Pratiwi yang notabene Anggota DPDRI perwakilan provinsi Jawa Tengah dan Calon Anggota DPDRI perwakilan provinsi Jawa Tengah periode 2014-2019.

Dalam kesempatan ini, Denty memberikan sambutan bahwa tradisi ini merupakan salah satu bentuk nguri-uri budaya Jawa yang juga merupakan pengamalan dari nilai-nilai Pancasila.

“Inti dari ritual Nyadran Sapar ini adalah untuk memohon keselamatan dari segala marabahaya, dan meminta petunjuk Allah agar warga senantiasa mendapatkan keselamatan dan limpahan rejeki dari Allah SWT,” sambut Denty.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh sesepuh desa, dilanjutkan dengan pembagian tenongan kepada kaum duafa.**

Ukuran Font  
Baru-baru ini,ratusan warga baik laki-laki maupun perempuan dari desa Ngropoh kecamatan Kranggan kabupaten Temanggung, melaksanakan ritual Nyadran Sapar
Cetak

No Image Balai Besar POM Semarang Akan Musnahkan Hasil SitaanBalai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Semarang akan memusnahkan produk-produk illegal dan membahayakan yang berhasil disita oleh satgas pemberantasan produk ilegal.

No Image KMP Mendukung atau Menjerumuskan Prabowo ???Padahal jika dilihat dengan seksama, para elit partai koalisi yang NGAKUNYA mendukung & memperjuangkan Prabowo itu, setelah pilpres usai, mereka terus bergerak memecah belah masyarakat dengan memakai nama Prabowo, sebenarnya bukan untuk benar2 mendukung Prabowo.

No Image Wako Pariaman Mukhlis R Launching Bus Sekolah GratisWalikota Pariaman hari ini, Rabu (17/09/2014) melaunching Bus Sekolah Gratis yang sedianya akan digunakan pelajar di Kota Pariaman sebagai sarana transportasi.

No Image Mukhlis Rahman Raih Penghargaan Ketahanan PanganPeringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 34 tingkat Provinsi Sumatra Barat yang dilaksanakan di Dinas Pertanian Tanaman Pangan provinsi Sumatra Barat, Kota Pariaman raih prestasi Penghargaan Ketahanan Pangan dari Gubernur Sumatra Barat.

Ads