Rabu, 26 November 2014 | 19.33 WIB
Jateng Time

Pemkab Pugar Situs Sejarah Candi Pangeran Benowo

Joko Longkeyang/Bambang Purwanto  |  pemalang | Minggu, 9 Juni 2013 - 14.05 WIB | Dibaca: 1.578 kali
IMG-12632
Pemugaran situs candi Pangeran Benowo. (insert : kades Penggarit Imam Wibowo)

PEMALANG, JATENG TIME – Pemkab Pemalang melalui Dinas PU melakukan pemugaran situs candi Pangeran Benowo yang merupakan kisah mula sejarah dari kabupaten Pemalang. Pemugaran yang menelan dana kurang lebih Rp 400 juta ini, dimulai pengerjaanya pada 12 Mei 2013 lalu.

Ditemui dilokasi, Minggu (8/6), kepala desa Penggarit, Imam Wibowo mengungkapkan, pemugaran situs candi Pangeran Benowo yang dilaksanakan kali pertama merupakan bukti perhatian pemerintah terhadap kelestarian sejarah. Pihaknya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah atas dilaksanakanya pemugaran ini. “Situs candi Pengeran Benowo merupakan cagar budaya yang harus dilestarikan, karena dari sinilah Pemalang bermula,” ungkapnya.

Senada dengan hal itu, juru kunci ke 9, Sunaryo, menuturkan bahwa di komplek situs candi Pangeran Benowo terdapat beberapa makam diantaranya makam Patih Sampun, makam mbah Sapu Jagad dan mbah Sampar Angin, makam mbah Jamur Apu serta makam Dewi Condro yang konon ceritanya mempunyai peranan penting terhadap sejarah berdirinya kabupaten Pemalang. “Matursuwun kagem pemerintah ingkang sampun nglestarike sejarah teng Pemalang mriki.” Katanya dalam logat jawa.

Harapan kedepan, pemerintah tetap memperhatikan kelestarian situs sejarah khusunya di kabupaten Pemalang melalui program yang berkelanjutan. Sehingga, kepada anak cucu kita dapat mengetahui dan bisa dijadikan sumber pengetahuan.**

Ukuran Font  
Pemkab Pemalang melalui Dinas PU melakukan pemugaran situs candi Pangeran Benowo yang merupakan kisah mula sejarah dari kabupaten Pemalang. Pemugaran yang menelan dana kurang lebih Rp 400 juta ini, dimulai pengerjaanya pada 12 Mei 2013 lalu.
Cetak

No Image Armen : Masyarakat Harus Mengenal Adat Istiadat DaerahnyaSekretaris Daerah Kota Pariaman, Armen, menghimbau Masyarakat untuk memahami budaya dan adat istriadat sendiri.

No Image Bupati Ali Mukhni Serahkan Aset ke Kota PariamanDua Kepala Daerah duduk Semeja antara Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman menjadi contoh terbaik dalam serah terima aset daerah.

No Image Tingkir Lor Dikembangkan Jadi Desa WisataWisata itu identik dengan promosi dan biaya promosi itu memang tidak sedikit. Namun begitu, ternyata anggaran promosi pariwisata di Kabupaten/Kota di Jawa Tengah relatif sedikit.

No Image Potensi Ternak Sapi Potong MenjanjikanKetersediaan daging sapi lokal belum mampu memenuhi kebutuhan di dalam negeri, sehingga memacu terjadinya impor daging sapi. Hal ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mengembangkan usaha peternakan sapi potong di Indonesia.

Ads