Jumat, 1 Agustus 2014 | 06.39 WIB
Jateng Time
Pemerintahan

Pemerintah Siap bertemu DPR RI Bahas RUU ASN

-  |  Jakarta | Sabtu, 2 Maret 2013 - 16.43 WIB | Dibaca: 457 kali
IMG-9646
ilustrasi PNS.net

PEMERINTAH siap bertemu dengan DPR-RI guna melakukan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kalau pembahasan bisa dilaksanakan dalam masa sidang pertama, sehingga pada bulan April 2013 dapat disahkan,” ujar Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Eko Prasojo di Jakarta, kemarin.

Menurut Wamen PAN-RB, saat ini pembahasan di tingkat pemerintah sudah selesai, setelah dilakukan harmonisasi dengan Kemendagri dan Kemenetrian Keuangan terhadap beberapa pasal.

Kalau UU ASN sudah disahkan, nantinya penempatan kepala dinas atau pejabat eselon I dan II di suatu provinsi/ kabupaten/kota tidak bisa lagi berdasarkan like and dislike. Kalau hal itu masih dilakukan, Presiden melalui Menteri PAN-RB bisa membatalkan.

“Penempatan dalam jabatan harus dilakukan secara terbuka, dan diawasi oleh Tim Independen dan Komite Aparatur Sipil Negara (KASN),” ujar Eko Prasojo. Ia menjelaskan tugas KASN adalah menjamin merit sistem berbasis kompetensi dan kinerja, secara akuntabel bisa dilaksanakan.

Kalau Kepala Daerah tidak mau mengulang, lanjut Eko Prasojo, Kementerian PAN-RB bisa menolak pemberian formasi tambahan Calon Peganawai Negeri Sipil (CPNS) kepada daerah dimaksud. “Tindakan Menteri PAN-RB untuk tidak memberikan formasi ini sebenarnya sudah berjalan, dalam dua tahun terakhir,” ungkap Wamen PAN-RB.

Wamen PAN-RB menegaskan, transparansi dalam rekrutmen pejabat dengan ancaman penolakan pemberian formasi tambahan CPNS itu merupakan rangkaian dari kebijakan penghentian sementara penerimaan CPNS atau yang dikenal dengan moratorium.

“Tak ada analisis jabatan (Anjab), tak ada perencanaan (proyeksi) kebutuhan pegawai 5 tahun, tak ada evaluasi beban kerja, belanja aparatur di atas 50%. dari APBD, maka tak akan diberikan formasi,” tegas Eko Prasojo.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya pada tahun anggaran 2012, Menteri PAN-RB mengalokasikan anggaran untuk formasi 60 ribu CPNS. Namun yang terisi melalui jalur pelamar umum hanya 9.500 orang.

“Selama ini daerah tak siap melakukan analisis jabatan dan analisis beban kerja secara benar. Umumnya formasi lebih berorientasi pada anggaran, bukan kebutuhan riil,” tukas Eko Prasojo.*

Sumber : www.setkab.go.id/HUMAS MENPAN-RB-ES

Editor : HFO

Ukuran Font  
Saat ini pembahasan di tingkat pemerintah sudah selesai, setelah dilakukan harmonisasi dengan Kemendagri dan Kemenetrian Keuangan terhadap beberapa pasal.
Cetak

No Image Kodam Jaya Lakukan Pergeseran PejabatHanya karena limpahan kasih dan karunia-Nya, hari ini kita masih dapat melanjutkan rangkaian kegiatan sertijab para pejabat dengan melaksanakan acara Ramah Tamah, dalam suasana kebersamaan dan penuh kebahagiaan.

No Image Dandim Demak Serahkan Bingkisan Lebaran Untuk Istri Anggota dan PNS KodimDandim 0716/Demak Letkol Inf Ari Aryanto menyerahkan bantuan bingkisan kepada Istri anggota Kodim 0716/Demak yang tergabung dalam Persit Kartika Chandra Kirana cabang Demak di Aula Makodim 0716/Demak, Kamis (17/07).

No Image Jembatan Comal Pemalang Ambles, Arus lalin DialihkanJembatan Sungai Comal yang menjadi jembatan penting di jalur antura akhirnya benar-benar ditutup total untuk semua jenis kendaraan. Hal tersebut dikarenakan kondisi jembatan yang sudah tidak layak untuk dilewati.

No Image Kodam Jaya Berikan Penghargaan Kepada Prajurit BerprestasiTNI akan tetap Konsisten dalam melaksanakan tugas-tugas pertahanan, dalam konteks menjaga dan melindungi segenap bangsa dan Negara.

Ads