Senin, 3 Agustus 2015 | 11.32 WIB
Jateng Time

Pemkab Pugar Situs Sejarah Candi Pangeran Benowo

Joko Longkeyang/Bambang Purwanto  |  pemalang | Minggu, 9 Juni 2013 - 14.05 WIB | Dibaca: 2.505 kali
IMG-12632
Pemugaran situs candi Pangeran Benowo. (insert : kades Penggarit Imam Wibowo)

PEMALANG, JATENG TIME – Pemkab Pemalang melalui Dinas PU melakukan pemugaran situs candi Pangeran Benowo yang merupakan kisah mula sejarah dari kabupaten Pemalang. Pemugaran yang menelan dana kurang lebih Rp 400 juta ini, dimulai pengerjaanya pada 12 Mei 2013 lalu.

Ditemui dilokasi, Minggu (8/6), kepala desa Penggarit, Imam Wibowo mengungkapkan, pemugaran situs candi Pangeran Benowo yang dilaksanakan kali pertama merupakan bukti perhatian pemerintah terhadap kelestarian sejarah. Pihaknya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah atas dilaksanakanya pemugaran ini. “Situs candi Pengeran Benowo merupakan cagar budaya yang harus dilestarikan, karena dari sinilah Pemalang bermula,” ungkapnya.

Senada dengan hal itu, juru kunci ke 9, Sunaryo, menuturkan bahwa di komplek situs candi Pangeran Benowo terdapat beberapa makam diantaranya makam Patih Sampun, makam mbah Sapu Jagad dan mbah Sampar Angin, makam mbah Jamur Apu serta makam Dewi Condro yang konon ceritanya mempunyai peranan penting terhadap sejarah berdirinya kabupaten Pemalang. “Matursuwun kagem pemerintah ingkang sampun nglestarike sejarah teng Pemalang mriki.” Katanya dalam logat jawa.

Harapan kedepan, pemerintah tetap memperhatikan kelestarian situs sejarah khusunya di kabupaten Pemalang melalui program yang berkelanjutan. Sehingga, kepada anak cucu kita dapat mengetahui dan bisa dijadikan sumber pengetahuan.**

Ukuran Font  
Pemkab Pemalang melalui Dinas PU melakukan pemugaran situs candi Pangeran Benowo yang merupakan kisah mula sejarah dari kabupaten Pemalang. Pemugaran yang menelan dana kurang lebih Rp 400 juta ini, dimulai pengerjaanya pada 12 Mei 2013 lalu.
Cetak

No Image WARGA KELILING CARI SUMBANGAN PEDAGANG PASAR HISTERISBuntut dari kasus pembantaian sadis di desa Wonowoso Demak, membuat puluhan warga desa ini yang di pimpin kepala desa Nur Ahmad berinisiatif mencari sumbangan suka rela bagi 3 korban pembantaian

No Image WAHATIK,TKW ASAL DEMAK 2 TAHUN KERJA DI MALAYSIA TIDAK BISA PULANG KARENA PASPOR DI TAHAN AJEN NAKALPasangan Tamsir ( 57 ) dan istrinya Aslihah ( 55 ) warga Desa Kedung Mutih Rt 2/ 2 kecamatan wedung kabupaten Demak selama dua ( 2 ) tahun ini berharap cemas

No Image KOMUNITAS FACEBOOK WARGA DEMAK ( WD ) BANTU KORBAN PEMBANTAIANMendengar satu lagi korban pembantaian sadis wonowoso Demak membuat komunitas facebook warga Demak bergerak hatinya untuk ikut membantu meringankan beban bagi keluarga korban. komunitas yang di kenal dengan sebutan WD

No Image KAPOLRES DEMAK, AKBP HERU SUTOPO SIK KAGET MENDENGAR KORBAN PEMBANTAIAN MENINGGAL DUNIABerita meninggalnya AHMAD ZAKY, salah satu dari tiga korban pembantai wonowoso Demak ( baca di jatengtime. com ) membuat semua pihak kaget dan terharu

Ads