Minggu, 29 Maret 2015 | 23.17 WIB
Jateng Time

Nyadran Sapar Sebagai Tradisi Turun Temurun

Budi Santosa  |  temanggung | Minggu, 8 Desember 2013 - 21.53 WIB | Dibaca: 526 kali
IMG-16666

Temanggung, JT – Baru-baru ini,ratusan warga baik laki-laki maupun perempuan dari desa Ngropoh kecamatan Kranggan kabupaten Temanggung, melaksanakan ritual Nyadran Sapar.

Warga baik laki-laki, perempuan maupun anak-anak, berduyun-duyun datang dengan menyunggi tenongan ke lokasi pemakaman, tempat dimana sesepuh desa yang bernama Ki Demang Donorojo dimakamkan. juga ikut memeriahkan acara ini. Tak ketinggalan, kaum duafa juga ikut hadir mengharapkan berkah di lokasi.

Ritual Nyadran Sapar atau Samparbanyu di desa ini sudah berlangsung turun temurun sejak zaman nenek moyang. Kegiatan digelar setahun sekali, tepat pada Jumat Wage, Bulan Sapar. Perayaan dilakukan dalam beberapa hari dengan penuntup berupa pertunjukkan wayang kulit.

terlihat hadir dalam acara itu, Camat setempat, Danramil, dan Denty Eka Widi Pratiwi yang notabene Anggota DPDRI perwakilan provinsi Jawa Tengah dan Calon Anggota DPDRI perwakilan provinsi Jawa Tengah periode 2014-2019.

Dalam kesempatan ini, Denty memberikan sambutan bahwa tradisi ini merupakan salah satu bentuk nguri-uri budaya Jawa yang juga merupakan pengamalan dari nilai-nilai Pancasila.

“Inti dari ritual Nyadran Sapar ini adalah untuk memohon keselamatan dari segala marabahaya, dan meminta petunjuk Allah agar warga senantiasa mendapatkan keselamatan dan limpahan rejeki dari Allah SWT,” sambut Denty.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh sesepuh desa, dilanjutkan dengan pembagian tenongan kepada kaum duafa.**

Ukuran Font  
Baru-baru ini,ratusan warga baik laki-laki maupun perempuan dari desa Ngropoh kecamatan Kranggan kabupaten Temanggung, melaksanakan ritual Nyadran Sapar
Cetak

No Image Kapolres Demak Serahkan Kunci Rumah Korban KeebakaranBantuan ini tidak seberapa dan jauh dari cukup untuk kebutuhan korban, namun kami tetap peduli akan nasib yang dialami korban.

No Image Beri Rasa Aman, Polres Lakukan Razia RutinTempat razia ini kami usahakan selalu berpindah tempat, serta serentak di sejumlah wilayah polsek di Demak dengan waktu dan tempat yang berbeda.

No Image Wartawan Temukan Potongan Tangan Korban KebakaranKebakaran yang mengharukan yang di alami keluarga Agung Sumantri warga Desa Botosengon,Kecamatan Dempet,Kabupaten Demak harus kehilangan ke tiga buah hatinya yang masih balita yakni Fadli (10) Shinta (8) dan Juwita (3).

No Image Istri Kapolres Demak Datangi Bekas Rumah Korban KebakaranSetelah memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Agung Sumantri yang mengakibatkan korban harus kehilangan tiga anak sekaligus, istri Kapolres Demak dan rombongan berkenan melihat langsung lokasi rumah korban yang kebakaran.

Ads