Sabtu, 23 Mei 2015 | 02.03 WIB
Jateng Time

Pemkab Pugar Situs Sejarah Candi Pangeran Benowo

Joko Longkeyang/Bambang Purwanto  |  pemalang | Minggu, 9 Juni 2013 - 14.05 WIB | Dibaca: 2.261 kali
IMG-12632
Pemugaran situs candi Pangeran Benowo. (insert : kades Penggarit Imam Wibowo)

PEMALANG, JATENG TIME – Pemkab Pemalang melalui Dinas PU melakukan pemugaran situs candi Pangeran Benowo yang merupakan kisah mula sejarah dari kabupaten Pemalang. Pemugaran yang menelan dana kurang lebih Rp 400 juta ini, dimulai pengerjaanya pada 12 Mei 2013 lalu.

Ditemui dilokasi, Minggu (8/6), kepala desa Penggarit, Imam Wibowo mengungkapkan, pemugaran situs candi Pangeran Benowo yang dilaksanakan kali pertama merupakan bukti perhatian pemerintah terhadap kelestarian sejarah. Pihaknya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah atas dilaksanakanya pemugaran ini. “Situs candi Pengeran Benowo merupakan cagar budaya yang harus dilestarikan, karena dari sinilah Pemalang bermula,” ungkapnya.

Senada dengan hal itu, juru kunci ke 9, Sunaryo, menuturkan bahwa di komplek situs candi Pangeran Benowo terdapat beberapa makam diantaranya makam Patih Sampun, makam mbah Sapu Jagad dan mbah Sampar Angin, makam mbah Jamur Apu serta makam Dewi Condro yang konon ceritanya mempunyai peranan penting terhadap sejarah berdirinya kabupaten Pemalang. “Matursuwun kagem pemerintah ingkang sampun nglestarike sejarah teng Pemalang mriki.” Katanya dalam logat jawa.

Harapan kedepan, pemerintah tetap memperhatikan kelestarian situs sejarah khusunya di kabupaten Pemalang melalui program yang berkelanjutan. Sehingga, kepada anak cucu kita dapat mengetahui dan bisa dijadikan sumber pengetahuan.**

Ukuran Font  
Pemkab Pemalang melalui Dinas PU melakukan pemugaran situs candi Pangeran Benowo yang merupakan kisah mula sejarah dari kabupaten Pemalang. Pemugaran yang menelan dana kurang lebih Rp 400 juta ini, dimulai pengerjaanya pada 12 Mei 2013 lalu.
Cetak

POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLING POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLINGDemak,. Lomba ini dimaksutkan untuk menumbuh kembangkan lagi siskamling di desa desa yang sekarang mulai dirasakan berkurang atau dapat dikatakan mulai tidak ada. putaran pertama penilaian oleh tim yang dipimpin AKP Sutomo berlokasi di desa Medini yang mewakili kecamatan Gajah kabupaten Demak pada hari selasa, 19/05/2015. Tim penilai tiba di desa Medini pukul 21.wib disambut [...]

No Image Selama Setahun, LGN-OTA Santuni 854 Anak Asuh-Selama tahun 2014, Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGN-OTA) Kabupaten Jepara berhasil memberikan bantuan kepada 854 anak asuh dan 25 siswa terancam putus sekolah.

No Image Mutiara Karangbolong Ditampilkan di TMII – JakartaRatusan pengunjung memadati Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, Minggu (22/3).

No Image Penurunan Nikah Dini Terganjal UU PernikahanPernikahan dini merupakan salah satu pemicu tingginya angka kematian ibu melahirkan (AKI) di Jawa Tengah

Ads