Minggu, 31 Agustus 2014 | 15.14 WIB
Jateng Time

Pemkab Pugar Situs Sejarah Candi Pangeran Benowo

Joko Longkeyang/Bambang Purwanto  |  pemalang | Minggu, 9 Juni 2013 - 14.05 WIB | Dibaca: 1.215 kali
IMG-12632
Pemugaran situs candi Pangeran Benowo. (insert : kades Penggarit Imam Wibowo)

PEMALANG, JATENG TIME – Pemkab Pemalang melalui Dinas PU melakukan pemugaran situs candi Pangeran Benowo yang merupakan kisah mula sejarah dari kabupaten Pemalang. Pemugaran yang menelan dana kurang lebih Rp 400 juta ini, dimulai pengerjaanya pada 12 Mei 2013 lalu.

Ditemui dilokasi, Minggu (8/6), kepala desa Penggarit, Imam Wibowo mengungkapkan, pemugaran situs candi Pangeran Benowo yang dilaksanakan kali pertama merupakan bukti perhatian pemerintah terhadap kelestarian sejarah. Pihaknya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah atas dilaksanakanya pemugaran ini. “Situs candi Pengeran Benowo merupakan cagar budaya yang harus dilestarikan, karena dari sinilah Pemalang bermula,” ungkapnya.

Senada dengan hal itu, juru kunci ke 9, Sunaryo, menuturkan bahwa di komplek situs candi Pangeran Benowo terdapat beberapa makam diantaranya makam Patih Sampun, makam mbah Sapu Jagad dan mbah Sampar Angin, makam mbah Jamur Apu serta makam Dewi Condro yang konon ceritanya mempunyai peranan penting terhadap sejarah berdirinya kabupaten Pemalang. “Matursuwun kagem pemerintah ingkang sampun nglestarike sejarah teng Pemalang mriki.” Katanya dalam logat jawa.

Harapan kedepan, pemerintah tetap memperhatikan kelestarian situs sejarah khusunya di kabupaten Pemalang melalui program yang berkelanjutan. Sehingga, kepada anak cucu kita dapat mengetahui dan bisa dijadikan sumber pengetahuan.**

Ukuran Font  
Pemkab Pemalang melalui Dinas PU melakukan pemugaran situs candi Pangeran Benowo yang merupakan kisah mula sejarah dari kabupaten Pemalang. Pemugaran yang menelan dana kurang lebih Rp 400 juta ini, dimulai pengerjaanya pada 12 Mei 2013 lalu.
Cetak

No Image Jateng Sabet 3 Piala dalam Parade Tari Nusantara 2014Peserta Parade Tari Nusantara ini berasal dari 33 Provinsi se Indonesia, Jawa Tengah mendapatkan nomor urut penampilan 17 pada pekan Hari kemerdekaan Republik Indonesia di Teater Bhineka Tunggal Ika ( TBTI ) TMII Jakarta.

No Image PKDP Pemersatu Rang Piaman di RantauWakil Walikota Pariaman DR.Genius Umar, S.Sos,M.Si menghadiri undangan Halal Bi Halal warga PKDP Solok yang bertempat di Aula SMKN 1 Kota Solok, Selasa (19/08/2014).

No Image Wagub Jateng: Jangan Berkarya Hanya Untuk Diri SendiriTiga aspek ini harus kita dorong terus menerus agar bisa memaknai kemerdekaan Indonesia dengan benar dan baik.

No Image Bupati Semarang Sidak Uji Fisik Ranmor AngkutanGuna mengetahui dan mencegah kemungkinan praktik pungutan liar (pungli), Bupati Semarang H Mundjirin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tempat uji fisik (kir).

Ads