Sabtu, 18 April 2015 | 15.46 WIB
Jateng Time

Pemkab Pugar Situs Sejarah Candi Pangeran Benowo

Joko Longkeyang/Bambang Purwanto  |  pemalang | Minggu, 9 Juni 2013 - 14.05 WIB | Dibaca: 2.156 kali
IMG-12632
Pemugaran situs candi Pangeran Benowo. (insert : kades Penggarit Imam Wibowo)

PEMALANG, JATENG TIME – Pemkab Pemalang melalui Dinas PU melakukan pemugaran situs candi Pangeran Benowo yang merupakan kisah mula sejarah dari kabupaten Pemalang. Pemugaran yang menelan dana kurang lebih Rp 400 juta ini, dimulai pengerjaanya pada 12 Mei 2013 lalu.

Ditemui dilokasi, Minggu (8/6), kepala desa Penggarit, Imam Wibowo mengungkapkan, pemugaran situs candi Pangeran Benowo yang dilaksanakan kali pertama merupakan bukti perhatian pemerintah terhadap kelestarian sejarah. Pihaknya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah atas dilaksanakanya pemugaran ini. “Situs candi Pengeran Benowo merupakan cagar budaya yang harus dilestarikan, karena dari sinilah Pemalang bermula,” ungkapnya.

Senada dengan hal itu, juru kunci ke 9, Sunaryo, menuturkan bahwa di komplek situs candi Pangeran Benowo terdapat beberapa makam diantaranya makam Patih Sampun, makam mbah Sapu Jagad dan mbah Sampar Angin, makam mbah Jamur Apu serta makam Dewi Condro yang konon ceritanya mempunyai peranan penting terhadap sejarah berdirinya kabupaten Pemalang. “Matursuwun kagem pemerintah ingkang sampun nglestarike sejarah teng Pemalang mriki.” Katanya dalam logat jawa.

Harapan kedepan, pemerintah tetap memperhatikan kelestarian situs sejarah khusunya di kabupaten Pemalang melalui program yang berkelanjutan. Sehingga, kepada anak cucu kita dapat mengetahui dan bisa dijadikan sumber pengetahuan.**

Ukuran Font  
Pemkab Pemalang melalui Dinas PU melakukan pemugaran situs candi Pangeran Benowo yang merupakan kisah mula sejarah dari kabupaten Pemalang. Pemugaran yang menelan dana kurang lebih Rp 400 juta ini, dimulai pengerjaanya pada 12 Mei 2013 lalu.
Cetak

No Image Kapolres Demak Serahkan Kunci Rumah Korban KeebakaranBantuan ini tidak seberapa dan jauh dari cukup untuk kebutuhan korban, namun kami tetap peduli akan nasib yang dialami korban.

No Image Beri Rasa Aman, Polres Lakukan Razia RutinTempat razia ini kami usahakan selalu berpindah tempat, serta serentak di sejumlah wilayah polsek di Demak dengan waktu dan tempat yang berbeda.

No Image Wartawan Temukan Potongan Tangan Korban KebakaranKebakaran yang mengharukan yang di alami keluarga Agung Sumantri warga Desa Botosengon,Kecamatan Dempet,Kabupaten Demak harus kehilangan ke tiga buah hatinya yang masih balita yakni Fadli (10) Shinta (8) dan Juwita (3).

No Image Istri Kapolres Demak Datangi Bekas Rumah Korban KebakaranSetelah memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Agung Sumantri yang mengakibatkan korban harus kehilangan tiga anak sekaligus, istri Kapolres Demak dan rombongan berkenan melihat langsung lokasi rumah korban yang kebakaran.

Ads